Breaking News
light_mode
Trending Tags

Tradisi Doa Tolak Bala di Hari Asyura

  • account_circle Mubarak Idrus
  • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
  • visibility 26
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tepat pukul 20.00 wita, jamaah Tarekat Khalwatiyah mulai memadati halaman masjid Baitul Izzah yang terletak di Jl. Baji Bicara 7. Beberapa di antaranya menenteng makanan yang akan disajikan selepas acara doa asyura dan tolak bala.

Doa Asyura dan Tolak Bala merupakan salah satu amalan yang rutin dilakukan oleh Tarekat Khalwatiyah Syekh Yusuf Al-Makassari. Seperti tahun-tahun sebelumnya, saya ikut menghadiri kegiatan malam 10 Muharram ini.

Tiga puluh menit berselang, jamaah mulai mengatur shaf di dalam masjid Baitul Izzah hingga pelataran parkir. Tampak salah seorang pengurus membawa baskom. Satu persatu jamaah mendekati pengurus pembawa baskom dan memasukkan amplop yang berisi uang lengkap dengan nama pemilik amplop. Amplop yang dimasukkan para jamaah tarekat Khalwatiyah Syekh Yusuf diniatkan oleh pemilikinya sebagai penarik rejeki selama setahun.

Pukul 21.00 wita, Syekh Sayyid Abdurrahim Assegaf Puang Makka memasuki masjid dan duduk di shaf paling depan dan berhadapan dengan para jamaah. Tampak pula beberapa pengurus dan khalifah tarekat yang mendampingi beliau. Prof. Abd. Kadir Ahmad, peneliti senior BRIN dan juga sesepuh NU Sulawesi Selatan tampak di deretan depan.

Sebelum zikir dan doa dimulai, Puang Makka menyampaikan tausiyah. Salah satu isi tausiyah beliau adalah doa malam 10 Muharram merupakan amalan yang telah diajarkan secara turun temurun oleh para masyaikh tarekat Syekh Yusuf Al Makassari. Karena itu, Puang Makka berupaya untuk mengajarkan dan menyampaikan amalan ini kepada jamaah khususnya yang tergabung dalam tarekat Khalwatiyah Syekh Yusuf Al-Makassari.

Puang Makka juga memberikan tuntunan dalam bentuk pengamalan yang dapat dilakukan oleh para jamah di malam 10 Muharram. salah satu rangkaian amalan yang disampaikan Puang Makka adalah mandi sunat. Beliau menyarankan pada para Jamaah untuk mandi sunat sebelum shalat subuh dengan niat menghilangkan penyakit-penyakit hati dalam diri seperti iri hati, sombong, dengki dan berbagai penyakit hati laiinya. Dalam bahasa Makassar, kata Puang Makka, rilo’lorangi je’ne, penyakit-penyakit hilang bersama aliran air yang dibasuh di sekujur tubuh saat mandi.

Puang Makka juga menyampaikan bahwa tahun 2025 ini menjadi tahun yang Istimewa dan memiliki berkah tersendiri di mana beberapa perayaan penting dalam Islam jatuh di malam jumat. Termasuk hari-hari besar agama lain untuk tahun 2025 ini jatuh pada malam atau hari Jumat.

Tausiyah kemudian diakhiri dengan pelaksanaan zikir dan doa tolak bala. Puang Makka mengawali dengan bacaan wasilah fatihah yang dihadiahkan kepada para ulama-ulama sufi. Kemudian dilanjut dengan zikir dan doa 10 Muharram. Di sela doa yang dibacakan dan diikuti para jamaah, Puang Makka berhenti sejenak dan meminta para hadirin menyampaikan hajatnya masing-masing dalam hati. Beberapa saat, doa dilanjutkan kembali oleh beliau hingga selesai.

Selepas zikir dan doa tolak bala, para jamaah menikmati sesajian yang disiapkan panitia. Tampak pula salah satu panitia memanggil nama-nama jamaah dari pelantang suara. Nama-nama yang disebutkan diminta untuk mengambil kembali amplopnya masing-masing yang telah didoakan.

Beberapa komunitas warga termasuk kelompok-kelompok pengajian juga melakukan perayaan malam Asyura seperti yang dilakukan Jam’iyah tarekat Khalwatiyah Syekh Yusuf Al-Makassari. Bentuk kegiatan hampir sama termasuk doa. Jika ada yang berbeda, kemungkinan pada pernak-pernik rangkaiannya. Tetapi semua komunitas menggelar perayaan Muharram dengan tujuan beroleh berkah, terhindar dari kesulitan-kesulitan di dunia dan di akhirat. Juga berharap ada limpahan rejeki dari Yang Maha Kuasa.

Tarekat AL-Muhammadiyah As-Sanusiyah juga melakukan tradisi serupa. Amaliah bulan Muharram di tarekat ini berlangsung 10 hari di awal bulan Muharram. Tarekat ini sendiri memiliki tradisi amaliyah pada 3 bulan yang merupakan bulan-bulan mulia yaitu 10 awal bulan Muharram, 12 awal di bulan Rabiul Awwal dan 10 akhir di bulan Ramadhan. Untuk malam 10 Muharram, para pengamal tarekat ini membaca 10 surah yaitu, Surah Thaha, Yasin, Al-Mulk, Al-A’la, Al-Insyirah, Al-Qadr, ayat kursi, al-Ikhlaas dan Al-fatihah.

Pada keesokan harinya, tarekat ini menganjurkan melakukan beberapa amaliyah seperti memperbanyak shalat sunnah, berpuasa, menjalin silaturahim, bersedekah, mengunjungi orang alim dan orang sakit, juga disunatkan membersihkan diri atau mandi sunat. Selain itu membaca surah al-ikhlas sebanyak 1000 kali dan ditutup doa Asyura dan tolak bala.

Salah satu kampung di kota Makassar yaitu Kampung Paropo yang terletak di Jalan Abdullah Daeng Sirua sepanjang bulan Muharram menggelar doa tolak bala setiap malam jumat. Mereka berdoa dengan cara khas yaitu dengan membacakan pujian kepada Rasulullah tetapi irama dan intonasinya khas Sulawesi Selatan. Pujian ini dikenal dengan istilah zikkiri labbu.

Beberapa masjid juga mengadakan perayaan Asyura dengan bentuk buka puasa bersama. Beberapa masjid di bagian utara kota Makassar masih konsisten menggelar perayaan Asyura. Sehari sebelumnya, panitia masjid memberi penyampaian bahwa pada 10 Muhaharam digelar buka puasa bersama dan doa 10 Asyura. Tentu banyak makanan tersaji dan ini menjadi ajang silaturahim dan saling berbagi.

Anak-anak pun riang gembira karena banyak makanan yang bisa dinikmati dan disajikan. 10 Muharram merupakan perayaan yang menyimpan banyak cerita, tidak hanya cerita para nabi dan rasul yang telah terbebas dari kesulitan-kesulitan yang dihadapi, tetapi juga cerita tentang ragam merayakan Asyura termasuk cerita suka cita anak-anak yang bisa menikmati sajian kuliner yang beraneka ragam yang tidak akan dijumpai setelah 10 Muharram.

Penulis: Mubarak Idrus

(Guru PP. Al-Fakhriyah Makassar dan jamaah Tarekat Al-Muhammadiyah As-Sanusiyah)

  • Penulis: Mubarak Idrus
  • Editor: Suaib Pr

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PWNU Gorontalo Sosialisasikan Rencana Pekan Ekonomi Syariah ke Kemenag Kabupaten Gorontalo

    PWNU Gorontalo Sosialisasikan Rencana Pekan Ekonomi Syariah ke Kemenag Kabupaten Gorontalo

    • calendar_month Minggu, 7 Sep 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Gorontalo melakukan silaturahmi ke Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Gorontalo, Kamis (4/9/2025). Pengurus PWNU Gorontalo diterima langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gorontalo, H. Abdullah Pakaja. Kunjungan ini dilakukan dalam rangka mensosialisasikan agenda Pekan Ekonomi Syariah Gorontalo, yang akan dicanangkan oleh PWNU pada Oktober 2025 mendatang. Ketua Tanfidziyah PWNU Gorontalo, […]

  • Catatan Dari Konferensi Indigenous Religions Di Yogyakarta

    Catatan Dari Konferensi Indigenous Religions Di Yogyakarta

    • calendar_month Jumat, 5 Jul 2019
    • account_circle Tarmizi Abbas
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Untuk pertama kalinya, International Conference on Indigenous Religions resmi dihelat. Sejak pukul 08.00WIB pagi, terlihat pemandangan manusia berkerumun memenuhi barisan antre di University Club (UC) Hotel Universitas Gadjah Mada (UGM), untuk melakukan registrasi. Uniknya, para partisipan tidak hanya berlatar belakang peneliti atau speakers dalam konferensi, melainkan juga “sang Liyan”—mereka yang seringkali kita sebut sebagai “yang […]

  • PWNU Gorontalo Gelar Rapat Syuriyah–Tanfidziyah, Bahas Polemik di Tubuh PBNU 24 detik Play Button photo_camera 6

    PWNU Gorontalo Gelar Rapat Syuriyah–Tanfidziyah, Bahas Polemik di Tubuh PBNU

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 96
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Gorontalo menggelar Rapat Syuriyah dan Tanfidziyah diperluas dengan menghadirkan jajaran Syuriyah dan Tanfidziyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) se-Gorontalo. Pertemuan ini berlangsung pada Ahad, 30 November 2025, bertempat di Kantor PWNU Gorontalo Jalan Samratulangi, Kota Gorontalo. Rapat tertutup tersebut digelar untuk membahas dinamika dan polemik yang tengah terjadi […]

  • Warga Bukit Indah Antusias Ikut Workshop Ecobrick Bersama Mahasiswa Unhas photo_camera 3

    Warga Bukit Indah Antusias Ikut Workshop Ecobrick Bersama Mahasiswa Unhas

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle Sakti
    • visibility 55
    • 0Komentar

    nulondalo.com, Parepare — Upaya pengurangan sampah plastik di kawasan permukiman mendapat angin segar melalui kegiatan inovatif yang digagas mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) 114 Universitas Hasanuddin. Bertempat di Kelurahan Bukit Indah, para mahasiswa menggelar pelatihan pembuatan ecobrick yang dipandu oleh Muh Zulfahmi Malik selaku penanggung jawab program kerja. Kegiatan yang berlangsung penuh partisipasi ini […]

  • The Best Productivity Tools for Remote Work

    The Best Productivity Tools for Remote Work

    • calendar_month Minggu, 23 Feb 2025
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 337
    • 0Komentar

    As the timeline of technology perpetually accelerates, 2023 emerges as a testament to human creativity and ingenuity. The realm of gadgets is no longer restricted to mere utility; it’s about amplifying human potential and redefining boundaries. With each passing day, these handheld marvels become an even more integrated part of our daily lives, intertwining with […]

  • Kegetiran di balik Wisuda Siswa dan Sumbangan ‘Sukarela’ Sekolah

    Kegetiran di balik Wisuda Siswa dan Sumbangan ‘Sukarela’ Sekolah

    • calendar_month Sabtu, 26 Apr 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Saya tetap datang meski acara telah berada di penghujung. Wajah sumringah sang putri dan semangatnya untuk hadir bak serdadu yang mau merangsek ke markas musuh, membuat saya tak tega. Saya datang demi melihatnya tersenyum di atas panggung, meski hanya sekejap. Dan di atas segalanya ini adalah tentang  rasa syukur. Maka hadirlah saya tepat ketika semua orang […]

expand_less