Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Awan yang tak Kunjung Hujan

  • account_circle Hakiki
  • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
  • visibility 261
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Di surgaloka yang selalu cerah, Raqib dan Atid sudah lama bosan.

“Sudah berabad-abad kita mencatat amal manusia,” kata Raqib sambil mengusap jenggotnya yang putih. “Tapi akhir-akhir ini… awan di bawah sana makin tebal. Aneh, tidak juga hujan.”

Atid mengangguk. Matanya yang tajam menembus lapisan awan tebal yang
menyelimuti Jakarta. “Kita turun saja. Lihat sendiri. Siapa tahu ada yang bisa kita
perbaiki.”

Mereka turun tanpa sayap, hanya berpakaian sederhana seperti warga biasa. Malam itu Bundaran HI ramai seperti biasa. Lampu-lampu neon berkelap-kelip, tapi langit di atasnya hitam pekat, tak ada bintang.

Mereka berdiri di pinggir trotoar. Seorang ibu muda sedang live Instagram sambil memeluk anak jalanan kecil. “Lihat, teman-teman! Aku lagi bantu anak yatim piatu nih. Doakan ya!” Komentar membanjir: “Mashallah”, “Queen”, Ibu itu tersenyum lebar, tapi begitu kamera mati, ia melepaskan pelukannya dan buru buru pergi meninggalkan anak itu sendirian di trotoar.

Raqib menggeleng. “Amalnya tercatat… tapi kebaikannya tidak tulus” Mereka melanjutkan jalan ke arah Stasiun Sudirman. Di dalam kereta ada seorang remaja cowok duduk sambil memegang HP. Di layar terpampang postingan: “Hari ini gue donasi 1 juta buat korban banjir. Siapa yang mau ikutan? Tag temen lo!” Di bawahnya ratusan like. Tapi ketika seorang nenek tua di depannya
kesulitan berdiri karena kereta oleng, remaja itu tetap duduk, mata tak lepas dari
layar.

Atid berbisik, “Dia donasi satu juta… tapi tak sanggup berdiri sebentar saja.” Di sebuah kafe mewah di Thamrin, mereka melihat seorang selebgram sedang rapat dengan timnya. “Besok kita bikin konten peduli lingkungan. Aku foto sambil tanam pohon di rooftop, terus captionnya soal global warming. Bagus kan?” Timnya mengangguk antusias. Tak ada yang ingat bahwa kemarin mereka membuang plastik sekali pakai di sungai yang sama.

Raqib dan Atid terus berjalan. Mereka melihat seorang ayah yang baru pulang kerja memarahi anaknya karena nilai sekolah jelek, padahal seharian anak itu ditinggal sendirian dengan HP. Mereka melihat pejabat yang baru saja keluar dari mobil mewah sambil bicara di telepon, “Proyeknya jalan terus, bos. Yang penting laporan ke pusat bagus.”

Semua terasa sama orang-orang sibuk menunjukkan kebaikan, tapi tak ada yang benar-benar melakukan kebaikan.

Pagi menjelang, Raqib dan Atid berdiri lagi di Bundaran HI. Awan di atas kepala mereka semakin tebal, hampir hitam. Tak ada tetes air pun yang jatuh. “Kita sudah lihat cukup,” kata Atid. “Mereka tidak butuh hujan… mereka hanya butuh likes.”

Raqib mengangguk sedih. “Mari kita pulang. Mencatat amal di sini sudah tak ada artinya lagi.”

Mereka naik kembali ke surgaloka. Begitu kaki mereka menyentuh tanah surga, awan di atas Jakarta semakin menggantung berat. Kali ini bukan hanya mendung. Kali ini gelap sekali.  Dan hujan pun tak kunjung datang.

Penulis : Mahasiswa Pascasarjana Universitas Negeri Jakarta

  • Penulis: Hakiki

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menari dalam Belantara Simulacra

    Menari dalam Belantara Simulacra

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle Pepi al-Bayqunie
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Lebaran, seperti biasa, datang bukan hanya membawa ketupat dan peluk maaf. Ia datang membawa gelombang kegembiraan yang melompat-lompat dari dapur ibu sampai ke beranda digital. Di kampung-kampung kecil yang debunya masih hangat oleh langkah kaki anak-anak, hingga ke rumah-rumah mewah yang tak pernah tidur oleh lampu-lampu sorot interior—suasana keriangan tumpah ruah. Tahun ini, kegembiraan itu […]

  • Kemenkes Tegaskan RS Dilarang Tolak Pasien JKN Nonaktif Sementara

    Kemenkes Tegaskan RS Dilarang Tolak Pasien JKN Nonaktif Sementara

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 308
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes) menegaskan bahwa rumah sakit dilarang menolak pasien yang status kepesertaan BPJS Kesehatan dalam program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dinonaktifkan sementara, sepanjang pasien tersebut membutuhkan pelayanan kesehatan sesuai indikasi medis. Penegasan itu tertuang dalam Surat Edaran Nomor HK.02.02/D/539/2026 yang diterbitkan Kemenkes sebagai langkah memastikan persoalan administratif tidak berdampak pada […]

  • PGI Tegas Tolak PSN Food Estate di Papua, Serukan Penghormatan Hak Adat dan Demokrasi

    PGI Tegas Tolak PSN Food Estate di Papua, Serukan Penghormatan Hak Adat dan Demokrasi

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 510
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) secara tegas menyatakan penolakan terhadap Proyek Strategis Nasional (PSN) di Tanah Papua, khususnya proyek food estate berskala besar di Kabupaten Merauke. Sikap tersebut merupakan rekomendasi resmi Sidang Majelis Pekerja Lengkap (MPL) PGI 2026 yang berlangsung di Merauke pada 30 Januari hingga 2 Februari 2026. Sidang MPL PGI 2026 […]

  • NU dan Polri Siapkan Kerja Sama Strategis untuk Pembinaan Generasi Muda

    NU dan Polri Siapkan Kerja Sama Strategis untuk Pembinaan Generasi Muda

    • calendar_month Kamis, 29 Okt 2026
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 95
    • 0Komentar

    NULONDALO.COM, JAKARTA — Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) berencana memperkuat kerja sama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta membina generasi muda. Rencana tersebut dibahas dalam pertemuan Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto dengan jajaran PBNU di Kantor PBNU, Jalan Kramat Raya 164, Senen, Jakarta Pusat, Kamis (29/10/2026).   Ketua […]

  • BBM Proyek Jalan Akses KA Labakkang–Ma’rang dari Sitaan Polisi, PERJOSI Pertanyakan Jaminan Asal-Usul

    BBM Proyek Jalan Akses KA Labakkang–Ma’rang dari Sitaan Polisi, PERJOSI Pertanyakan Jaminan Asal-Usul

    • calendar_month Jumat, 2 Okt 2026
    • account_circle Hardiansyah
    • visibility 408
    • 0Komentar
  • Gusnar Optimistis, Meski Masyarakat Belum Paham, Pidana Kerja Sosial Tetap Jalan

    Gusnar Optimistis, Meski Masyarakat Belum Paham, Pidana Kerja Sosial Tetap Jalan

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 201
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail menyatakan dukungan penuh terhadap penerapan Pidana Kerja Sosial yang direncanakan mulai diberlakukan pada tahun 2026, meski ia menyadari masih banyak masyarakat yang belum memahami hukum baru ini. Dukungan tersebut disampaikan saat penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Daerah, Kejaksaan, dan Jamkrindo di Aula Rumah Jabatan Gubernur Gorontalo, Senin (22/12/2025). […]

expand_less