Breaking News
light_mode
Trending Tags

Abu Madhura; Muadzin Yang Semula Mengejek Azan (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan #26)

  • account_circle Pepi Al-Bayqunie
  • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
  • visibility 163
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Suatu hari, sekelompok pemuda Quraisy sedang berada di sekitar jalan yang dilalui rombongan Nabi sepulang dari Hunain. Dari kejauhan mereka mendengar suara azan yang dikumandangkan oleh muadzin Nabi. Para pemuda itu kemudian menirukan suara azan tersebut. Mereka mengulang-ulang lafaznya dengan nada bercanda, bahkan cenderung mengejek. Bagi mereka, itu hanya permainan suara di antara para pemuda.

Di antara mereka ada Abu Mahdhurah.

Suara para pemuda itu ternyata terdengar oleh Nabi. Mereka pun dipanggil untuk menghadap. Para pemuda datang dengan perasaan tidak menentu. Nabi kemudian meminta mereka mengulangi lafaz azan yang tadi mereka tirukan. Satu per satu mereka diminta melafalkannya.

Ketika tiba giliran Abu Mahdhurah, ia mengucapkan lafaz azan dengan suaranya sendiri. Nabi mendengarkan dengan saksama. Ternyata suara pemuda itu bagus dan merdu.

Nabi lalu memanggilnya lebih dekat. Beliau mengusap bagian depan kepalanya, kemudian mengajarkan lafaz azan kepadanya dengan benar—kalimat demi kalimat. Dalam beberapa riwayat disebutkan bahwa Nabi juga memberinya sejumlah dirham. Namun yang paling membekas bagi Abu Mahdhurah bukanlah pemberian itu, melainkan sikap Nabi yang lembut dan penuh perhatian.

  • Penulis: Pepi Al-Bayqunie

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bahas Sejumlah Isu, PWNU Gorontalo Gagas Bahtsul Masail Se-Suluttenggo

    Bahas Sejumlah Isu, PWNU Gorontalo Gagas Bahtsul Masail Se-Suluttenggo

    • calendar_month Rabu, 26 Feb 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Gorontalo akan menggelar Bahtsul Masail yang melibatkan tiga wilayah, yakni Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo (Suluttenggo) pada Ahad, 23 Februari 2025 besok. Acara yang digagas oleh Lembaga Bahtsul Masail (LBM) PWNU Gorontalo ini menjadi tonggak sejarah baru dalam mengintegrasikan diskusi ilmiah antar wilayah di kawasan Sulawesi. Ketua LBM PWNU […]

  • Tsuwaibah Al Aslamiyah: Ibu Susu Pertama Nabi (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan #11)

    Tsuwaibah Al Aslamiyah: Ibu Susu Pertama Nabi (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan #11)

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle Pepi Al-Bayqunie
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Kisah Tsuwaibah mengajarkan kita untuk membaca sejarah dari pinggir, bukan hanya dari pusat. Ia bukan tokoh yang berdiri di medan perang, bukan pemimpin pasukan, bukan ahli fatwa atau orator besar. Ia seorang perempuan, seorang budak, seorang ibu susu. Tetapi dari tubuhnya, kehidupan Nabi pernah bertumpu. Ia hadir di saat paling rentan, ketika dunia masih baru […]

  • Kompetisi Renang Provinsi Gorontalo Digelar di Lahilote

    Kompetisi Renang Provinsi Gorontalo Digelar di Lahilote

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Staf Ahli Gubernur bidang Kemasyarakatan dan SDM Yosef P Koton mewakili Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail memberikan sambutan dan membuka lomba Renang “Pinguin Aquatic Fun Swimming Competition Series 2 tahun 2025” di kolam Renang Lahilote Kota Gorontalo, Sabtu (28/7/2025). Kegiatan ini dihadiri Kepala Dinas Pemuda dan OIahraga Provinsi Gorontalo,  Pengurus klub renang se-Provinsi Gorontalo, pelatih, ofisial […]

  • Belanja Non-Prioritas dalam APBN: Siapa yang Menentukan Skala Kepentingan?

    Belanja Non-Prioritas dalam APBN: Siapa yang Menentukan Skala Kepentingan?

    • calendar_month 2 jam yang lalu
    • account_circle Rahma Diva Febryana
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Dampak dari kebijakan ini tidak hanya bersifat konseptual, tetapi juga nyata di lapangan. Program bantuan pendidikan seperti KIP-Kuliah berpotensi berkurang, akses pendidikan bagi kelompok rentan semakin terbatas, dan kemungkinan kenaikan biaya kuliah meningkat. Di sektor kesehatan, pemangkasan anggaran dapat berdampak pada menurunnya kualitas layanan dasar. Dalam jangka panjang, pengurangan investasi pada sektor-sektor ini berpotensi menghambat […]

  • Tantangan Pemerintahan dalam Mengatasi Ketimpangan Sosial dan Ekonomi

    Tantangan Pemerintahan dalam Mengatasi Ketimpangan Sosial dan Ekonomi

    • calendar_month 2 jam yang lalu
    • account_circle Yenti Sofia Marlita
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Di sisi lain, upaya digitalisasi layanan publik yang tengah dikembangkan pemerintah merupakan langkah maju dalam meningkatkan transparansi dan akuntabilitas. Pemanfaatan teknologi dapat membantu meminimalkan kesalahan dalam pendataan serta mengurangi peluang terjadinya otoritas. Meskipun demikian, penerapan digitalisasi juga menghadapi berbagai kendala, terutama di wilayah yang masih memiliki keterbatasan akses teknologi dan rendahnya tingkat literasimayamasyarakat. Oleh karena […]

  • Wahsyi ibn Harb: Plot Twist yang Unik (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan #13)

    Wahsyi ibn Harb: Plot Twist yang Unik (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan #13)

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle Pepi Al-Bayqunie
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Tahun-tahun berlalu. Islam menyebar, dan Makkah akhirnya ditaklukkan tanpa pertumpahan darah besar. Wahsyi merasa terancam; ia tahu siapa dirinya dalam ingatan kaum Muslimin. Ia sempat melarikan diri, namun kemudian mendengar bahwa Nabi Muhammad membuka pintu tobat bagi siapa pun yang datang dengan iman. Harapan itu membawanya kembali. Ia menghadap Rasulullah dan menyatakan keislamannya. Nabi menerima […]

expand_less