Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Perempuan Berhenti Bekerja: Pengorbanan atau Investasi?

  • account_circle Sutanti Idris
  • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
  • visibility 127
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Riset lain terhadap 159 negara membuktikan bahwa kebijakan cuti melahirkan dan dukungan terhadap ibu bekerja berpengaruh signifikan terhadap tingkat partisipasi perempuan di dunia kerja. Dukungan yang baik memungkinkan perempuan kembali berkarier tanpa harus mengorbankan keluarga.

Namun, ada satu hal yang menurut saya jauh lebih penting daripada sekadar status bekerja atau tidak bekerja, yaitu jangan pernah berhenti bertumbuh.

Perempuan yang memutuskan berhenti bekerja seharusnya tidak menghentikan proses belajar. Teruslah membaca, mengikuti pelatihan, membangun jejaring, mengembangkan keterampilan, memahami investasi, serta membuka peluang usaha. Sebab, kemampuan adalah aset yang nilainya akan terus meningkat ketika dirawat.

Penelitian mengenai jeda karier juga menunjukkan bahwa semakin lama seseorang meninggalkan dunia kerja tanpa meningkatkan kompetensinya, semakin sulit ia kembali bersaing. Oleh karena itu, masa jeda seharusnya dipandang sebagai masa persiapan, bukan masa berhenti.

Saya percaya bahwa perempuan tangguh bukanlah mereka yang selalu terlihat sibuk atau bekerja di balik meja kantor. Perempuan tangguh adalah mereka yang mampu mengambil keputusan dengan penuh keberanian, bertanggung jawab atas pilihannya, dan tetap menjaga mimpinya tetap hidup.

Jangan pernah merasa tertinggal hanya karena perjalanan hidupmu berbeda dengan perempuan lain. Setiap orang memiliki waktu terbaiknya masing-masing. Ada yang sukses membangun karier sejak muda, ada yang menemukan panggilannya setelah menjadi ibu, bahkan ada yang memulai usaha ketika anak-anaknya telah dewasa. Tidak ada kata terlambat bagi perempuan yang terus belajar.

Kita perlu mengubah cara pandang masyarakat. Berhenti bekerja bukan berarti berhenti memberi manfaat. Nilai seorang perempuan tidak diukur dari jabatan yang dimiliki, tetapi dari dampak yang ia hadirkan bagi keluarga, masyarakat, dan masa depan.

Karena itu, saya ingin mengajak setiap perempuan untuk tidak lagi bertanya, “Haruskah saya memilih keluarga atau karier?” Pertanyaan yang lebih tepat adalah, “Bagaimana saya tetap bertumbuh dalam setiap fase kehidupan?”

Sebab mimpi tidak pernah mengenal batas usia, status, maupun keadaan. Selama masih ada kemauan untuk belajar, keberanian untuk mencoba, dan keyakinan kepada Allah, selalu ada peluang baru yang menunggu untuk diwujudkan.

Perempuan hebat bukanlah perempuan yang tidak pernah berhenti. Perempuan hebat adalah mereka yang mampu menjadikan setiap jeda sebagai ruang untuk tumbuh, setiap pengorbanan sebagai investasi, dan setiap tantangan sebagai jalan menuju keberhasilan. Jangan pernah berhenti bermimpi, karena perempuan yang menjaga mimpinya tetap hidup akan selalu mampu menemukan peluang, bahkan ketika dunia menganggap semuanya telah terlambat.

Penulis Founder Aoife Social

  • Penulis: Sutanti Idris

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mahasiswa S3 PKUMI Gelar Pelatihan Essay Beasiswa Indonesia Bangkit Kemenag RI

    Mahasiswa S3 PKUMI Gelar Pelatihan Essay Beasiswa Indonesia Bangkit Kemenag RI

    • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 263
    • 0Komentar

    “Essay menjadi pintu pertama untuk memperlihatkan siapa diri kita, apa visi kita, dan bagaimana rencana kontribusi kita setelah studi. Karena itu, peserta harus mampu menulis dengan jujur, terstruktur, dan memiliki arah pengabdian yang jelas,” ujarnya dalam sesi pelatihan. Peserta pelatihan berasal dari berbagai latar belakang program studi tujuan. Beberapa di antaranya menargetkan Program Studi Magister […]

  • Sekjen PP MBS Persoalkan Hubungan Ketua Bawaslu Padang Lawas Dengan Bupati Yang Diduga Melanggar Kode Etik 

    Sekjen PP MBS Persoalkan Hubungan Ketua Bawaslu Padang Lawas Dengan Bupati Yang Diduga Melanggar Kode Etik 

    • calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Akun pribadi TikTok Komisioner Bawaslu Padang Lawas, Alex Nasution pada saat live yang memunculkan wajah bupati Padang Lawas, Putra Mahkota Alam Hasibuan, dikritik Sekretaris Pengurus Pusat Mahasiswa Bebas Merdeka (Sekjen PP MBS), Hamzah Siddik Harahap. Hamzah menganggap Fenomena yang tergambar dalam tangkapan layar ini memperlihatkan sebuah persoalan serius dalam ranah etika dan integritas lembaga penyelenggara […]

  • Pendidikan Kunci Utama untuk Memutus Rantai Kemiskinan

    Pendidikan Kunci Utama untuk Memutus Rantai Kemiskinan

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Akses terhadap pendidikan adalah hak mendasar dan kunci utama dalam memutus mata rantai kemiskinan antargenerasi. Namun di Gorontalo, tantangan anak putus sekolah masih nyata. Faktor sosial-ekonomi keluarga menjadi penyebab utama anak putus sekolah. Masalah ini tidak bisa diselesaikan hanya dari sisi pendidikan semata, tetapi juga harus menyentuh aspek kesejahteraan, pengentasan kemiskinan, dan pemberdayaan sosial. Hal […]

  • PWNU Gorontalo Gelar Pekan Ekonomi Syariah, Dorong Kemandirian Umat Lewat Ekonomi Syariah

    PWNU Gorontalo Gelar Pekan Ekonomi Syariah, Dorong Kemandirian Umat Lewat Ekonomi Syariah

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Gorontalo resmi menggelar Pekan Ekonomi Syariah, Selasa (28/10/2025). Kegiatan ini berlangsung di pelataran Kantor PWNU Gorontalo, Jalan Samratulangi, Kelurahan Limba U1, Kecamatan Kota Selatan, Kota Gorontalo. Acara tersebut turut dihadiri oleh perwakilan dari Bursa Efek Indonesia (BEI), Pintraco, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) SulutGo, KNEX, Bank Indonesia, serta Pemerintah Provinsi Gorontalo […]

  • Masjid Istiqlal Luncurkan Wakaf 100.000 Al-Qur’an Iluminasi Tionghoa pada Peringatan Nuzulul Qur’an

    Masjid Istiqlal Luncurkan Wakaf 100.000 Al-Qur’an Iluminasi Tionghoa pada Peringatan Nuzulul Qur’an

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 233
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Masjid Istiqlal akan meluncurkan program Wakaf 100.000 Al-Qur’an Iluminasi Tionghoa dalam rangkaian peringatan Nuzulul Qur’an 1447 Hijriah yang mengusung tema “Jembatan Harmoni Peradaban.” Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada Senin, 9 Maret 2026, sebagai bagian dari rangkaian acara yang digelar bersama Unit Percetakan Al-Qur’an (UPQ) Kementerian Agama serta Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI). Program […]

  • Masjid di Tengah Gemerlap Kota: Disertasi Fahdiana Yuniasih Membaca Ulang Peran Ruang Ibadah di Jantung Jakarta

    Masjid di Tengah Gemerlap Kota: Disertasi Fahdiana Yuniasih Membaca Ulang Peran Ruang Ibadah di Jantung Jakarta

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 85
    • 0Komentar

    nulondalo.com — Di antara gedung-gedung tinggi, pusat bisnis, dan derasnya arus kapital perkotaan, ruang ibadah kerap dipandang sebagai bagian kecil dari pembangunan kota modern. Namun sebuah penelitian doktoral di Departemen Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Indonesia menghadirkan sudut pandang berbeda: masjid bukan sekadar ruang yang bertahan di tengah tekanan modernitas, melainkan aktor yang ikut membentuk wajah […]

expand_less