Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Tarawih Tanpa Manipulasi

  • account_circle Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak.
  • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
  • visibility 325
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jika kita pakai kerangka teori fraud triangle, tekanan, kesempatan, dan rasionalisasi maka manipulasi ibadah sering lahir dari tekanan sosial. Lingkungan religius yang kompetitif bisa membuat orang merasa harus tampil saleh. Kesempatan terbuka karena niat tidak terlihat. Rasionalisasinya sederhana: “Biar jadi contoh.” Padahal contoh terbaik justru yang tidak merasa sedang memberi contoh.

Ramadhan seharusnya menjadi bulan penguatan sistem pengendalian internal diri. Tidak ada auditor eksternal yang memeriksa niat kita. Namun ada mekanisme pengawasan batin yang lebih ketat daripada standar apa pun. Dalam akuntansi sektor publik, transparansi dan akuntabilitas menjadi prinsip utama. Dalam tarawih, transparansi itu bernama kejujuran hati.

Fenomena menarik lainnya adalah kecepatan. Ada masjid yang tarawihnya seperti kereta ekspres—cepat, efisien, dan tepat waktu. Ada pula yang seperti kereta wisata, pelan, panjang, dan penuh kontemplasi. Keduanya sah secara fikih. Yang tidak sah adalah jika kita memanipulasi niat: memilih yang cepat agar bisa segera update status, atau memilih yang lama agar dianggap lebih alim.

Tarawih tanpa manipulasi juga berarti tidak menjadikan ibadah sebagai instrumen legitimasi sosial. Dalam praktik tata kelola, konflik kepentingan harus dihindari. Begitu pula dalam ibadah, jangan sampai tarawih menjadi investasi reputasi. Jika pahala diperlakukan seperti dividen, dan masjid seperti panggung laporan tahunan, maka yang terjadi bukan spiritual growth, melainkan reputational accounting.

Dalam perspektif akuntansi syariah, tujuan akhir bukan sekadar profit, tetapi falah, kesejahteraan dunia dan akhirat. Tarawih adalah bagian dari proses mencapai falah itu. Namun falah tidak lahir dari angka rakaat semata, melainkan dari transformasi karakter. Jika setelah 20 rakaat kita masih mudah memfitnah, mungkin ada kesalahan pencatatan dalam jurnal batin kita.

Humor ala Nahdliyin sering mengingatkan: “Setan diikat, tapi ego masih bebas berkeliaran.” Ini kritik lembut bahwa…

Penulis : Dosen/Ekonom Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia

  • Penulis: Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tsuwaibah Al Aslamiyah: Ibu Susu Pertama Nabi (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan #11)

    Tsuwaibah Al Aslamiyah: Ibu Susu Pertama Nabi (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan #11)

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle Pepi Al-Bayqunie
    • visibility 431
    • 0Komentar

    Kisah Tsuwaibah mengajarkan kita untuk membaca sejarah dari pinggir, bukan hanya dari pusat. Ia bukan tokoh yang berdiri di medan perang, bukan pemimpin pasukan, bukan ahli fatwa atau orator besar. Ia seorang perempuan, seorang budak, seorang ibu susu. Tetapi dari tubuhnya, kehidupan Nabi pernah bertumpu. Ia hadir di saat paling rentan, ketika dunia masih baru […]

  • Dari Maros untuk Indonesia: Chaidir Syam Diganjar Penghargaan Bela Negara

    Dari Maros untuk Indonesia: Chaidir Syam Diganjar Penghargaan Bela Negara

    • calendar_month Kamis, 25 Des 2025
    • account_circle Sakti
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, MAROS – Komitmen Pemerintah Kabupaten Maros dalam menanamkan nilai-nilai bela negara kembali mendapat pengakuan di tingkat nasional. Bupati Maros, Chaidir Syam, menerima Penghargaan Apresiasi Bela Negara 2025 yang digelar oleh Forum Pimpinan Redaksi Multimedia Indonesia (FPRMI) bekerja sama dengan Kementerian Pertahanan Republik Indonesia dan Markas Besar TNI, di Hotel El Royal Bandung. Penghargaan tersebut […]

  • Ketua Umum MUI Ajak Bangsa Perkuat Persatuan dan Doa Hadapi Dinamika Global

    Ketua Umum MUI Ajak Bangsa Perkuat Persatuan dan Doa Hadapi Dinamika Global

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 234
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Anwar Iskandar, mengajak seluruh elemen bangsa untuk memperkuat persatuan nasional serta meningkatkan ikhtiar spiritual di tengah dinamika geopolitik dan geoekonomi global yang terus berkembang. Hal tersebut disampaikan Anwar usai menghadiri kegiatan silaturahmi antara Presiden dan para kiai serta tokoh organisasi kemasyarakatan Islam di Istana Kepresidenan Jakarta pada […]

  • Kembalikan Khittah Reformasi,PMII Maros dan SAPMA PP bentuk Aliansi AKAR lakukan unjuk rasa

    Kembalikan Khittah Reformasi,PMII Maros dan SAPMA PP bentuk Aliansi AKAR lakukan unjuk rasa

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle Hardiansyah
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Nulondalo.com,MAROS – Ratusan Massa Aksi yang tergabung dalam Aliansi Kawal Amanat Reformasi (AKAR), terdiri dari PMII Kabupaten Maros dan SAPMA Pemuda Pancasila Kabupaten Maros, menggelar aksi unjuk rasa pada Rabu (24/6/2026) sebagai bentuk penyampaian aspirasi terhadap berbagai persoalan Nasional dan Daerah. Massa melakukan Long march dari titik kumpul Aliansi pelataran Mesjid Al Markaz menuju Kantor […]

  • Kemenag Buka Bantuan Penyelesaian Studi S2 dan S3, Mahasiswa Bisa Dapat Hingga Rp25 Juta

    Kemenag Buka Bantuan Penyelesaian Studi S2 dan S3, Mahasiswa Bisa Dapat Hingga Rp25 Juta

    • calendar_month Selasa, 6 Okt 2026
    • account_circle -
    • visibility 243
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, Jakarta – Kabar baik bagi mahasiswa program magister (S2) dan doktor (S3) yang sedang berada pada tahap akhir penyelesaian studi. Kementerian Agama Republik Indonesia kembali membuka pendaftaran Bantuan Penyelesaian Pendidikan (BPP) bagi mahasiswa pascasarjana dalam negeri dengan nilai bantuan mencapai Rp20 juta untuk jenjang S2 dan Rp25 juta untuk jenjang S3. Program yang dikelola […]

  • Sorotan Kekayaan Kepala Daerah, Unggahan Pengasuh Ponpes di Pohuwato Jadi Perbincangan

    Sorotan Kekayaan Kepala Daerah, Unggahan Pengasuh Ponpes di Pohuwato Jadi Perbincangan

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 755
    • 0Komentar

    Memasuki periodik 2023, kondisi tersebut mulai membaik. Sub total harta tercatat sebesar Rp321.114.815 dengan utang Rp158.851.874, sehingga total kekayaan bersihnya menjadi Rp162.262.941. Namun pada laporan periodik 2024, terjadi lonjakan yang cukup drastis. Total harta kekayaan Bupati Pohuwato tercatat mencapai Rp14.024.613.366 dan tidak lagi memiliki utang. Menanggapi pemberitaan tersebut, Eks Inspektur Daerah Kabupaten Pohuwato periode 2023–2025, […]

expand_less