Breaking News
light_mode
Trending Tags

Perempuan Berhenti Bekerja: Pengorbanan atau Investasi?

  • account_circle Sutanti Idris
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 10
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Riset lain terhadap 159 negara membuktikan bahwa kebijakan cuti melahirkan dan dukungan terhadap ibu bekerja berpengaruh signifikan terhadap tingkat partisipasi perempuan di dunia kerja. Dukungan yang baik memungkinkan perempuan kembali berkarier tanpa harus mengorbankan keluarga.

Namun, ada satu hal yang menurut saya jauh lebih penting daripada sekadar status bekerja atau tidak bekerja, yaitu jangan pernah berhenti bertumbuh.

Perempuan yang memutuskan berhenti bekerja seharusnya tidak menghentikan proses belajar. Teruslah membaca, mengikuti pelatihan, membangun jejaring, mengembangkan keterampilan, memahami investasi, serta membuka peluang usaha. Sebab, kemampuan adalah aset yang nilainya akan terus meningkat ketika dirawat.

Penelitian mengenai jeda karier juga menunjukkan bahwa semakin lama seseorang meninggalkan dunia kerja tanpa meningkatkan kompetensinya, semakin sulit ia kembali bersaing. Oleh karena itu, masa jeda seharusnya dipandang sebagai masa persiapan, bukan masa berhenti.

Saya percaya bahwa perempuan tangguh bukanlah mereka yang selalu terlihat sibuk atau bekerja di balik meja kantor. Perempuan tangguh adalah mereka yang mampu mengambil keputusan dengan penuh keberanian, bertanggung jawab atas pilihannya, dan tetap menjaga mimpinya tetap hidup.

Jangan pernah merasa tertinggal hanya karena perjalanan hidupmu berbeda dengan perempuan lain. Setiap orang memiliki waktu terbaiknya masing-masing. Ada yang sukses membangun karier sejak muda, ada yang menemukan panggilannya setelah menjadi ibu, bahkan ada yang memulai usaha ketika anak-anaknya telah dewasa. Tidak ada kata terlambat bagi perempuan yang terus belajar.

Kita perlu mengubah cara pandang masyarakat. Berhenti bekerja bukan berarti berhenti memberi manfaat. Nilai seorang perempuan tidak diukur dari jabatan yang dimiliki, tetapi dari dampak yang ia hadirkan bagi keluarga, masyarakat, dan masa depan.

Karena itu, saya ingin mengajak setiap perempuan untuk tidak lagi bertanya, “Haruskah saya memilih keluarga atau karier?” Pertanyaan yang lebih tepat adalah, “Bagaimana saya tetap bertumbuh dalam setiap fase kehidupan?”

Sebab mimpi tidak pernah mengenal batas usia, status, maupun keadaan. Selama masih ada kemauan untuk belajar, keberanian untuk mencoba, dan keyakinan kepada Allah, selalu ada peluang baru yang menunggu untuk diwujudkan.

Perempuan hebat bukanlah perempuan yang tidak pernah berhenti. Perempuan hebat adalah mereka yang mampu menjadikan setiap jeda sebagai ruang untuk tumbuh, setiap pengorbanan sebagai investasi, dan setiap tantangan sebagai jalan menuju keberhasilan. Jangan pernah berhenti bermimpi, karena perempuan yang menjaga mimpinya tetap hidup akan selalu mampu menemukan peluang, bahkan ketika dunia menganggap semuanya telah terlambat.

Penulis Founder Aoife Social

  • Penulis: Sutanti Idris

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Abu Madhura; Muadzin Yang Semula Mengejek Azan (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan #26)

    Abu Madhura; Muadzin Yang Semula Mengejek Azan (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan #26)

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Pepi Al-Bayqunie
    • visibility 246
    • 0Komentar

    Suatu hari, sekelompok pemuda Quraisy sedang berada di sekitar jalan yang dilalui rombongan Nabi sepulang dari Hunain. Dari kejauhan mereka mendengar suara azan yang dikumandangkan oleh muadzin Nabi. Para pemuda itu kemudian menirukan suara azan tersebut. Mereka mengulang-ulang lafaznya dengan nada bercanda, bahkan cenderung mengejek. Bagi mereka, itu hanya permainan suara di antara para pemuda. […]

  • Titik Nadir Gorontalo Vs BSG: Fokus Rebut Kuasa, Bukan Bank Baru!

    Titik Nadir Gorontalo Vs BSG: Fokus Rebut Kuasa, Bukan Bank Baru!

    • calendar_month Sabtu, 26 Jul 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Saat ini di kancah global kita menyaksikan dinamika perang dagang antara kekuatan besar seperti Amerika Serikat dan Tiongkok, di mana kebijakan proteksionis dan persaingan sengit mewarnai hubungan ekonomi. Di tingkat regional, dinamika serupa tampaknya terjadi dalam hubungan antara Gorontalo dan Bank SulutGo (BSG). Isu keputusan Gorontalo untuk mempertimbangkan keluar dari struktur pemegang saham BSG dan […]

  • Satker PCK Gorontalo Buka Rekrutmen Pendamping Pamsimas 2026, Simak Syarat dan Cara Daftarnya

    Satker PCK Gorontalo Buka Rekrutmen Pendamping Pamsimas 2026, Simak Syarat dan Cara Daftarnya

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 127
    • 0Komentar

    nulondalo.com –  Satuan Kerja Pelaksanaan Cipta Karya (Satker PCK) Provinsi Gorontalo membuka rekrutmen Tenaga Pendamping Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) Tahun Anggaran 2026. Rekrutmen ini ditujukan untuk mendukung pelaksanaan program penyediaan air minum berbasis masyarakat di sejumlah desa sasaran di Provinsi Gorontalo. Dalam pengumuman yang diterbitkan Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan […]

  • GUSDURian Makassar Wakili GUSDURian Peduli, Serahkan Tali Asih pada Keluarga Dandi

    GUSDURian Makassar Wakili GUSDURian Peduli, Serahkan Tali Asih pada Keluarga Dandi

    • calendar_month Senin, 29 Sep 2025
    • account_circle Suaib Pr
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Di bawah langit Makassar yang terik, lorong sempit di Kelurahan Karampuang, Kecamatan Panakukang, menjadi saksi bisu langkah-langkah penuh empati. Sejumlah penggerak inti GUSDURian Makassar menyusuri lorong itu, bukan sekadar berkunjung, melainkan membawa dukungan kemanusiaan ke sebuah rumah yang kini menyimpan kenangan tentang Rusdamdiansyah (Dandi), pemuda yang gugur dalam gelombang demonstrasi di Jalan Urip Sumoharjo, Jumat, […]

  • Polda NTB Catat Penurunan Kriminalitas Signifikan Sepanjang 2025, Wakapolda Apresiasi Dukungan Masyarakat

    Polda NTB Catat Penurunan Kriminalitas Signifikan Sepanjang 2025, Wakapolda Apresiasi Dukungan Masyarakat

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 164
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Mataram — Wakil Kepala Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Wakapolda NTB), Brigjen Pol. Hari Nugroho, memimpin Jumpa Pers Akhir Tahun 2025 Polda NTB pada Senin (29/12/2025) pukul 08.00 WITA di Gedung Sasana Dharma Polda NTB. Kegiatan ini digelar sebagai bentuk komitmen Polda NTB untuk mewujudkan transparansi dan akuntabilitas kepada masyarakat terkait capaian kinerja […]

  • Menyambut Tahun Baru Masehi dengan Dzikir Sunyi, Pesan KH. Abdul Ghofur Nawawi Sebelum Wafat Play Button

    Menyambut Tahun Baru Masehi dengan Dzikir Sunyi, Pesan KH. Abdul Ghofur Nawawi Sebelum Wafat

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 263
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Pergantian tahun Masehi kerap identik dengan hiruk-pikuk perayaan, kembang api, dan berbagai euforia yang melibatkan keramaian. Namun, dalam sebuah pengajian penuh makna, almaghfurlah KH. Abdul Ghofur Nawawi justru mengajak jamaah untuk menyambut pergantian tahun dengan cara yang berbeda: dzikir sederhana, sunyi, dan penuh kesadaran spiritual. Kiai Ghofur mengisahkan bahwa amalan ini merupakan ijazah […]

expand_less