Breaking News
light_mode
Trending Tags

Menghidupkan Kembali Gagasan Gus Dur: Tantangan bagi NU di Daerah

  • account_circle Djemi Radji
  • calendar_month Selasa, 29 Mar 2022
  • visibility 63
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Salah satu agenda penting Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di bawah kepemimpinan KH. Yahya Cholil Staquf sebagai Ketua Umum dan KH. Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam adalah menghidupkan kembali pemikiran KH. Abdurrahman Wahid, atau yang akrab dikenal sebagai Gus Dur. Pertanyaannya, seperti apa upaya menghidupkan gagasan tersebut, dan bagaimana implikasinya bagi NU di tingkat daerah?

PBNU yang baru saja dikukuhkan berkomitmen untuk menghidupkan kembali strategi serta gagasan yang pernah dikembangkan Gus Dur ketika memimpin jam’iyyah terbesar di Indonesia ini. Misi tersebut bukan sekadar wacana, melainkan lahir dari pembacaan yang mendalam terhadap dinamika organisasi dan kebutuhan umat. Karena itu, visi untuk menghidupkan kembali pemikiran Gus Dur semestinya tidak hanya menjadi agenda pusat, tetapi juga diterjemahkan secara nyata oleh kepemimpinan NU di tingkat wilayah maupun cabang.

Menurut Gus Yahya, struktur NU di berbagai tingkatan harus benar-benar berfungsi dan dirasakan kehadirannya oleh jamaah. Artinya, kepengurusan di tingkat Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) dan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) perlu mampu memetakan kebutuhan serta keresahan warga NU di berbagai lapisan. Hal ini sejalan dengan teladan Gus Dur yang selalu hadir dalam berbagai dimensi kehidupan masyarakat.

Pemikiran Gus Dur yang Tetap Relevan

Menurut Gus Yahya, pemikiran Gus Dur memiliki relevansi yang panjang dan tetap kontekstual hingga hari ini. Visi dan idealisme Gus Dur ketika memimpin PBNU pernah dirasakan secara nyata oleh warga NU di berbagai daerah. Oleh karena itu, PWNU dan PCNU perlu berjalan seirama dalam menghidupkan kembali pemikiran dan strategi tersebut.

Upaya ini kemudian dijabarkan oleh PBNU melalui berbagai program strategis. Salah satu langkah penting adalah memastikan bahwa struktur organisasi di tingkat daerah berjalan selaras dengan kebijakan pusat. Melalui mekanisme ini, program-program nasional PBNU akan didistribusikan hingga ke tingkat ranting.

PBNU juga berkomitmen untuk melibatkan struktur NU di berbagai tingkatan dalam pelaksanaan program-program tersebut. Dengan cara ini, hubungan komunikasi antara PBNU, wilayah, cabang, hingga ranting dapat terbangun secara lebih efektif.

Tujuan dari langkah ini tidak sekadar menjalankan program pemberdayaan organisasi. Lebih jauh, program-program tersebut diharapkan menjadi pemicu bagi proses konsolidasi organisasi yang lebih sistemik di seluruh jenjang kepengurusan NU.

Realitas NU di Gorontalo

Dalam konteks daerah, para pemimpin NU di tingkat wilayah dan cabang sudah saatnya menyiapkan diri untuk menerjemahkan visi besar tersebut. Struktur kepengurusan di berbagai jenjang perlu segera diaktifkan, termasuk lembaga-lembaga yang menjadi perangkat organisasi.

Lembaga-lembaga inilah yang pada akhirnya akan menjadi pelaksana berbagai program strategis PBNU di tingkat daerah hingga ranting. Tanpa aktivasi lembaga-lembaga tersebut, visi besar PBNU tentu akan sulit diwujudkan secara nyata.

Di sisi lain, kepengurusan NU di daerah juga perlu menanggalkan ego sektoral yang selama ini kerap menghambat konsolidasi organisasi. PWNU dan PCNU di Gorontalo, misalnya, perlu duduk bersama untuk menyatukan persepsi sekaligus menghidupkan kembali perangkat-perangkat organisasi demi mewujudkan visi PBNU: menghidupkan kembali gagasan Gus Dur.

Pada akhirnya, pertanyaan penting yang perlu dijawab bersama adalah: apakah NU di Gorontalo mampu bersatu dan bekerja bersama untuk mewujudkan cita-cita besar tersebut?

Wallahu a’lam.

  • Penulis: Djemi Radji

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dunia Musik Berduka, Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai 6 Tahun Berjuang Lawan Kanker

    Dunia Musik Berduka, Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai 6 Tahun Berjuang Lawan Kanker

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 252
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Dunia hiburan Tanah Air kembali diselimuti kabar duka. Penyanyi pop Indonesia, Vidi Aldiano, dikabarkan meninggal dunia pada Sabtu (7/3/2026) pukul 16.33 WIB setelah berjuang melawan Kanker Ginjal yang dideritanya selama beberapa tahun terakhir. Kabar wafatnya pelantun lagu Nuansa Bening itu pertama kali diketahui publik melalui unggahan di media sosial oleh sahabatnya, Deddy Corbuzier. […]

  • KPK Tetapkan 8 Tersangka Kasus Korupsi Izin Tinggal WNA di Kementerian Imipas, Uang Haram Capai Rp145,5 Miliar

    KPK Tetapkan 8 Tersangka Kasus Korupsi Izin Tinggal WNA di Kementerian Imipas, Uang Haram Capai Rp145,5 Miliar

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 102
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan delapan orang tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi terkait pengurusan izin tinggal Warga Negara Asing (WNA) di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) periode 2022–2026. Delapan tersangka tersebut yakni SK selaku Wakil Menteri Imipas tahun 2025–2026 yang sebelumnya menjabat Direktur Jenderal Imigrasi periode 2023–2024, SMG selaku Pelaksana […]

  • Kampung Adalah Awal Adaptasi dan Mitigasi Perubahan Iklim

    Kampung Adalah Awal Adaptasi dan Mitigasi Perubahan Iklim

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Moloneo Az
    • visibility 523
    • 0Komentar

    Gorontalo, NULONDALO.com – Hingga saat ini di Provinsi Gorontalo telah ada 18 desa yang masuk dalam program kampung iklim (Proklim), belum banyak namun pemerintah daerah bertekad untuk menambahnya secara bertahap. Untuk dapat menjadi kampung Proklim ada sejumlah syarat dan yang utama adalah desa tersebut sudah melakukan aksi dan mitigasi bencana selama 2 tahun. Pekerjaan untuk […]

  • Bappeda Provinsi Gorontalo Gelar Seminar Hasil Kajian Pariwisata dan Pendidikan

    Bappeda Provinsi Gorontalo Gelar Seminar Hasil Kajian Pariwisata dan Pendidikan

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 133
    • 0Komentar

    nulondalo.com, Gorontalo – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Gorontalo menggelar Seminar Hasil Kajian Pariwisata dan Pendidikan yang berlangsung di Resto Onato By Swiss 18, Senin (24/11/2025). Seminar ini memaparkan dua kajian strategis, yakni “Optimalisasi Kebutuhan Ruang Destinasi Pariwisata Unggulan Provinsi Gorontalo” serta “Strategi Penanggulangan Anak Putus Sekolah karena Faktor Sosial Ekonomi Keluarga di Provinsi […]

  • JKSN Gorontalo Resmi Dilantik, Siap Perkuat Gerakan Sosial dan Ekonomi Umat

    JKSN Gorontalo Resmi Dilantik, Siap Perkuat Gerakan Sosial dan Ekonomi Umat

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 206
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Pengurus Wilayah Jaringan Kyai Santri Nasional (JKSN) Provinsi Gorontalo resmi dilantik pada Selasa, 28 April 2026. Prosesi pelantikan berlangsung khidmat di Pondok Pesantren Darul Madinah Gorontalo dan menjadi momentum penting dalam memperkuat peran organisasi di kawasan timur Indonesia. Acara tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Umum JKSN, Asep Saifuddin Chalim, didampingi Sekretaris Jenderal JKSN, […]

  • Lalampa: Kue Tradisional Gorontalo yang Kaya Cita Rasa dan Sejarah

    Lalampa: Kue Tradisional Gorontalo yang Kaya Cita Rasa dan Sejarah

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Di antara beragam kuliner Nusantara yang menggoda selera, Lalampa menjadi salah satu kue tradisional khas Gorontalo yang patut diperkenalkan lebih luas. Kue ini merupakan simbol kekayaan kuliner pesisir Sulawesi, terutama dari masyarakat Gorontalo yang kaya akan rempah dan hasil laut. Sekilas, Lalampa terlihat seperti lemper dari Jawa. Namun, di balik tampilannya yang sederhana, tersimpan keunikan […]

expand_less