Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Melihat yang Tak Terlihat Ala Gus Dur: Catatan tentang Politik, Agama, dan Jaringan Kekuasaan

  • account_circle Muhammad Kamal
  • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
  • visibility 334
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Namun revolusi tidak berhenti pada runtuhnya rezim lama. Setelah itu muncul pertanyaan baru: siapa yang benar-benar mengendalikan arah negara?

Gus Dur membaca momen ini dengan cukup jeli. Ia menaruh perhatian pada figur seperti Abolhassan Banisadr, seorang intelektual yang kemudian menjadi presiden pertama pascarevolusi. Posisi Banisadr terasa ganjil bagi banyak pengamat. Ia bukan ulama garis keras, tetapi juga bukan tokoh militer revolusi.

Justru karena itu, posisinya menarik. Dalam masyarakat yang baru keluar dari pergolakan besar, figur seperti Banisadr sering muncul sebagai titik temu berbagai kepentingan. Ia bisa diterima oleh kalangan intelektual, tetapi tidak sepenuhnya ditolak oleh kelompok religius yang lebih konservatif. Kekuasaan, dalam situasi seperti itu, bukan hasil dominasi satu kelompok semata, melainkan hasil tawar-menawar yang terus berlangsung.

Cara membaca semacam ini mengingatkan pada pemikiran Clifford Geertz tentang pentingnya memahami makna di balik tindakan sosial. Politik bukan hanya soal siapa yang menang dan siapa yang kalah. Ia juga menyangkut bagaimana sebuah tindakan dipahami, diterima, atau ditolak oleh masyarakat.

Di banyak tempat, termasuk di Indonesia, politik sering dipersempit menjadi soal pergantian elite. Perhatian publik tersedot pada pemilu, kabinet, atau koalisi partai. Padahal di balik itu terdapat dinamika sosial yang jauh lebih panjang: jaringan ulama, komunitas intelektual, organisasi mahasiswa, kelompok profesional, dan kelas menengah yang terus berubah.

Setiap kelompok membawa bahasa moralnya sendiri. Ada yang berbicara melalui agama, ada yang melalui nasionalisme, ada pula yang mengangkat isu keadilan sosial. Bahasa-bahasa ini saling bertemu di ruang publik dan membentuk arah politik secara perlahan.

  • Penulis: Muhammad Kamal

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mengapa Iran Jadi Tujuan Dunia untuk Operasi Perubahan Gender?

    Mengapa Iran Jadi Tujuan Dunia untuk Operasi Perubahan Gender?

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Perhatian internasional kemudian semakin besar setelah film dokumenter Just a Woman karya sutradara Iran, Mitra Farahani, mengangkat kisah seorang transgender Iran. Film tersebut mendapat perhatian dalam berbagai festival internasional dan membuka mata publik global mengenai realitas kehidupan transgender di Iran. Setelah itu, media dunia mulai menyoroti fenomena yang dianggap tidak biasa. Salah satu laporan internasional […]

  • Terkuak! Kurir Kepercayaan Ko Erwin Ditangkap, Jaringan Sabu 1 Kg Dibongkar Bareskrim

    Terkuak! Kurir Kepercayaan Ko Erwin Ditangkap, Jaringan Sabu 1 Kg Dibongkar Bareskrim

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 357
    • 0Komentar

    Dari hasil pemeriksaan awal, peran Patrisius tidak bisa dianggap remeh. Ia bukan sekadar kurir biasa, melainkan bagian dari jalur distribusi strategis yang sudah beroperasi sejak 2024 hingga 2025. Pengakuannya membuka tabir modus licin yang digunakan jaringan Ko Erwin. Dalam salah satu aksinya pada November 2025, Patrisius mengambil sabu seberat sekitar 1 kilogram di sebuah hotel […]

  • Layanan Imigrasi Menunjang Terbentuknya Embarkasi Haji Gorontalo

    Layanan Imigrasi Menunjang Terbentuknya Embarkasi Haji Gorontalo

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Kota Gorontalo, – Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo, Sofian Ibrahim, menyatakan dukungan penuh terhadap penguatan layanan imigrasi dan pemasyarakatan di daerah. Hal ini disampaikannya saat mendampingi kunjungan kerja Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan di Kantor Imigrasi Kelas I Gorontalo, Senin (30/6/2025). Kehadirannya menjadi momentum penting dalam mempercepat reformasi kelembagaan dan pelayanan publik, khususnya di sektor keimigrasian […]

  • Desa Bukan Sekadar laporan Dan infrastruktur. Ia Rasa kepemilikan kolektif

    Desa Bukan Sekadar laporan Dan infrastruktur. Ia Rasa kepemilikan kolektif

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Kamal
    • visibility 378
    • 0Komentar

    Selain itu, bahasa pembangunan juga perlu dibersihkan dari lapisan jargon yang sering kali justru menjauhkan kebijakan dari realitas. Istilah-istilah teknokratis yang terdengar canggih kerap menciptakan jarak antara pemerintah dan warga. Bahasa yang terlalu tinggi membuat warga merasa asing di rumahnya sendiri. Akibatnya, program yang seharusnya membebaskan justru terasa seperti sesuatu yang datang dari luar, bukan […]

  • Setelah Khamenei Wafat, Nama Hassan Rouhani Kembali Menguat dalam Politik Iran

    Setelah Khamenei Wafat, Nama Hassan Rouhani Kembali Menguat dalam Politik Iran

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 243
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Kematian Ali Khamenei memicu dinamika baru dalam politik Iran. Di tengah spekulasi mengenai siapa yang akan menjadi pemimpin tertinggi berikutnya, nama Hassan Rouhani kembali mencuat dan mulai diperbincangkan di kalangan elite politik maupun pengamat internasional. Rouhani dikenal sebagai salah satu tokoh moderat dalam struktur Republik Islam Iran. Ia pernah menjabat sebagai Presiden Iran […]

  • Peringati Maulid Nabi 1447 H, Pesantren Salafiyah Syafiiyah Angkat Tema Pembelaan Kaum Mustadh’afin

    Peringati Maulid Nabi 1447 H, Pesantren Salafiyah Syafiiyah Angkat Tema Pembelaan Kaum Mustadh’afin

    • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Ribuan santri dan warga Nahdlatul Ulama dari berbagai wilayah di Kabupaten Pohuwato bakal memadati Aula Pondok Pesantren Salafiyah Syafiiyah, Desa Banuroja, Kecamatan Randangan, Kamis malam (4/9/2025), dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H. Mengusung tema “Meneladani Nabi Muhammad SAW dalam Membela Kaum Mustadh’afin dan Menjaga Stabilitas Sosial”, kegiatan ini tak hanya menjadi ajang […]

expand_less