Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Bagaimana jika Ramadan Bukan Bulan yang Paling Istimewa?

  • account_circle Tarmizi Abbas
  • calendar_month Sabtu, 26 Apr 2025
  • visibility 522
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Namun cara baca itu berusaha menampik fakta bahwa Islam adalah agama yang menyejarah. Disebut demikian lantaran ketika disebarkan ke berbagai tempat, para pemeluk Islam akan melakukan serangkaian reartikulasi dan apropriasi dengan kultur dan kebudayaan masyarakat saat itu, sebagaimana tradisi puasa juga ternyata memiliki paralelitas dengan agama-agama sebelum Islam. Di sinilah hal yang saya maksudkan bahwa agama, sekalipun ia merupakan risalah berisi doktrin dari Tuhan, namun juga tidak terlepas dari aktivitas sejarah, di mana proses kreasi, refleksi dan kontekstualisasi kebudayaan terus menerus terjadi—sebagaimana terjadi di Gorontalo yang melahirkan ragam tradisi dan kebudayaan.

Hanya saja, karena berbagai tradisi menyambut dan memeriahkan Ramadan di Gorontalo tersebut adalah tradisi, maka ia akan mengalami serangkaian kerentanan lantaran sifatnya tidak wajib, meskipun berkait-kelindan dengan hukum adat atau setidaknya memiliki kaitan dengannya. Konsekuensinya, hal-hal ini bisa saja tidak dipraktikkan lagi. Argumen lain misalnya: tradisi ini tidak dilestarikan lagi seturut meninggalnya para sesepuh yang memahami betul asal-usul praktik tersebut, hingga yang paling kiwari adalah modernisasi yang turut mempengaruhi komunalisme tradisional orang-orang Gorontalo. Tetapi penting untuk diketahui bahwa berbagai tradisi dan kebudayaan ini adalah bagian dari pada Islam yang, mau dilihat dari sisi manapun, merupakan domain pembentuk “keagungan Ramadan”.***

Penulis : Tarmizi Abbas, MA – (Alumni the Centre for Religious and Cross-cultural Studies, UGM, Yogyakarta)

  • Penulis: Tarmizi Abbas

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • IAI Gorontalo Desak Hentikan Pembongkaran Cagar Budaya Rumah Tinggi, Ingatkan Ancaman Pidana

    IAI Gorontalo Desak Hentikan Pembongkaran Cagar Budaya Rumah Tinggi, Ingatkan Ancaman Pidana

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 550
    • 0Komentar

    Tidak hanya itu, pelaku juga dapat dikenakan pidana tambahan berupa kewajiban mengembalikan bentuk, tata letak, dan teknik pengerjaan bangunan sesuai kondisi aslinya dengan biaya sendiri sebagaimana diatur dalam Pasal 115 ayat (1) huruf a. IAI Gorontalo turut mendesak Pemerintah Kota Gorontalo agar segera menggunakan kewenangan yang dimiliki untuk menghentikan aktivitas yang berpotensi merusak bangunan bersejarah […]

  • UNU Gorontalo Dampingi Petani Atasi Konflik Satwa

    UNU Gorontalo Dampingi Petani Atasi Konflik Satwa

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Gorontalo yang melakukan penanaman papaya di batas ladang Masyarakat dengan kawasan hutan. Penanaman buah ini merupakan upaya untuk meredam konflik satwa liar dan petani yang hingga kini belum mampu diatasi. Mahasiswa ini menanam bibit papaya dengan jarak tertentu pada bidang lahan, sehingga saat pohon besar dan berbuah nanti kawasan ini […]

  • Wagub Tegaskan PLTMH Poduwoma Tetap Dituntaskan Meski Ditolak Warga

    Wagub Tegaskan PLTMH Poduwoma Tetap Dituntaskan Meski Ditolak Warga

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 302
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie menegaskan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) di Desa Poduwoma, Kecamatan Suwawa Timur, Kabupaten Bone Bolango, tetap akan dituntaskan meski sempat mendapat penolakan dari sejumlah warga. Penegasan tersebut disampaikan usai Idah meninjau langsung lokasi proyek PLTMH Poduwoma pada Minggu (8/2/2025). Kunjungan itu turut didampingi Kepala Dinas […]

  • Ketua Badko HMI Sumut Mengaku Diteror Usai Bahas Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS

    Ketua Badko HMI Sumut Mengaku Diteror Usai Bahas Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 307
    • 0Komentar

    Meski demikian, Yusril menegaskan tidak akan gentar menghadapi tekanan tersebut. Ia menyatakan tetap berkomitmen mengawal kasus yang menimpa Andri Yunus. “Saya tidak pernah takut terhadap bentuk teror apa pun. Kami berdiri bersama Andri Yunus untuk mencari keadilan dan kebenaran,” tegasnya. Yusril juga menyayangkan adanya upaya pembungkaman terhadap ruang diskusi publik. Menurutnya, forum diskusi merupakan bagian […]

  • Pengawasan KNMP Kalumbatan Kembali Disorot, Kevin Lapendos Desak Pengerjaan Dihentikan Sementara

    Pengawasan KNMP Kalumbatan Kembali Disorot, Kevin Lapendos Desak Pengerjaan Dihentikan Sementara

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 130
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Persoalan pengawasan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Kalumbatan, Kabupaten Banggai Kepulauan, kembali menjadi sorotan. Koordinator Aliansi Pemuda Kalumbatan, Kevin Lapendos, mendesak agar pengerjaan proyek tersebut dihentikan sementara sampai aspek pengawasan, keamanan area kerja, dan kepatuhan terhadap ketentuan pelaksanaan proyek dapat dievaluasi secara menyeluruh. Desakan tersebut disampaikan Kevin setelah menurut pantauannya, […]

  • Jakarta Bukan Indonesia: Menimbang Federalisme dan Otoritas Kharismatik

    Jakarta Bukan Indonesia: Menimbang Federalisme dan Otoritas Kharismatik

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
    • account_circle Muhammad Kamal
    • visibility 274
    • 0Komentar

    Banyaknya ketimpangan semacam ini disebut sebagai structural violence. Seperti istilah yg dipopukerkan Johan Galtung Kekerasan tidak selalu hadir dalam bentuk senjata atau konflik terbuka. Ia juga dapat muncul melalui sistem yang membuat sebagian kelompok terus-menerus menikmati keuntungan, sementara kelompok lain hanya menjadi penyedia sumber daya. Tidak mengherankan jika banyak gerakan separatis di berbagai negara lahir […]

expand_less