Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Melihat yang Tak Terlihat Ala Gus Dur: Catatan tentang Politik, Agama, dan Jaringan Kekuasaan

  • account_circle Muhammad Kamal
  • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
  • visibility 383
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ada satu kebiasaan intelektual yang menarik dari Abdurrahman Wahid ketika membaca peristiwa politik. Ia tidak terburu-buru menyimpulkan sesuatu hanya dari apa yang tampak di permukaan. Dalam tulisannya “Iran yang Tidak Saya Lihat”, Gus Dur justru memulai dari sebuah pengakuan yang sederhana: ia tidak berada di Iran, tidak menyaksikan langsung gejolak yang sedang berlangsung di sana. Tetapi dari jarak itulah ia mencoba meraba bagaimana kekuasaan bekerja.

Cara membaca seperti ini cenderung sosiologis dengan melihat fenomena politik tidak dipersempit hanya wilayah kontestasi dan kekuasaan, namun politik sebagai gejala sosial yang lebih luas. Kekuasaan tidak berdiri sendirian. Ia tumbuh dari jaringan relasi: agama, intelektual, kelas sosial, organisasi, hingga imajinasi kolektif masyarakat tentang masa depan mereka.

Revolusi Iran kerap digambarkan secara sederhana sebagai kemenangan kaum ulama di bawah kepemimpinan Ruhollah Khomeini. Gambaran itu tidak sepenuhnya salah, tetapi juga tidak cukup menjelaskan kenyataan. Di balik revolusi tersebut terdapat banyak arus yang saling bertemu. Ada ulama, intelektual Muslim, aktivis mahasiswa, kelompok kiri, hingga kelas menengah kota yang mulai resah dengan arah modernisasi yang dijalankan rezim Mohammad Reza Pahlavi.

Modernisasi pada masa Shah memang membawa pembangunan, tetapi juga melahirkan jarak sosial yang semakin lebar. Kekayaan terkonsentrasi di pusat-pusat kota, sementara sebagian masyarakat merasa kehilangan ruang dalam kehidupan politik. Di tengah situasi seperti itu, agama menjadi bahasa yang mudah dipahami bersama. Ia memberi kerangka moral untuk mengekspresikan kemarahan sosial.

  • Penulis: Muhammad Kamal

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jejak Cengkeh, Luka Petani, dan Cahaya Gus Dur dari Masa Lalu

    Jejak Cengkeh, Luka Petani, dan Cahaya Gus Dur dari Masa Lalu

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle Apriyanto Radjak
    • visibility 219
    • 0Komentar

    Penulis: Apriyanto Rajak –  (seorang petani, nelayan dan pemain sepak bola amatir) Di penghujung Agustus 2025, saya bersama Rizki memutuskan untuk bekerja sama menyelesaikan pekerjaan di kebun masing-masing. Kebetulan kebun milik kami berdua tidak terlalu berjauhan. Adapun jarak dari kampung bisa diasumsikan dengan waktu tempuh 15 menit menggunakan sepeda motor. Lokasinya berada di pegunungan Landaso, Kecamatan Bolaang […]

  • DPR Mengusulkan Sistim Pemilu Campuran Demi Perkuat Demokrasi

    DPR Mengusulkan Sistim Pemilu Campuran Demi Perkuat Demokrasi

    • calendar_month Rabu, 26 Mar 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Anggota Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung, mengusulkan untuk diadaptasinya sistem pemilu campuran dalam rangka untuk memperkuat sistem demokrasi di Indonesia. Hal itu disampaikannya dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Komisi II yang membahas evaluasi Pemilu Serentak 2024 dan penataan sistem pemilu untuk perubahan Undang-Undang Pemilu dan Undang-Undang Pilkada. RDPU tersebut menghadirkan sejumlah, […]

  • Pasal Larangan Komunisme dan Marxisme dalam KUHP Baru Tuai Perhatian

    Pasal Larangan Komunisme dan Marxisme dalam KUHP Baru Tuai Perhatian

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 364
    • 0Komentar

    nulondalo.com –  Ketentuan mengenai larangan ajaran Komunisme dan Marxisme dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru kembali menjadi perhatian publik. Aturan tersebut tercantum dalam Pasal 188 KUHP, yang melarang setiap orang mengajarkan, menyebarkan, serta mengembangkan ajaran Komunisme, Marxisme, dan Leninisme dalam bentuk apa pun. Dalam pasal tersebut, pelanggaran terhadap ketentuan dimaksud dapat dikenai ancaman pidana […]

  • QRIS Menyapa Gorontalo, Bank Indonesia Perkuat Literasi Pembayaran Digital di Pekan Ekonomi Syariah

    QRIS Menyapa Gorontalo, Bank Indonesia Perkuat Literasi Pembayaran Digital di Pekan Ekonomi Syariah

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Pekan Ekonomi Syariah yang digelar oleh PWNU Gorontalo menjadi ajang kolaborasi penting antara lembaga keagamaan, pelaku usaha, dan lembaga keuangan. Kegiatan yang berlangsung di kantor PWNU Gorontalo ini menghadirkan berbagai agenda edukatif, mulai dari expo UMKM, seminar investasi syariah, hingga sosialisasi sistem pembayaran digital oleh Bank Indonesia, Rabu (29/10/2025). Dalam kegiatan Sosialisasi QRIS, Bank Indonesia […]

  • Kasus Oknum Polisi Naik Penyidikan, Kapolres Maros Tegas: Tak Ada Perlindungan

    Kasus Oknum Polisi Naik Penyidikan, Kapolres Maros Tegas: Tak Ada Perlindungan

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Sakti
    • visibility 318
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, Maros — Kepolisian Resor (Polres) Maros resmi menaikkan status dugaan kasus penganiayaan yang melibatkan oknum personel Polri ke tahap penyidikan. Langkah ini diambil setelah penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Maros melakukan serangkaian pemeriksaan saksi dan mengantongi alat bukti yang dinilai cukup. Kapolres Maros, AKBP Douglas Mahendrajaya, menegaskan bahwa institusinya berkomitmen penuh untuk menangani […]

  • Di Hadapan Ketua DPC Terpilih, Faisol Riza Sampaikan Pesan Khusus Gus Muhaimin untuk PKB Gorontalo

    Di Hadapan Ketua DPC Terpilih, Faisol Riza Sampaikan Pesan Khusus Gus Muhaimin untuk PKB Gorontalo

    • calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 304
    • 0Komentar

    nulondalo.com -Wakil Ketua Umum DPP PKB sekaligus Wakil Menteri Perindustrian Republik Indonesia, H. Faisol Riza, menyampaikan pesan khusus Ketua Umum DPP PKB, H. A. Muhaimin Iskandar (Gus Muhaimin), kepada jajaran pengurus dan kader PKB Gorontalo saat memimpin Rapat Formatur Pembentukan dan Penetapan Kepengurusan Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB se-Provinsi Gorontalo Masa Bhakti 2026–2031 di Grand […]

expand_less