Breaking News
light_mode
Trending Tags

Opini

Rubrik Opini / Esai di nulondalo.com menjadi wadah bagi gagasan dan refleksi kritis atas berbagai persoalan publik. Di sini, nalar, pengalaman, dan keberanian berpikir bertemu dalam satu ruang dialog yang sehat.

Fatherless: Ayah Hilang di Neraca

Fatherless: Ayah Hilang di Neraca

  • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
  • account_circle Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak
  • visibility 200
  • 0Komentar

Di banyak keluarga Indonesia, ayah itu ibarat “aset tetap”. Kalau ada, sering tidak disadari nilainya. Kalau tidak ada, barulah neraca keuangan keluarga terasa jomplang. Fenomena fatherless, baik ayah pergi secara fisik, emosional, maupun spiritual, bukan cuma soal anak kehilangan figur panutan, tetapi juga soal neraca keluarga yang tiba-tiba timpang sebelah. Dalam bahasa akuntansi NU: ini […]

Hirarki Pengabdian Gus Dur

Hirarki Pengabdian Gus Dur

  • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
  • account_circle Ilham Sopu
  • visibility 192
  • 0Komentar

Peringatan haul KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) kembali menjadi momentum reflektif untuk membaca sosok Gus Dur secara lebih utuh dan jernih. Membaca Gus Dur secara parsial kerap melahirkan kesalahpahaman: ia dianggap liberal, kontroversial, bahkan menyimpang dari arus utama. Padahal, jika ditelusuri secara menyeluruh, pemikiran dan laku hidup Gus Dur justru memperlihatkan konsistensi yang kuat dan […]

Kemenhaj Layaknya Santri Yang Baru Mondok

Kemenhaj Layaknya Santri Yang Baru Mondok

  • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
  • account_circle Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak.
  • visibility 290
  • 0Komentar

Orang NU punya prinsip sederhana: kalau niatnya ibadah, jangan dibuat ribet. Sayangnya, urusan haji yang jelas-jelas ibadah sering kali justru paling ribet urusannya. Maka ketika Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) lahir, umat pun berharap: “Alhamdulillah, semoga haji tak lagi seperti antre sembako menjelang lebaran.” Tapi apa daya, harapan sering kalah cepat dari realitas birokrasi. Sebagai […]

Isra Mi’raj, Air, dan Passili: Kesucian Perjalanan Nabi dalam Ritual Budaya Lokal

Isra Mi’raj, Air, dan Passili: Kesucian Perjalanan Nabi dalam Ritual Budaya Lokal

  • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
  • account_circle Afidatul Asmar
  • visibility 179
  • 0Komentar

Isra Mi’raj adalah peristiwa langit yang selalu diperingati dengan suara lantang. Namun sering kali kita lupa pada bagian yang paling sunyi: penyucian. Sebelum Nabi Muhammad SAW “naik” menembus lapis-lapis langit, beliau lebih dulu “dibersihkan”. Dada beliau dibelah, hatinya dicuci dengan air zamzam, lalu diisi hikmah dan iman. Tidak ada Mi’raj tanpa pembersihan. Tidak ada kenaikan […]

Jangan Pintar Scroll, Tapi Bodoh Mikir

Jangan Pintar Scroll, Tapi Bodoh Mikir

  • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
  • account_circle Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak
  • visibility 183
  • 0Komentar

Gus Dur pernah berseloroh, “Kalau kamu tidak bisa menjadi orang pintar, jadilah orang yang berguna.” Di era digital hari ini, kalimat itu perlu sedikit dimodifikasi: kalau kamu sudah punya internet cepat, jangan malah mikirnya lambat. Mahasiswa zaman sekarang itu hebat. Jempolnya lincah, notifikasinya ramai, memorinya penuh—meski sering penuh oleh hal-hal yang tidak terlalu penting. Dalam […]

Cerdas dalam Memaknai Isra dan Mi’raj

Cerdas dalam Memaknai Isra dan Mi’raj

  • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
  • account_circle Ilham Sopu
  • visibility 156
  • 0Komentar

Salah satu peristiwa agung yang wajib diimani oleh umat Islam adalah peristiwa Isra dan Mi’raj Nabi Muhammad Saw. Peristiwa ini secara tegas disebutkan dalam Al-Qur’an, tepatnya pada Surah Al-Isra ayat 1. Allah Swt. membuka ayat tersebut dengan kata Subḥāna (Mahasuci). Dalam kajian Ulumul Qur’an, apabila suatu ayat atau surah diawali dengan kata Subḥāna atau Tabāraka, […]

Perjalanan Spiritual Nabi

Perjalanan Spiritual Nabi

  • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
  • account_circle Ilham Sopu
  • visibility 192
  • 0Komentar

Kita kini berada di penghujung bulan Rajab, bulan ketujuh dalam kalender Hijriah, sebuah bulan yang dimuliakan dan sarat dengan pesan persiapan ruhani. Dalam satu riwayat disebutkan bahwa Rajab adalah bulan menanam, Sya‘ban bulan menyiram dan memelihara, sementara Ramadhan adalah bulan memetik hasil. Maka, akhir Rajab seharusnya menjadi ruang muhasabah: sejauh mana benih-benih kebaikan telah kita […]

Lubdaka, Sang Pemburu Yang Mendapat Berkah di Siwa Ratri

Lubdaka, Sang Pemburu Yang Mendapat Berkah di Siwa Ratri

  • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
  • account_circle Pepi al-Bayqunie
  • visibility 147
  • 0Komentar

Saya belum genap sebulan tinggal di Bali. Tugas negara menuntut saya menetap di sini dalam waktu yang tidak sebentar, memberi kesempatan untuk merasakan ritme kehidupan yang berbeda dari tempat asal saya. Setiap hari menghadirkan pengalaman baru: jalan-jalan yang ramai dengan upacara adat, aroma dupa dan bunga yang menghiasi pura, hingga langit yang memunculkan panorama yang […]

Wajar Tapi Palsu

Wajar Tapi Palsu

  • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
  • account_circle Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak.
  • visibility 391
  • 0Komentar

Gus Dur pernah bilang, “Yang lebih lucu dari politik adalah orang yang menganggap politik itu serius.” Dalam konteks audit negara, barangkali yang lebih lucu dari korupsi adalah keyakinan bahwa WTP berarti pemerintah sudah beres. WTP itu sebenarnya sederhana: laporan keuangan tidak melanggar SAP. Titik. Tapi di negeri ini, WTP diperlakukan seperti air zam-zam—disiramkan ke mana-mana […]

Mens Rea, Panji, dan Kegagalan Tawa: Komedi sebagai Medan Pertarungan Ideologi Kontemporer

Mens Rea, Panji, dan Kegagalan Tawa: Komedi sebagai Medan Pertarungan Ideologi Kontemporer

  • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
  • account_circle Pepi al-Bayqunie
  • visibility 250
  • 0Komentar

Apa yang terjadi dengan Panji, terutama melalui apa yang disebut sebagai panggung mens rea-nya, bukanlah sekadar polemik tentang kebebasan berekspresi atau batas kelucuan. Ia adalah simptom. Sebuah penanda diskursif bahwa komedi, dalam konfigurasi sosial-politik kontemporer, telah kehilangan kepolosannya. Komedi tidak lagi bekerja sebagai ruang relaksasi makna, melainkan sebagai arena serius tempat subjek, memori, dan kuasa saling […]

expand_less