Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Antara BBM, Subsidi, dan Amanat Anggaran: Membaca Akuntabilitas APBN dari Kasus Defisit 2026

  • account_circle Haairunnisah
  • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
  • visibility 249
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Lebih jauh, subsidi yang terlalu besar juga membuka ruang terjadinya moral hazard. Harga energi yang relatif murah mendorong konsumsi berlebih dan mengurangi insentif untuk berhemat. Dalam jangka panjang, pola ini tidak hanya membebani anggaran, tetapi juga menghambat upaya menuju penggunaan energi yang lebih efisien.

Kritik publik terhadap pengelolaan APBN pun tidak bisa diabaikan. Isu pembengkakan anggaran, lemahnya pengawasan, hingga ketidaktepatan sasaran subsidi menunjukkan bahwa persoalan utamanya bukan sekadar berapa besar anggaran yang dikeluarkan, melainkan bagaimana kualitas pengelolaannya. Tanpa perbaikan mendasar, stabilitas fiskal yang terlihat saat ini berpotensi hanya menjadi ilusi.

Dalam kondisi seperti ini, menambah subsidi bukanlah pilihan yang mencerminkan akuntabilitas anggaran. Kebijakan tersebut mungkin memberikan kenyamanan jangka pendek, tetapi sekaligus memperbesar beban fiskal di masa depan. Sebaliknya, penyesuaian harga BBM secara bertahap yang disertai dengan subsidi tepat sasaran lebih mencerminkan tanggung jawab fiskal. Kebijakan ini lebih jujur dalam mencerminkan biaya ekonomi yang sebenarnya, sekaligus lebih adil karena bantuan difokuskan kepada kelompok yang benar-benar membutuhkan.

Namun, solusi ini tidak bisa berjalan tanpa perbaikan sistemik. Pemerintah perlu memperkuat transparansi fiskal melalui digitalisasi anggaran, sehingga informasi mengenai penerima subsidi dan realisasi belanja dapat diakses secara terbuka. Reformasi belanja negara juga harus diarahkan pada pengalihan subsidi dari berbasis komoditas menjadi berbasis penerima manfaat. Selain itu, peran pengawasan perlu diperkuat, baik oleh lembaga audit maupun masyarakat, untuk memastikan bahwa setiap rupiah anggaran digunakan secara efektif. Di sisi lain, kualitas pelaporan keuangan harus ditingkatkan dengan menekankan aspek kinerja, bukan sekadar kepatuhan administratif.

Pada akhirnya, persoalan defisit APBN 2026 bukan hanya soal menjaga angka tetap di bawah batas aman. Lebih dari itu, ini adalah ujian terhadap komitmen pemerintah dalam mewujudkan akuntabilitas anggaran yang sesungguhnya. Akuntabilitas tidak diukur dari seberapa rapi laporan disusun, tetapi dari seberapa tepat kebijakan diambil dan seberapa besar manfaatnya dirasakan masyarakat.

Jika struktur belanja tidak diperbaiki, terutama dalam hal subsidi energi, maka stabilitas fiskal yang terlihat hari ini hanya akan menjadi ketenangan semu. Dan seperti banyak pengalaman sebelumnya, ketenangan semu dalam kebijakan publik sering kali menjadi awal dari masalah yang lebih besar di kemudian hari.

  • Penulis: Haairunnisah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • LPNU Gorontalo Gelar Buka Puasa Bersama, Bahas Tantangan Ekonomi Warga NU di Era MEA

    LPNU Gorontalo Gelar Buka Puasa Bersama, Bahas Tantangan Ekonomi Warga NU di Era MEA

    • calendar_month Senin, 10 Jun 2019
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 131
    • 0Komentar

    nulondalo.com – PWNU Provinsi Gorontalo menginstruksikan kepada seluruh badan dan lembaga Nahdlatul Ulama di tingkat provinsi untuk mengisi bulan suci Ramadan dengan berbagai kegiatan keagamaan. Menindaklanjuti instruksi tersebut, Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama (LPNU) Provinsi Gorontalo menggelar kegiatan buka puasa bersama yang dihadiri oleh jajaran pengurus LPNU serta sejumlah badan otonom (Banom) dan lembaga NU lainnya, […]

  • Sabilul Alif: MTQ Imam Masjid Banten Lahirkan Imam Profesional Menuju IGIC 2026

    Sabilul Alif: MTQ Imam Masjid Banten Lahirkan Imam Profesional Menuju IGIC 2026

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Sabilul Alif juga menyampaikan apresiasi kepada Hj. Helmi Halimatul Udhmah selaku Pengawas Dewan Hakim, seluruh dewan hakim, panitia, dan semua pihak yang telah mengawal pelaksanaan MTQ secara profesional sehingga mampu melahirkan imam-imam terbaik yang diharapkan menjadi teladan di tengah masyarakat. Bagian dari Gerakan Nasional Menuju IGIC 2026 Sebelum MTQ digelar, rangkaian Bridging to International Grand […]

  • Nihayatul Wafiroh Resmikan Kantor Baru DPW PKB Gorontalo

    Nihayatul Wafiroh Resmikan Kantor Baru DPW PKB Gorontalo

    • calendar_month Sabtu, 2 Agt 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Nihayatul Wafiroh, menghadiri peresmian Sekretariat Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Gorontalo, Selasa (12/8/2025). Acara berlangsung di kantor baru PKB di Jalan KH. Adam Zakaria, Dembe II, Kota Gorontalo. Dalam sambutannya, Nihayatul menyampaikan selamat kepada jajaran pengurus DPW PKB atas peresmian sekretariat baru. Ia berharap ke depan […]

  • HAM & ASSOCIATES Lapor Hakim PN Sanana ke Komisi Yudisial dan Mahkamah Agung RI

    HAM & ASSOCIATES Lapor Hakim PN Sanana ke Komisi Yudisial dan Mahkamah Agung RI

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Advokat HAM & ASSOCIATES laporkan Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Sanana ke Komisi Yudisial (KY) dan Mahkamah Agung (MA) RI atas dugaan pelanggaran Kode Etik dan Pedoman Perilaku Hakim. Laporan tertanggal 29 April 2025 tersebut dilayangkan pada hari, Jum’at (16/05/2025). Pasalnya, setelah membaca dan mempelajari seluruh berkas yang berkaitan dengan Perkara Nomor 3/Pdt.G/2024/PN.Snn yang diucapkan […]

  • Membaca Sastra agar Tidak Kehilangan Kemampuan melihat nuansa dan kehilangan Rasa

    Membaca Sastra agar Tidak Kehilangan Kemampuan melihat nuansa dan kehilangan Rasa

    • calendar_month Sabtu, 27 Jun 2026
    • account_circle Muhammad Kamal
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Padahal menjadi negarawan tidak cukup hanya dengan kemampuan mengelola kekuasaan. Ia membutuhkan kepekaan untuk memahami manusia, terutama mereka yang tidak memiliki akses terhadap ruang-ruang kekuasaan. Sastra memang tidak akan menyelesaikan kemiskinan, memperbaiki jalan rusak, atau meredakan konflik politik dalam semalam. Namun sastra mengajarkan sesuatu yang sering luput dari perhatian: melihat manusia secara utuh. Ia mengingatkan […]

  • Pemkot Gorontalo Data 433 Guru Ngaji, Wali Kota Instruksikan Penyesuaian Jumlah dengan Santri

    Pemkot Gorontalo Data 433 Guru Ngaji, Wali Kota Instruksikan Penyesuaian Jumlah dengan Santri

    • calendar_month Sabtu, 2 Agt 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Pemerintah Kota Gorontalo melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) saat ini tengah memverifikasi dan mengantongi data jumlah guru ngaji yang mengajar di TPA dan TPQ di seluruh wilayah kota. Berdasarkan laporan terbaru, tercatat ada 433 guru ngaji yang aktif mengajar, Minggu  (24/8/2025 Data tersebut disampaikan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bagian Kesra, Sukamto, dalam Rapat Koordinasi […]

expand_less