Breaking News
light_mode
Trending Tags

Tahajud Sang Aktivis Reborn: Napas Baru Tasawuf Progresif dalam Sastra Indonesia

  • account_circle Djemi Radji
  • calendar_month Sabtu, 5 Jul 2025
  • visibility 64
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Dunia literasi spiritual Indonesia kembali hidup dengan hadirnya edisi re-born novel Tahajud Sang Aktivis, karya Pepi Al Bayqunie, seorang penulis sekaligus aktivis kebudayaan dan Gusdurian di Sulawesi Selatan yang dikenal dengan pendekatan Islam progresif dan humanis.

Novel ini bukan sekadar fiksi keagamaan. Ia adalah refleksi mendalam tentang perjalanan iman, kegelisahan eksistensial, dan pencarian makna hidup yang berpijak pada nilai-nilai tasawwuf. Tahajud Sang Aktivis mengajak pembaca menyelami spiritualitas yang membumi—agama yang tidak terjebak dalam dogma kaku, tapi tumbuh dari kesadaran kemanusiaan.

Ketika Tasawuf dan Aktivisme Bertemu

Tokoh utama novel ini, Zaki, adalah potret Muslim muda yang resah. Ia bertanya, meragukan, mencari, lalu menemukan bahwa iman bukan sekadar ritual, tetapi perjuangan batin yang hidup berdampingan dengan nurani kemanusiaan.

Zaki dipertemukan dengan Karaeng Anom, seorang sufi kontemporer yang membawa nuansa spiritualitas dalam diam. Dialog antara keduanya menjadi titik balik dalam perjalanan Zaki, dan sekaligus menjadi jembatan antara keberanian berpikir kritis dan kedalaman dzikir yang menenangkan.

Bukan Tasawuf yang Pasif, Tapi Progresif

Melalui novel ini, Pepi Al Bayqunie menolak dikotomi lama antara ortodoksi dan liberalisme yang sering memperhadap-hadapkan agama dan kemanusiaan. Sebaliknya, ia menawarkan jalan ketiga: tasawuf progresif—sebuah pendekatan spiritual yang tetap setia pada substansi ajaran Islam, namun terbuka terhadap realitas sosial dan keadilan.

“Agama dan kemanusiaan bukan dua kutub yang harus dipisahkan, tapi satu kesatuan yang tak terpisahkan,” tulis Pepi dalam pengantar novel ini.

Sebuah Bacaan untuk Jiwa dan Pikiran

Dengan gaya penulisan yang sederhana namun sarat makna, Tahajud Sang Aktivis menjadi bacaan wajib bagi siapa pun yang tengah mencari kedalaman spiritual di tengah kompleksitas zaman.

Kehadirannya bukan hanya memperkaya khasanah sastra Islam di Indonesia, tapi juga menjadi ruang refleksi bagi pembaca lintas latar belakang—aktivis, santri, pencari makna, hingga akademisi.

Dapatkan Sekarang!

Edisi re-born Tahajud Sang Aktivis kini tersedia secara terbatas di sejumlah toko buku independen, serta bisa dipesan langsung melalui kanal pribadi penulis resmi @pepi_albayqunie (Instagram) dan @saprillah.albayqunie (Facebook)

Bonus khusus untuk 100 pembeli pertama: tanda tangan langsung dari penulis

Apaka Kata mereka ?

“Tahajud Sang Aktivis bukan sekadar novel. Ia adalah jalan sunyi yang penuh cahaya, tempat kita menemukan ulang makna agama dalam denyut kemanusiaan”, kata Abdul Kadir Direktur Yayasan Pendidikan Nulondalo

Sudahkah Anda membacanya?

  • Penulis: Djemi Radji
  • Editor: Djemi Radji

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PBB Maros Capai 84 Persen, Camba Tertinggi; Moncongloe Terendah Akibat Kendala Sertifikat

    PBB Maros Capai 84 Persen, Camba Tertinggi; Moncongloe Terendah Akibat Kendala Sertifikat

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • account_circle Sakti
    • visibility 75
    • 0Komentar

    nulondilon.com, Maros – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Maros menggelar rapat evaluasi penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) per 26 November 2025. Rapat yang dipimpin Wakil Bupati Maros, Muetazim Mansyur, digelar di ruang rapatnya, Senin (1/12/2025), dan memaparkan capaian terkini realisasi PBB-P2 di 14 kecamatan. Hingga akhir November, realisasi penerimaan PBB-P2 Maros […]

  • Gerakan Nurani Bangsa Desak Presiden Hentikan Kekerasan dan Kembalikan Kepercayaan Publik

    Gerakan Nurani Bangsa Desak Presiden Hentikan Kekerasan dan Kembalikan Kepercayaan Publik

    • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Gerakan Nurani Bangsa yang digerakkan sejumlah tokoh lintas agama, intelektual, dan budayawan menyampaikan seruan moral kepada Presiden Prabowo Subianto terkait situasi sosial politik yang belakangan ini memanas akibat gelombang aksi unjuk rasa di berbagai daerah. Dalam pernyataannya, Gerakan Nurani Bangsa meminta Presiden selaku Kepala Negara dan Kepala Pemerintahan menjadikan kemanusiaan dan keberpihakan kepada rakyat sebagai […]

  • Aleg DPRD Gorontalo Protes Kegiatan Wajib Kemenag, Soroti Risiko Keselamatan Guru

    Aleg DPRD Gorontalo Protes Kegiatan Wajib Kemenag, Soroti Risiko Keselamatan Guru

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 1.141
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Anggota DPRD Provinsi Gorontalo Komisi IV, Muhammad Dzikyan, S.Pd.I, melayangkan protes keras terhadap kebijakan Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Gorontalo yang kembali mewajibkan kehadiran guru dan tenaga kependidikan dalam kegiatan seremonial, menyusul pelaksanaan Hari Amal Bakti (HAB) Kemenag awal Januari lalu. Protes tersebut muncul setelah Kanwil Kemenag kembali mengedarkan undangan kegiatan […]

  • Sudah Dibayar, Tetap Hangus: Aturan Kuota Internet Digugat

    Sudah Dibayar, Tetap Hangus: Aturan Kuota Internet Digugat

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 120
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Sepasang suami istri, Didi Supandi dan Wahyu Triana Sari, mengajukan gugatan uji materi ke Mahkamah Konstitusi (MK) terkait aturan penghangusan sisa kuota internet. Gugatan tersebut terdaftar dengan nomor perkara 273/PUU-XXIII/2025 dan menyasar Pasal 71 angka 2 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja yang mengubah Pasal 28 Undang-Undang Nomor 36 Tahun 1999 […]

  • Menari dalam Belantara Simulacra

    Menari dalam Belantara Simulacra

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle Pepi al-Bayqunie
    • visibility 63
    • 0Komentar

    Lebaran, seperti biasa, datang bukan hanya membawa ketupat dan peluk maaf. Ia datang membawa gelombang kegembiraan yang melompat-lompat dari dapur ibu sampai ke beranda digital. Di kampung-kampung kecil yang debunya masih hangat oleh langkah kaki anak-anak, hingga ke rumah-rumah mewah yang tak pernah tidur oleh lampu-lampu sorot interior—suasana keriangan tumpah ruah. Tahun ini, kegembiraan itu […]

  • Laba Bisa Ditulis, Tapi Keseimbangan Neraca Tidak Bisa Dibohongi

    Laba Bisa Ditulis, Tapi Keseimbangan Neraca Tidak Bisa Dibohongi

    • calendar_month Sabtu, 26 Jul 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Dalam dunia keuangan, laporan laba rugi sering jadi primadona. Investor melihatnya, direksi memamerkannya, media mengutipnya. Tapi bagi seorang akuntan, neraca—ya, struktur aset, kewajiban, dan ekuitas—adalah panggung sesungguhnya di mana kekuatan dan kelemahan suatu entitas benar-benar bisa dinilai. Maka ketika saya membaca laporan keuangan PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Utara Gorontalo (BSG) per 31 Desember 2024, […]

expand_less