Breaking News
light_mode
Trending Tags

Pembelajaran Online dan Dinamikanya

  • account_circle Pepi Al-Bayqunie
  • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
  • visibility 143
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Di tengah arus digitalisasi yang semakin deras, pembelajaran online tidak lagi relevan diperdebatkan pada level “perlu atau tidak”. Ia telah menjelma menjadi bagian dari infrastruktur pendidikan itu sendiri. Persoalannya kini bergeser: bukan lagi soal menerima atau menolak, melainkan bagaimana menempatkannya secara tepat agar tidak kehilangan ruh pendidikan. Di titik ini, kita berhadapan dengan dilema klasik—antara efisiensi dan kedalaman.

Jika meminjam cara pandang Erich Fromm, pendidikan modern—termasuk dalam format digital—cenderung bergerak ke arah having: mengumpulkan pengetahuan sebanyak mungkin tanpa benar-benar mengalaminya. Sementara itu, Paulo Freire mengingatkan bahwa tanpa dialog, pendidikan akan terjerumus pada pola satu arah yang mematikan kesadaran. Ketika dua kritik ini kita letakkan dalam konteks pembelajaran online, menjadi jelas bahwa persoalannya bukan pada teknologinya, melainkan pada cara kita menggunakannya.

Dalam banyak praktik, pembelajaran online biasanya dipahami sebatas ruang distribusi materi. Video diputar, modul dan bahan ajar dibagikan, lalu peserta diminta menyelesaikan tugas. Secara administratif, proses ini tampak berjalan dengan baik. Namun jika ditelisik lebih dalam, yang terjadi sering kali hanyalah perpindahan medium, bukan transformasi pembelajaran. Pengetahuan tetap bergerak satu arah, sementara peserta didik tetap berada pada posisi pasif—hanya saja kini dalam format digital.

Salah satu pendekatan yang mulai banyak digunakan adalah blended learning. Namun, blended yang dimaksud tidak cukup hanya dengan membagi jadwal antara online dan offline. Yang lebih mendasar adalah membagi fungsi pembelajaran secara sadar.

Pembelajaran daring dapat difungsikan sebagai ruang awal—ruang untuk membangun pemahaman kognitif. Pada tahap ini, peserta diperkenalkan pada konsep, kerangka berpikir, dan isu-isu dasar. Materi dapat diakses secara mandiri, dengan ritme yang lebih fleksibel. Dalam batas tertentu, pendekatan ini justru efektif karena memungkinkan efisiensi tanpa mengorbankan akses. Peserta datang ke proses belajar dengan bekal awal, bukan dari titik nol.

Namun, pemahaman saja tidak cukup. Pendidikan tidak berhenti pada mengetahui, tetapi harus bergerak menuju mengalami. Di sinilah pembelajaran tatap muka menemukan urgensinya. Pertemuan langsung bukan sekadar mengulang materi yang sudah tersedia di platform digital, melainkan menjadi ruang untuk memperdalam, mempertanyakan, bahkan menggugat apa yang telah dipahami.

Dalam ruang luring, dialog memperoleh ruang hidupnya. Peserta dapat berbagi pengalaman, menguji pandangan, dan berhadapan langsung dengan perbedaan. Tema-tema yang muncul menjadi lebih konkret—berangkat dari realitas yang mereka alami, bukan sekadar dari teks yang mereka baca. Pada titik ini, apa yang oleh Freire disebut sebagai generative themes menemukan bentuknya. Pendidikan tidak lagi berbicara tentang sesuatu yang jauh, tetapi tentang kehidupan itu sendiri.

Lebih jauh, pertemuan langsung memungkinkan hadirnya sesuatu yang sulit digantikan oleh teknologi: kehadiran itu sendiri. Ada dimensi emosional dan relasional yang hanya muncul ketika manusia benar-benar berjumpa. Ekspresi, jeda, bahkan keheningan, memiliki makna yang tak sepenuhnya dapat diterjemahkan melalui layar. Dari sanalah refleksi yang lebih dalam sering kali lahir.

  • Penulis: Pepi Al-Bayqunie

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PT Pegadaian Kanwil 9 Jakarta 2 Berangkatkan 500 Orang, Mudik 2025 Aman Sampai Tujuan 

    PT Pegadaian Kanwil 9 Jakarta 2 Berangkatkan 500 Orang, Mudik 2025 Aman Sampai Tujuan 

    • calendar_month Jumat, 28 Mar 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1446 H, PT Pegadaian Kanwil 9 Jakarta 2 kembali menggelar program Mudik Gratis bagi masyarakat. Program ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung mobilitas masyarakat yang ingin merayakan Lebaran di kampung halaman dengan aman sampai tujuan. Jakarta, 27 Maret 2025. Acara pelepasan peserta mudik gratis ini dilaksanakan […]

  • Polres Pohuwato Amankan Ekskavator dan Sejumlah Barang Bukti dalam Penindakan PETI di Desa Teratai

    Polres Pohuwato Amankan Ekskavator dan Sejumlah Barang Bukti dalam Penindakan PETI di Desa Teratai

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle Ikbal
    • visibility 54
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Polres Pohuwato kembali melakukan penindakan terhadap aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang beroperasi di Desa Teratai, Kecamatan Marisa, Kabupaten Pohuwato, Kamis (11/6/2026). Operasi penertiban tersebut dipimpin langsung Kapolres Pohuwato, AKBP Busroni, S.I.K., M.H., didampingi para Pejabat Utama Polres Pohuwato, Kapolsek Marisa, serta personel gabungan. Dalam kegiatan tersebut, petugas berhasil mengamankan satu unit […]

  • Pemkab Maros Serahkan SK 4.639 ASN P3K Paruh Waktu, Bupati: Ini Kekuatan Besar Pelayanan Publik

    Pemkab Maros Serahkan SK 4.639 ASN P3K Paruh Waktu, Bupati: Ini Kekuatan Besar Pelayanan Publik

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle Sakti
    • visibility 215
    • 0Komentar

    Nulondalo.com|Maros, Sulsel — Pemerintah Kabupaten Maros resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan kepada 4.639 Aparatur Sipil Negara (ASN) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Penyerahan tersebut dirangkaikan dalam Apel Akbar yang berlangsung khidmat di Lapangan Palantikang, Maros, Selasa sore, 30 Desember 2025. Apel akbar ini dihadiri lengkap unsur Forkopimda Plus, jajaran staf ahli, […]

  • Menjaga Kemudi di Tengah Ketidakpastian: Optimisme dan Realitas Ketahanan Ekonomi Indonesia

    Menjaga Kemudi di Tengah Ketidakpastian: Optimisme dan Realitas Ketahanan Ekonomi Indonesia

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle Zulia Rahmawati
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Di tengah kondisi ekonomi global yang kian sulit diprediksi, pernyataan Menteri Keuangan mengenai kondisi APBN yang sehat dan kuat membawa angin segar sekaligus tanggung jawab besar bagi seluruh pemangku kepentingan ekonomi. Berita utama Kementerian Keuangan baru-baru ini menegaskan bahwa ,Indonesia memiliki bantalan fiskal yang cukup untuk meredam guncangan eksternal. Namun, di balik optimisme tersebut, terdapat […]

  • Gusnar dan Dubes Australia Tanam Jagung Metode SALT

    Gusnar dan Dubes Australia Tanam Jagung Metode SALT

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail bersama Duta Besar Australia Mr. Rod Brazier melakukan penanaman jagung untuk program Direct Aid Project (DAP) di Desa Iloponu, Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo, Rabu (22/10/2025). Penanaman jagung dilaksanakan di kebun percontohan penerapan metode Sloping Agricultural Land Technique (SALT) atau teknik pertanian di lahan miring. Program DAP adalah hibah dari pemerintah Australia […]

  • UU Pers Tak Diskriminatif, MK Sebut Penulis Lepas Punya Payung Hukum Lain

    UU Pers Tak Diskriminatif, MK Sebut Penulis Lepas Punya Payung Hukum Lain

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 166
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Mahkamah Konstitusi (MK) menegaskan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers (UU Pers) tidak bersifat diskriminatif meskipun perlindungan hukum dalam Pasal 8 hanya secara limitatif ditujukan kepada wartawan. Menurut MK, penulis lepas, kolumnis, dan kontributor nonwartawan tetap memiliki payung hukum lain di luar UU Pers. Penegasan tersebut disampaikan Wakil Ketua MK Saldi Isra […]

expand_less