Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Desa Bukan Sekadar laporan Dan infrastruktur. Ia Rasa kepemilikan kolektif

  • account_circle Muhammad Kamal
  • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
  • visibility 348
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Selain itu, bahasa pembangunan juga perlu dibersihkan dari lapisan jargon yang sering kali justru menjauhkan kebijakan dari realitas. Istilah-istilah teknokratis yang terdengar canggih kerap menciptakan jarak antara pemerintah dan warga. Bahasa yang terlalu tinggi membuat warga merasa asing di rumahnya sendiri. Akibatnya, program yang seharusnya membebaskan justru terasa seperti sesuatu yang datang dari luar, bukan lahir dari dalam.

Di sinilah pentingnya mengembalikan bahasa desa sebagai medium utama pembangunan. Bahasa yang sederhana, tetapi kaya makna. Bahasa yang lahir dari pengalaman sehari-hari—dari sawah, dari laut, dari pasar, dari ruang-ruang di mana kehidupan benar-benar berlangsung. Ketika kebijakan bisa dipahami dalam bahasa yang akrab, warga tidak lagi menjadi objek, tetapi pelaku yang sadar atas apa yang sedang mereka bangun.

Perubahan juga harus menyentuh cara kita memaknai kepemimpinan di tingkat desa. Terlalu lama, perangkat desa ditempatkan sebagai perpanjangan tangan birokrasi yang tugas utamanya adalah memastikan program berjalan sesuai petunjuk teknis. Akibatnya, kepemimpinan kehilangan dimensi empatinya. Padahal desa tidak hanya membutuhkan administrator yang rapi, tetapi juga perawat kehidupan sosial yang peka.

Pemimpin desa yang dibutuhkan hari ini adalah mereka yang mampu membaca hal-hal yang tak tercatat dalam laporan: siapa yang mulai menjauh dari pergaulan, keluarga mana yang sedang kesulitan, kelompok mana yang mulai kehilangan ruang. Kepemimpinan bukan hanya soal mengatur, tetapi tentang merawat. Bukan hanya memastikan program berjalan, tetapi memastikan manusia di dalamnya tetap terhubung.

Modernisasi sering kali datang dengan godaan untuk menyeragamkan. Desa didorong untuk menjadi “lebih maju” dengan cara meniru kota: lebih cepat, lebih padat, lebih mekanis. Namun di balik itu, ada risiko besar yang jarang disadari—hilangnya karakter. Desa kehilangan ritmenya, kehilangan cara hidupnya, kehilangan kebijaksanaan lokal yang selama ini justru menjadi kekuatannya.

  • Penulis: Muhammad Kamal

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wahsyi ibn Harb: Plot Twist yang Unik (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan #13)

    Wahsyi ibn Harb: Plot Twist yang Unik (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan #13)

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle Pepi Al-Bayqunie
    • visibility 257
    • 0Komentar

    Tahun-tahun berlalu. Islam menyebar, dan Makkah akhirnya ditaklukkan tanpa pertumpahan darah besar. Wahsyi merasa terancam; ia tahu siapa dirinya dalam ingatan kaum Muslimin. Ia sempat melarikan diri, namun kemudian mendengar bahwa Nabi Muhammad membuka pintu tobat bagi siapa pun yang datang dengan iman. Harapan itu membawanya kembali. Ia menghadap Rasulullah dan menyatakan keislamannya. Nabi menerima […]

  • Wagub Gorontalo Sidak Empat Dapur MBG di Kabupaten Gorontalo, Temukan Sejumlah Pelanggaran SOP

    Wagub Gorontalo Sidak Empat Dapur MBG di Kabupaten Gorontalo, Temukan Sejumlah Pelanggaran SOP

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 269
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap empat Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Gorontalo, Jumat (30/1/2026). Sidak ini dilakukan untuk memastikan kelayakan dapur dalam mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta mencegah potensi terjadinya keracunan makanan pada peserta didik. Empat SPPG yang menjadi sasaran sidak […]

  • DPR Mengusulkan Sistim Pemilu Campuran Demi Perkuat Demokrasi

    DPR Mengusulkan Sistim Pemilu Campuran Demi Perkuat Demokrasi

    • calendar_month Rabu, 26 Mar 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Anggota Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung, mengusulkan untuk diadaptasinya sistem pemilu campuran dalam rangka untuk memperkuat sistem demokrasi di Indonesia. Hal itu disampaikannya dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Komisi II yang membahas evaluasi Pemilu Serentak 2024 dan penataan sistem pemilu untuk perubahan Undang-Undang Pemilu dan Undang-Undang Pilkada. RDPU tersebut menghadirkan sejumlah, […]

  • Dari Maros ke Provinsi, Mahasiswa IAI DDI Maros, Raih Juara1 Dai Mitra Polri Sulsel 2026

    Dari Maros ke Provinsi, Mahasiswa IAI DDI Maros, Raih Juara1 Dai Mitra Polri Sulsel 2026

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle Hardiansyah
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Keberhasilan ini tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga mengharumkan nama IAI DDI Maros dan Polres Maros di tingkat Provinsi Sulawesi Selatan. Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa mahasiswa mampu menunjukkan kualitas, daya saing, dan kontribusi positif melalui pengembangan kompetensi di bidang keagamaan. “Alhamdulillah, segala puji bagi Allah Swt. atas amanah ini. Saya mengucapkan terima kasih […]

  • Proyek Sekolah Rakyat Jadi Sorotan dalam Reses Muhammad Dzikyan di Boalemo

    Proyek Sekolah Rakyat Jadi Sorotan dalam Reses Muhammad Dzikyan di Boalemo

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 171
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Proyek pembangunan Sekolah Rakyat berskala provinsi dengan nilai anggaran sekitar Rp134 miliar menjadi salah satu sorotan utama masyarakat dalam kegiatan reses Anggota DPRD Provinsi Gorontalo Daerah Pemilihan Pohuwato–Boalemo, Muhammad Dzikyan, di Desa Bongo Dua, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Boalemo, Jumat (6/2/2026). Dalam dialog bersama warga, sejumlah masyarakat mempertanyakan dampak langsung pembangunan tersebut terhadap perekonomian […]

  • Perdagangan Gas Dunia Terhenti, Asia Terancam Krisis Energi

    Perdagangan Gas Dunia Terhenti, Asia Terancam Krisis Energi

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 202
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Perdagangan gas alam cair (LNG) global mengalami gangguan serius menyusul meningkatnya konflik di Timur Tengah, dengan jalur vital Selat Hormuz praktis terhenti. Situasi ini memicu kekhawatiran krisis energi baru, terutama di kawasan Asia yang sangat bergantung pada pasokan dari Teluk. Data pelacakan kapal menunjukkan sejumlah tanker LNG menghentikan perjalanan dari dan menuju Qatar […]

expand_less