Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Idul Fitri 1447 Hijriah & Pensucian Hati: Jalan Spiritual Kemanusiaan

  • account_circle Amsar A. Dulmanan
  • calendar_month Sabtu, 21 Mar 2026
  • visibility 530
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Perayaan Idul Fitri merupakan  bagian dari siklus spiritual umat Islam. Salah satu ayat yang sering dijadikan rujukan adalah firman Allah;

“Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, agar kamu bersyukur.” (QS. Al- Baqarah [2]:185)  

Ayat ini menegaskan bahwa berakhirnya Ramadan bukan sekadar penutupan ibadah puasa, melainkan momentum untuk mengagungkan Allah SWT dan mensyukuri hidayah-Nya. Selain itu juga ditegaskan;

“Sungguh beruntung orang yang menyucikan diri (tazakka), dan dia mengingat nama Tuhannya, lalu dia salat.”  (QS. Al-A‘la [87]:14–15)

Banyak ulama menafsirkannya terkait “pensucian diri” saat puasa, yang mencapai puncaknya pada Idul Fitri, –termasuk melalui zakat fitrah dan salat Id.  Dalam konteks ini,  Idul Fitri menjadi manifestasi konkret dari keberhasilan proses tazkiyatun nafs (pensucian jiwa) yang dijalani selama Ramadan.

Idul Fitri bukan sekadar perayaan seremonial yang menandai berakhirnya bulan Ramadan, melainkan sebuah momentum spiritual yang sarat makna tentang transformasi batin manusia. Ia merupakan titik kulminasi dari proses panjang pengendalian diri, refleksi moral, dan pemurnian jiwa yang dijalani selama satu bulan penuh.

Dalam perspektif keislaman, Idul Fitri tidak hanya dimaknai sebagai “kembali ke fitrah” dalam arti literal, tetapi lebih dalam lagi sebagai upaya manusia untuk merekonstruksi kembali kesadaran eksistensialnya sebagai makhluk yang memiliki dimensi ruhani dan etis. Lebaran Idul Fitri menjadi simbol kemenangan bukan atas orang lain, melainkan atas diri sendiri—atas hawa nafsu, egoisme, dan kecenderungan destruktif yang mengaburkan kejernihan hati.

  • Penulis: Amsar A. Dulmanan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jangan Tunggu Korban Berjatuhan! Kabel Listrik Berserakan di Tanah, Pasar Malam Dusun Taipa Diduga Abaikan Keselamatan Pengunjung

    Jangan Tunggu Korban Berjatuhan! Kabel Listrik Berserakan di Tanah, Pasar Malam Dusun Taipa Diduga Abaikan Keselamatan Pengunjung

    • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Nulondalo.Com, MAROS – Keselamatan pengunjung pasar malam di Dusun Taipa, Desa Majannang, Kabupaten Maros, patut dipertanyakan. Hasil investigasi wartawan di lapangan menemukan kabel listrik yang menjalar di atas permukaan tanah tanpa pengamanan yang memadai, sehingga dinilai berpotensi membahayakan masyarakat yang datang ke lokasi. Dari pantauan langsung, kabel-kabel listrik terlihat membentang di jalur yang dilalui pengunjung. […]

  • Pendamping Desa Tuntut Pencopotan Mendes PDT Yandri Susanto

    Pendamping Desa Tuntut Pencopotan Mendes PDT Yandri Susanto

    • calendar_month Selasa, 29 Apr 2025
    • account_circle Suaib Pr
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Ratusan Pendamping Desa menggelar aksi demonstrasi di Kantor Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) di Jakarta, pada Rabu, 16 April 2025. Dalam aksi tersebut mereka menolak Kebijakan Menteri Desa Yandri Susanto yang melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) kepada 1.040 pendamping desa eks caleg di Pemilu 2024. Koordinator Aksi Robby Maulana menyebut demonstrasi ini […]

  • PB HMI Angkat Bicara soal Teror Kader, Sebut Ancaman Serius bagi Demokrasi

    PB HMI Angkat Bicara soal Teror Kader, Sebut Ancaman Serius bagi Demokrasi

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 527
    • 0Komentar

    nulondalo.com — Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) angkat bicara terkait rangkaian teror dan intimidasi yang menimpa kader HMI di sejumlah daerah. Organisasi tersebut menilai ancaman yang terjadi bukan sekadar persoalan individu, melainkan ancaman serius terhadap ruang demokrasi. Teror dialami Ketua Badan Koordinasi HMI Sumatera Utara, Yusril Mahendra Butar Butar, pada Minggu, 29 Maret […]

  • Menakar Potensi dan Ancaman Kerusakan Wilayah Pesisir Bone Bolango

    Menakar Potensi dan Ancaman Kerusakan Wilayah Pesisir Bone Bolango

    • calendar_month Jumat, 30 Mei 2025
    • account_circle Iwan Miu
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Indonesia adalah negara maritim dengan garis pantai terpanjang kedua di dunia, dihuni oleh ribuan desa pesisir yang tersebar dari barat hingga timur nusantara. Desa-desa pesisir tidak hanya berperan sebagai penyangga ekologi, tetapi juga merupakan lumbung sumber daya alam, terutama di sektor kelautan dan perikanan. Namun, di balik potensi besar tersebut, desa pesisir menghadapi berbagai tantangan […]

  • Barira: Muktabah, Wala, dan Hak Pilih dalam Pernikahan (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan # 14)

    Barira: Muktabah, Wala, dan Hak Pilih dalam Pernikahan (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan # 14)

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle Pepi Al-Bayqunie
    • visibility 357
    • 0Komentar

    Barira adalah seorang perempuan yang hidup di Madinah pada masa Nabi. Ia bukan berasal dari keluarga terpandang. Ia adalah seorang budak milik salah satu keluarga Anshar. Hidupnya pada awalnya berada dalam keterbatasan. Ia tidak bebas menentukan arah hidupnya sendiri. Namun kisahnya kemudian menjadi penting dalam sejarah Islam karena beberapa peristiwa yang melibatkan dirinya melahirkan penegasan […]

  • Pengerukan Tanah di Pallantikang Disorot, Legalitas dan Peruntukan Material Dipertanyakan

    Pengerukan Tanah di Pallantikang Disorot, Legalitas dan Peruntukan Material Dipertanyakan

    • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
    • account_circle Sakti
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Nulodalo.Com, MAROS — Aktivitas pengerukan tanah di Lingkungan Pangkajene, Kelurahan Pallantikang, Kecamatan Maros Baru, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, menjadi sorotan. Penggunaan alat berat serta aktivitas sejumlah kendaraan jenis Dyna yang mengangkut material tanah dari lokasi memunculkan pertanyaan mengenai peruntukan kegiatan, status lahan, hingga aspek perizinannya. ‎ ‎Berdasarkan hasil penelusuran dan dokumentasi lapangan pada Senin (31/8/2026) […]

expand_less