Menag Kukuhkan Muhammad Aras Prabowo Jadi Doktor Akuntansi di UNTIRTA
- account_circle Rivaldi Bulilingo
- calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
- visibility 55
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, resmi mengukuhkan Muhammad Aras Prabowo sebagai Doktor Ilmu Akuntansi dalam sidang terbuka di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (UNTIRTA), Sabtu (27/9).
Aras meraih gelar doktor lewat disertasi berjudul “Nilai-Nilai Teseng dalam Konstruksi Akuntabilitas di Sektor Pertanian”. Penelitiannya mengangkat kearifan lokal masyarakat Bugis Bone, khususnya nilai teseng, untuk membangun model akuntabilitas yang lebih manusiawi dan berkeadilan.
“Akuntabilitas bukan sekadar urusan administrasi, tapi juga praktik sosial dan spiritual yang berakar pada budaya. Nilai teseng menekankan kepercayaan, kesetaraan, dan tanggung jawab kolektif,” jelas Aras saat sidang.
Dekan FEB UNTIRTA, Prof. Dr. Tubagus Ismail, menyebut penelitian ini memberi warna baru dalam ilmu akuntansi. “Temuannya bisa jadi arah reformasi kebijakan sektor pertanian yang sesuai dengan nilai-nilai lokal,” ujarnya.
Menteri Agama RI yang hadir sebagai penguji eksternal memberi apresiasi tinggi. “Budaya Bugis membuktikan mampu melahirkan model akuntabilitas yang humanis dan transendental. Temuan ini bukan hanya untuk akuntansi, tapi juga cermin spiritualitas dan tanggung jawab sosial,” kata Nasaruddin Umar.
Sejumlah tokoh hadir memberi dukungan, di antaranya Staf Khusus Menag RI Faried F. Saenong, Rektor UIN SMH Banten Prof. Dr. KH. Muhammad Ishom, serta jajaran akademisi dari UNUSIA dan Kementerian Agama Banten.
Dengan kelulusannya, Muhammad Aras Prabowo menambah daftar akademisi Indonesia yang memperkaya paradigma akuntansi berbasis budaya.
- Penulis: Rivaldi Bulilingo
- Editor: Djemi Radji

Saat ini belum ada komentar