Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Desak Copot Kapolres dan Kanit Tipiter Maros, KOMAKS Aksi Demo

  • account_circle Sakti
  • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
  • visibility 181
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

nulondalo.com, Maros – Koalisi Mahasiswa Anti Korupsi (KOMAKS) menyelenggarakan aksi damai di tiga titik, yakni di depan Polda Sulawesi Selatan, Polres Maros, dan DPRD Kabupaten Maros.

Aksi ini merupakan bentuk penyampaian aspirasi masyarakat terkait pentingnya penegakan hukum dan perlindungan lingkungan hidup, khususnya di wilayah Kabupaten Maros.
Rabu (17/12/2026).

Aksi tersebut melibatkan mahasiswa, perwakilan lembaga, serta masyarakat yang bersatu menyuarakan penyelamatan hutan, gunung, dan kawasan karst Kabupaten Maros dari maraknya aktivitas tambang ilegal.

Dalam orasinya di depan Polda Sulsel, massa aksi secara tegas mendesak pencopotan Kapolres Maros dan Kanit Tipiter Polres Maros.

“Terlalu lama kami menyaksikan aktivitas tambang ilegal terus beroperasi tanpa penindakan tegas, seolah hukum tidak lagi memiliki wibawa di Kabupaten Maros,” lanjut Sakri.

Menurut KOMAKS, aparat penegak hukum dinilai gagal menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif serta melakukan pembiaran terhadap aktivitas tambang ilegal yang berlangsung terbuka dan masif, khususnya di kawasan Karst Nasional Bulusaraung yang secara hukum dilindungi dan memiliki nilai ekologis strategis.

“Lemahnya penegakan hukum oleh Polres Maros adalah bukti nyata ketidakseriusan aparat dalam menangani tambang ilegal,” tegas Irwansyah selaku Koordinator Lapangan (Korlap). Ia menilai Polres Maros tidak becus dan gagal total dalam melakukan penindakan terhadap para pelaku kejahatan lingkungan.

Irwansya juga menegaskan bahwa KOMAKS mendesak Kapolda Sulawesi Selatan untuk segera mencopot Kanit Tipiter Polres Maros. “Kami anggap yang bersangkutan tidak mampu menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dalam menegakkan hukum terhadap kejahatan pertambangan ilegal,” ujarnya.

Adapun tuntutan massa aksi antara lain meminta pertanggungjawaban aparat penegak hukum atas pembiaran tambang ilegal di Kabupaten Maros serta menuntut komitmen nyata penegakan supremasi hukum tanpa pandang bulu terhadap seluruh pelaku.

KOMAKS juga menilai maraknya aktivitas tambang ilegal patut diduga mendapat dukungan dan perlindungan dari oknum aparat penegak hukum. “Kecurigaan adanya dugaan praktik setor-menyetor bukan tanpa alasan. Fakta di lapangan menunjukkan hingga hari ini tidak ada satu pun penindakan hukum, padahal aktivitas tambang ilegal berlangsung terang-terangan,” kata Irwansyah Depan kantor Polres Maros

Ia menambahkan, jika aparat terus bungkam dan membiarkan kejahatan ini terjadi, maka hukum dinilai telah mati di Kabupaten Maros. Hingga saat ini, kata Irwansyah, oknum-oknum yang diduga terlibat dalam tambang ilegal tidak pernah diseret ke ranah hukum, sehingga semakin menguatkan dugaan pembiaran sistematis.

Sebagai penutup rangkaian aksi, demonstrasi dilanjutkan di depan DPRD Kabupaten Maros. Namun massa aksi menyayangkan sikap DPRD yang dinilai pasif. “DPRD seharusnya menjadi garda terdepan pengawasan, tapi justru duduk diam manis tanpa sikap dan tanpa keberpihakan kepada rakyat,” kata Irwansyah, salah satu peserta aksi.

Amir salah satu peserta aksi, mendesak DPRD Maros segera membentuk Panitia Khusus (Pansus) untuk mengusut maraknya tambang ilegal, dugaan pembiaran aparat, serta kerusakan lingkungan di kawasan Karst Nasional Bulusaraung.

KOMAKS menegaskan akan melakukan konsolidasi besar- besaran bersama beberapa aliansi dan mahasiswa dalam waktu dekat kembali turun ke jalan dengan massa yang lebih besar jika tuntutan tersebut terus diabaikan.

  • Penulis: Sakti

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hirarki Pengabdian Gus Dur

    Hirarki Pengabdian Gus Dur

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Ilham Sopu
    • visibility 325
    • 0Komentar

    Peringatan haul KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) kembali menjadi momentum reflektif untuk membaca sosok Gus Dur secara lebih utuh dan jernih. Membaca Gus Dur secara parsial kerap melahirkan kesalahpahaman: ia dianggap liberal, kontroversial, bahkan menyimpang dari arus utama. Padahal, jika ditelusuri secara menyeluruh, pemikiran dan laku hidup Gus Dur justru memperlihatkan konsistensi yang kuat dan […]

  • Tabrakan Maut di Pringsurat Temanggung, Diduga Sopir Mengantuk, 1 Tewas dan 4 Luka

    Tabrakan Maut di Pringsurat Temanggung, Diduga Sopir Mengantuk, 1 Tewas dan 4 Luka

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 518
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Pringsurat, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, pada Kamis (26/3/2026). Insiden tabrakan frontal (head-on) ini melibatkan dua mobil dari arah berlawanan dan mengakibatkan satu orang meninggal dunia serta empat lainnya mengalami luka-luka. Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan diduga dipicu oleh pengemudi mobil berwarna hitam jenis Isuzu Panther yang […]

  • Polri Selidiki Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Wakil Koordinator Kontras di Jakarta Pusat

    Polri Selidiki Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Wakil Koordinator Kontras di Jakarta Pusat

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 242
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) tengah melakukan penyelidikan atas dugaan tindak pidana penganiayaan berat berupa penyiraman air keras terhadap AY yang diketahui sebagai Wakil Koordinator Kontras. Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis, 12 Maret 2026 sekitar pukul 23.30 WIB di wilayah Jakarta Pusat. Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Johnny Eddizon Isir, menyampaikan bahwa […]

  • PETI Molalahu Mulolo: Banyak yang Tahu, Tambang Terus Mengoyak (Bagian 1)

    PETI Molalahu Mulolo: Banyak yang Tahu, Tambang Terus Mengoyak (Bagian 1)

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle Momy Hunowu
    • visibility 283
    • 0Komentar

    Akhirnya Rapat Dengar Pendapat soal Pertambangan Emas Tanpa Izin terlaksana. Akhirnya. Kata itu layak diulang karena rapat tersebut sempat tertunda selama sepekan. Undangan RDP 14 Juli 2026 sudah beredar. Sehari sebelumnya bergeser dari jam 09.00 pagi menjadi pukul 13.00 siang. Lalu tiba-tiba dibatalkan. Ada sidang paripurna, begitu alasan yang disampaikan Aleg asal Molalahu Mulolo, Rusli […]

  • LKNU Gorontalo Dorong Sinergi Ekonomi Syariah dan Kesehatan Umat

    LKNU Gorontalo Dorong Sinergi Ekonomi Syariah dan Kesehatan Umat

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Ketua Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) Provinsi Gorontalo, dr. Sri Manovita Pateda, M.Kes., Ph.D, menegaskan bahwa pelaksanaan Pekan Ekonomi Syariah memiliki nilai strategis yang tidak hanya menyentuh aspek ekonomi, tetapi juga kesehatan masyarakat (Selasa, 28/10/2025). Menurut dr. Sri Manovita, ekonomi syariah tidak dapat dipisahkan dari kesehatan karena keduanya saling menguatkan. “Kesehatan adalah modal dasar produktivitas, […]

  • Kekerasan Seksual adalah Kejahatan terhadap Martabat Kemanusiaan

    Kekerasan Seksual adalah Kejahatan terhadap Martabat Kemanusiaan

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • account_circle Risman Lutfi
    • visibility 396
    • 0Komentar

    Oleh : Siti Sara Malase Pengurus PB PMII Nulondalo.com – Kami mengecam dengan sekeras-kerasnya tindakan biadab, keji, dan tidak berperikemanusiaan yang diduga dilakukan oleh terduga pelaku terhadap korban pada Sabtu, 20 Juni 2026 sekitar pukul 19.53 WIT. Perbuatan tersebut bukan hanya merupakan pelanggaran hukum yang serius, tetapi juga bentuk penghancuran terhadap rasa aman, martabat, integritas […]

expand_less