Ramadan dan Pelajaran Menerima Kritik dari Rasulullah
- account_circle Djemi Radji
- calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
- visibility 185
- print Cetak

ilustrasi
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Mendengar jawaban itu, Khubab kemudian menyampaikan pendapatnya. Ia mengusulkan agar pasukan Muslim berpindah ke sumber air yang paling dekat dengan posisi musuh. Setelah itu, sumur-sumur yang berada di belakang pasukan ditutup, sementara di dekat perkemahan dibuat lubang-lubang yang diisi air.
Dengan cara tersebut, kaum Muslimin akan tetap memiliki persediaan air yang cukup. Sebaliknya, musuh tidak memiliki akses terhadap sumber air.
Menariknya, Rasulullah tidak marah mendengar usulan tersebut. Beliau tidak merasa wibawanya sebagai pemimpin direndahkan. Sebaliknya, Rasulullah justru mempertimbangkan masukan itu dengan serius. Setelah memikirkannya, beliau tersenyum dan berkata, “Pendapatmu sungguh baik.”
Akhirnya, pada malam itu juga Rasulullah dan para sahabat melaksanakan saran Khubab. Strategi tersebut terbukti efektif. Kaum Muslimin akhirnya memenangkan pertempuran Badar dengan kemenangan yang gemilang.
Kisah ini memberikan pelajaran penting bagi kita semua. Kritik ibarat pedang. Ia bisa menjadi alat yang bermanfaat, tetapi juga bisa menjadi malapetaka, tergantung bagaimana kita menyikapinya.
- Penulis: Djemi Radji

Saat ini belum ada komentar