Breaking News
light_mode
Trending Tags

Ketika Anggaran Mengendap: Mengungkap Fenomena Idle Cash dalam APBN Indonesia

  • account_circle Dinda Rahma Filah
  • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
  • visibility 169
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Di sini, masalahnya bukan hanya soal angka, tapi juga transparansi. Informasi tentang penggunaan SAL tidak selalu mudah diakses atau dipahami secara langsung oleh masyarakat. Akibatnya, masyarakat hanya bisa menerima tanpa benar-benar tahu detailnya. Padahal, ini adalah uang negara, yang juga berarti uang rakyat.
Selain itu, ada juga tantangan dari dalam sistem pemerintahan, terutama karena penyusunan kembali kementerian. Perubahan struktur pemerintahan itu hal yang wajar, tapi dampaknya pada pencatatan keuangan tidak bisa dianggap ringan. Misalnya, ketika sebuah kementerian dibubarkan lalu asetnya dipindahkan ke lembaga lain, prosesnya tidak sesederhana memindahkan barang. Banyak hal yang harus disesuaikan, seperti pencatatan aset, kontrak, dan memastikan tidak ada data yang tercatat dua kali atau malah hilang. Kalau tidak dikelola dengan baik, hal ini bisa memengaruhi keakuratan laporan keuangan pemerintah.

Masalahnya, hal seperti ini jarang dibahas, padahal dampaknya bisa panjang. Kredibilitas Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) bisa ikut terpengaruh.

Hal lain yang sering dianggap sepele adalah pengelolaan persediaan barang untuk masyarakat, seperti bantuan sosial, alat kesehatan, atau pupuk subsidi. Dalam sistem akuntansi, barang-barang ini masih dianggap milik negara sampai benar-benar diberikan ke masyarakat. Namun, dalam praktiknya, proses distribusi tidak selalu lancar. Tanpa sistem yang terhubung dengan baik, barang bisa menumpuk di gudang, rusak sebelum dipakai, atau bahkan tidak sampai ke yang membutuhkan. Di sinilah muncul “area abu-abu” dari uang yang sudah dibelanjakan, tapi belum tentu manfaatnya benar-benar dirasakan.

Kalau dilihat secara keseluruhan, semua masalah idle cash, penurunan SAL, perubahan struktur, dan pengelolaan persediaan yang sebenarnya saling berkaitan. Intinya ada pada transparansi dan akuntabilitas. Kalau informasi tidak jelas, keputusan yang diambil juga bisa kurang tepat. Padahal, APBN bukan sekadar angka, tapi menunjukkan prioritas dan arah kebijakan negara.

Karena itu, perbaikan dalam pengelolaan keuangan negara sangat penting. Salah satu caranya adalah meningkatkan keterbukaan informasi, misalnya lewat dashboard publik agar masyarakat bisa memantau SAL secara berkala. Selain itu, aturan akuntansi saat reorganisasi juga perlu diperjelas agar tidak menimbulkan masalah dalam pencatatan. Digitalisasi sistem persediaan juga bisa membantu supaya distribusi barang lebih jelas dan mudah dipantau.

Lebih jauh lagi, mungkin sudah saatnya kita melihat keuangan negara secara lebih luas, tidak hanya APBN, tapi juga APBD dan peran BUMN. Dengan begitu, kondisi keuangan negara bisa terlihat lebih lengkap. Akhirnya, tantangan terbesar bukan hanya bagaimana negara mendapatkan dan membelanjakan uang, tapi bagaimana memastikan semuanya bisa dipertanggungjawabkan. Karena yang paling berisiko bukan cuma kekurangan dana, tapi ketika dana yang ada tidak dikelola dengan jelas. Dan mungkin, dari sini kita bisa mulai lebih peduli, bukan hanya pada angka besar, tapi juga pada hal-hal kecil yang sering terlewat.

Penulis : Mahasiswi Akuntansi UNUSIA Semester 4

  • Penulis: Dinda Rahma Filah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Survei BI: Penjualan Ritel Mulai Pulih pada Mei 2026, Makassar dan Manado Tumbuh Positif

    Survei BI: Penjualan Ritel Mulai Pulih pada Mei 2026, Makassar dan Manado Tumbuh Positif

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Secara bulanan (month to month/mtm), kinerja penjualan ritel juga diperkirakan membaik. Setelah mengalami kontraksi sebesar 11,6 persen pada April 2026, penurunan pada Mei diperkirakan hanya sebesar 0,9 persen. Bank Indonesia menyebut perbaikan tersebut dipengaruhi meningkatnya aktivitas belanja masyarakat selama momentum Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), seperti Kenaikan Yesus Kristus, Hari Raya Waisak, dan Iduladha. Secara […]

  • Desa/Kelurahan Garda Terdepan Pelayanan Pemerintahan

    Desa/Kelurahan Garda Terdepan Pelayanan Pemerintahan

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Gorontalo, Bakukabar  — Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail menegaskan pentingnya peran desa dan kelurahan sebagai garda terdepan pemerintahan dalam sambutannya pada penyerahan penghargaan Lomba Desa dan Kelurahan Tingkat Provinsi Gorontalo di Hotel Grand Q, Senin (30/6/2025). Acara ini turut dihadiri Ketua Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo, sejumlah kepala OPD terkait, camat, kepala desa dan lurah, serta […]

  • Pendamping PKH Pallantikang Klarifikasi Isu Pendataan dan Biaya Administrasi, Tegaskan Bukan Kewenangannya

    Pendamping PKH Pallantikang Klarifikasi Isu Pendataan dan Biaya Administrasi, Tegaskan Bukan Kewenangannya

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle Sakti
    • visibility 138
    • 0Komentar

    nulondalo.com, Maros –  Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Kelurahan Pallantikang, Maryam, akhirnya angkat bicara menanggapi pemberitaan yang beredar terkait dugaan permasalahan pendataan penerima bantuan dan isu pemungutan biaya administrasi bantuan sosial. Klarifikasi ini disampaikan secara terbuka sebagai upaya meredam polemik yang dinilai telah mengganggu ketertiban dan ketenangan masyarakat. Maryam menegaskan bahwa proses pendataan penerima manfaat […]

  • Parkir di Gorontalo Kini Cukup Bayar Sekali Setahun, Ini Tarif Lengkapnya

    Parkir di Gorontalo Kini Cukup Bayar Sekali Setahun, Ini Tarif Lengkapnya

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 204
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Pemerintah Kota Gorontalo resmi menerapkan program parkir berlangganan sebagai terobosan baru dalam pelayanan perparkiran. Melalui program ini, masyarakat cukup membayar satu kali untuk masa berlaku satu tahun, tanpa perlu lagi mengeluarkan biaya setiap kali memarkir kendaraan di tepi jalan umum. Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Gorontalo, Rahmanto Idji, menjelaskan bahwa kebijakan […]

  • Kebakaran Hebat di Jalan Parwasal, Siantan Utara, Pontianak: Beberapa Rumah Terbakar, Pemadam Dikerahkan

    Kebakaran Hebat di Jalan Parwasal, Siantan Utara, Pontianak: Beberapa Rumah Terbakar, Pemadam Dikerahkan

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 288
    • 0Komentar

    Hingga malam ini, proses pemadaman masih berlangsung. Tim pemadam kebakaran dibantu warga memastikan agar api tidak menyebar lebih luas. Petugas juga terus mengamankan area, meminta warga menjauhi lokasi untuk keselamatan dan kelancaran pemadaman. “Tim kami masih berupaya memadamkan api. Kami mengimbau masyarakat tetap tenang dan menjauhi lokasi kebakaran,” kata seorang petugas pemadam kebakaran Pontianak. Penyebab […]

  • Ketua TMI Gorontalo Rian Uno Soroti Dampak Investasi: Perusahaan Harus Evaluasi Diri dan Jangan Rugikan Petani

    Ketua TMI Gorontalo Rian Uno Soroti Dampak Investasi: Perusahaan Harus Evaluasi Diri dan Jangan Rugikan Petani

    • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Ketua Tani Merdeka Indonesia (TMI) Provinsi Gorontalo, Rian Uno, menyampaikan pernyataan tegas terkait dampak investasi sejumlah perusahaan besar di wilayah Gorontalo, khususnya di Kabupaten Pohuwato. Menurutnya, polemik seputar investasi tersebut telah mencapai tingkat yang mengkhawatirkan hingga mendorong pembentukan panitia khusus (pansus) di tingkat daerah. “Pansus pertambangan dan pansus sawit telah dibentuk untuk menyikapi persoalan ini. […]

expand_less