Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Pembelajaran Online dan Dinamikanya

  • account_circle Pepi Al-Bayqunie
  • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
  • visibility 263
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Setelah proses tersebut, ruang digital dapat kembali digunakan, tetapi dengan fungsi yang berbeda. Bukan lagi sebagai tempat menerima materi, melainkan sebagai ruang refleksi dan produksi. Peserta dapat menuliskan pemikirannya, merekam pengalaman belajarnya, atau menyebarkan gagasan dalam bentuk konten digital. Dengan cara ini, pembelajaran tidak berhenti di ruang kelas, tetapi berlanjut ke ruang sosial yang lebih luas.

Jika dirangkai dalam satu alur, kita melihat sebuah siklus: memahami secara daring, mendalami secara luring, lalu merefleksikan kembali secara daring. Siklus ini menjaga keseimbangan antara efisiensi dan kedalaman. Digital tidak dihapus, tetapi juga tidak dibebani untuk menggantikan seluruh proses pendidikan.

Pendekatan semacam ini tentu menuntut penyesuaian. Dari sisi kelembagaan, diperlukan perubahan kebijakan sistem pendidikan. Dari sisi fasilitator, dibutuhkan kemampuan mengelola dua ruang yang berbeda: ruang digital yang terstruktur dan ruang tatap muka yang dinamis. Sementara dari sisi peserta, diperlukan pergeseran sikap—dari sekadar hadir menjadi sungguh-sungguh terlibat.

Masalahnya mungkin bukan pada keterbatasan teknologi, melainkan pada kenyamanan kita sendiri. Pembelajaran online memberi ilusi bahwa proses belajar tetap berjalan, padahal yang bergerak sering kali hanya materi—bukan kesadaran. Kita merasa telah mengajar, merasa telah belajar, tanpa benar-benar mengalami perjumpaan yang mengubah cara pandang.

Di titik ini, pertanyaannya menjadi tidak sederhana: apakah kita sedang memanfaatkan teknologi untuk memperluas pendidikan, atau justru menggunakannya untuk menyederhanakan pendidikan agar lebih mudah dijalankan?

  • Penulis: Pepi Al-Bayqunie

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lewat Voting Terbuka, Pemuda Majannang Percayakan Karang Taruna ke Tangan Sakti

    Lewat Voting Terbuka, Pemuda Majannang Percayakan Karang Taruna ke Tangan Sakti

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, Maros –  Karang Taruna Desa Majannang, Kecamatan Maros Baru, Kabupaten Maros, sukses menggelar Temu Karya sekaligus Pembentukan Pengurus Baru yang dirangkaikan dengan pemilihan Ketua Umum, Jumat (9/1/2026), bertempat di Kantor Desa Majannang. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh PJ Kepala Desa Majannang, Syamsir, S.S, Ketua Karang Taruna Kecamatan Maros Baru Syawir, Sekretaris Karang Taruna Kecamatan […]

  • Nihayatul Wafiroh Resmikan Kantor Baru DPW PKB Gorontalo

    Nihayatul Wafiroh Resmikan Kantor Baru DPW PKB Gorontalo

    • calendar_month Sabtu, 2 Agt 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 219
    • 0Komentar

    Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Nihayatul Wafiroh, menghadiri peresmian Sekretariat Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Gorontalo, Selasa (12/8/2025). Acara berlangsung di kantor baru PKB di Jalan KH. Adam Zakaria, Dembe II, Kota Gorontalo. Dalam sambutannya, Nihayatul menyampaikan selamat kepada jajaran pengurus DPW PKB atas peresmian sekretariat baru. Ia berharap ke depan […]

  • Studi Ungkap “Jam Kematian Sel”: Ukuran Nukleolus Bisa Prediksi Penuaan

    Studi Ungkap “Jam Kematian Sel”: Ukuran Nukleolus Bisa Prediksi Penuaan

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 439
    • 0Komentar

    Kesalahan tersebut dapat memicu berbagai masalah genetika seperti penghapusan, duplikasi, hingga ketidakstabilan genom—kondisi yang diketahui meningkat seiring bertambahnya usia. “Penuaan adalah faktor risiko tertinggi untuk berbagai penyakit,” ujar ilmuwan Jessica Tyler dari Weill Cornell Medicine, seperti dikutip dari SciTech Daily. Nukleolus Membesar Saat Sel Menua Para peneliti telah lama mengamati bahwa nukleolus cenderung membesar pada […]

  • Yang Nanam Malah Lapar

    Yang Nanam Malah Lapar

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak.
    • visibility 492
    • 0Komentar

    Satu abad Nahdlatul Ulama (NU) adalah usia yang cukup matang untuk merenung: apakah jam’iyah ini masih sekadar kuat di tahlilan, atau sudah cukup berani kuat di laporan keuangan? Gus Dur pernah berkelakar, “NU itu besar sekali, tapi kalau ditanya asetnya, jawabannya sering: berkah.” Masalahnya, berkah saja tidak cukup untuk bayar pupuk, solar kapal nelayan, dan […]

  • Post Stoicism: Antara Dikotomi Kendali dan Empati

    Post Stoicism: Antara Dikotomi Kendali dan Empati

    • calendar_month Sabtu, 26 Apr 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 215
    • 0Komentar

    Ada satu hal yang terus bergaung dalam kepala saya belakangan ini: bahwa hidup ini, pada akhirnya, hanyalah sebuah permainan antara apa yang bisa kita kendalikan dan apa yang tidak. Saya menemukannya pertama kali dalam ajaran Stoikisme—tepatnya dalam gagasan dichotomy of control. Tapi kemudian, saya merasa ada sesuatu yang kurang. Ada lubang kecil dalam kebijaksanaan besar ini, […]

  • Intinya “memberatkan”: Itulah yang Luput! Respons atas Kritik Samsi Pomalingo

    Intinya “memberatkan”: Itulah yang Luput! Respons atas Kritik Samsi Pomalingo

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Tarmizi Abbas
    • visibility 782
    • 0Komentar

    Tulisan Samsi Pomalingo berjudul Yang Luput dari yang Luput (2026) untuk merespons tulisan saya beberapa hari yang lalu sebenarnya tidak menjawab apa-apa, alih-alih menunjukkan bahwa penulis sendiri tidak membaca dengan detail tulisan saya sebelumnya sehingga, ada banyak kritiknya yang tidak tepat bahkan kontradiktif. Padahal, tesis saya pada tulisan sebelumnya jelas: sadaka memberatkan. Ini poin yang […]

expand_less