Breaking News
light_mode
Trending Tags

Beban Langit

  • account_circle Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak.
  • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
  • visibility 204
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ada yang berkata, “Ramadhan ini berat.” Saya jawab, “Berat di badan atau berat di hati?” Kalau berat di badan, itu wajar. Kalau berat di hati, mungkin kita terlalu banyak memikul beban dunia dan terlalu sedikit memikul beban langit.

Sebagai akademisi akuntansi, saya melihat Ramadhan sebagai laboratorium etika. Di kampus kita belajar standar, di masjid kita belajar kesadaran. Standar tanpa kesadaran melahirkan kepatuhan formal. Kesadaran tanpa standar melahirkan niat baik yang tak terstruktur. Ramadhan menyatukan keduanya: disiplin dan ketulusan.

Humor ala NU mengajarkan keseimbangan. Jangan terlalu kaku sampai lupa tertawa, jangan terlalu santai sampai lupa taat. Beban langit bukan untuk dikeluhkan, tetapi untuk dirayakan. Ia adalah tanda bahwa kita masih dipercaya memikul amanah.

Pada akhirnya, laporan keuangan terbaik bukan yang diaudit kantor akuntan publik, tetapi yang diaudit oleh nurani. Ketika Ramadhan usai, pertanyaannya bukan berapa banyak uang yang tersisa, tetapi berapa banyak ego yang terkikis.

Jika beban dunia membuat kita menunduk karena lelah, biarlah beban langit membuat kita menunduk karena sujud. Dan di antara keduanya, semoga kita tetap bisa tersenyum—karena dalam senyum yang tulus, ada laba yang tak tercatat, tetapi sangat terasa.

Ramadhan mengajarkan bahwa tidak semua beban harus dihindari. Ada beban yang justru mengangkat derajat. Itulah beban langit: ringan dijalani dengan ikhlas, berat ditinggalkan tanpa kesadaran.

Selamat memikul beban yang benar. Karena kadang, yang membuat hidup terasa berat bukanlah banyaknya beban, tetapi salah alamatnya tujuan.

Penulis : Intelektual Muda Nahdlatul Ulama

  • Penulis: Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Membayangkan BMR dan Hal-hal yang Belum Selesai

    Membayangkan BMR dan Hal-hal yang Belum Selesai

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Muhamad Ersad Mamonto
    • visibility 1.792
    • 0Komentar

    Tulisan yang berjudul “Dekonstruksi PBMR” oleh Tyo Mokoagow, kawan saya, beberapa hari lalu, terus terang menggoda saya untuk menulis. Sebenarnya saya berupaya untuk menghindari menanggapi isu ini, karena telah benar-benar menjadi semacam debat kusir yang tak berkesudahan. Namun tulisan seperti yang Tyo buat adalah sesuatu yang tidak bisa dilewati begitu saja.  Saya sepakat dengan konsepsi […]

  • Kota Ternate Raih Penghargaan Terbaik Penurunan Stunting di Maluku Utara

    Kota Ternate Raih Penghargaan Terbaik Penurunan Stunting di Maluku Utara

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Sementara itu, penghargaan terbaik kedua untuk Kabupaten Halmahera Tengah diserahkan oleh Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, kepada Wakil Bupati Halmahera Tengah, Ahlan Djumadil. Adapun penghargaan terbaik ketiga untuk Kota Tidore Kepulauan diserahkan oleh Sekretaris Provinsi Maluku Utara, Samsuddin A. Kadir, kepada Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan. Prestasi yang diraih ketiga daerah tersebut dinilai mencerminkan […]

  • Willy Aditya Apresiasi Pengesahan UU PPRT, Disebut Terobosan Lindungi Hak Pekerja Rumah Tangga

    Willy Aditya Apresiasi Pengesahan UU PPRT, Disebut Terobosan Lindungi Hak Pekerja Rumah Tangga

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Ia menambahkan, regulasi ini juga menjamin hak-hak dasar PRT sebagai bagian dari Hak Asasi Manusia (HAM), termasuk perlindungan yang selama ini belum optimal. Willy menyoroti bahwa selama ini UU Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan belum secara eksplisit memasukkan pekerja rumah tangga sebagai bagian dari kategori pekerja, sehingga menyulitkan perlindungan hukum bagi mereka. “Hilangnya pengakuan […]

  • Kenakalan Remaja, Pembusuran, Dan Kegagalan Sosial Mendidik Manusia

    Kenakalan Remaja, Pembusuran, Dan Kegagalan Sosial Mendidik Manusia

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 334
    • 0Komentar

    Oleh: Andi Afsar (Ketua Bidang Kaderisasi dan Pendidikan HPPMI Komisariat Pelajar) Maraknya aksi kenakalan remaja seperti tawuran, pembusuran, dan kekerasan jalanan kembali menyita perhatian publik. Fenomena ini kerap dipahami secara dangkal sebagai kemerosotan moral generasi muda. Remaja dijadikan kambing hitam tunggal, sementara masyarakat dan negara tampil sebagai hakim yang merasa paling benar. Padahal, dalam perspektif […]

  • Warga NU Tegaskan Fiqh al-Bi’ah dan Keberpihakan pada Kaum Mustadl’afin photo_camera 10

    Warga NU Tegaskan Fiqh al-Bi’ah dan Keberpihakan pada Kaum Mustadl’afin

    • calendar_month Senin, 22 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 155
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Di bawah rimbun pepohonan Ciganjur, Jakarta Selatan, Ahad (21/12/2025), suasana kediaman KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) kembali menjadi saksi pertemuan penuh makna. Bukan sekadar forum temu warga, Musyawarah Besar Warga Nahdlatul Ulama (NU) kali ini menjelma ruang keprihatinan sekaligus harapan, tempat nilai-nilai jam’iyyah dirawat di tengah polemik PBNU. Dengan mengusung tema “Mengembalikan NU […]

  • Kader Muda NU Barru Konsolidasi Jelang Konfercab, Dorong Perubahan Kepemimpinan

    Kader Muda NU Barru Konsolidasi Jelang Konfercab, Dorong Perubahan Kepemimpinan

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 154
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Menjelang pelaksanaan Konferensi Cabang (Konfercab) Nahdlatul Ulama Kabupaten Barru, dinamika internal organisasi mulai menghangat. Sejumlah badan otonom (Banom) dan kader muda NU Barru menyatakan tengah melakukan konsolidasi untuk mendorong perubahan kepemimpinan serta pembenahan organisasi. Dorongan tersebut muncul setelah berbagai kalangan menilai NU Barru membutuhkan penyegaran agar kembali aktif menjalankan program keummatan, kaderisasi, dan […]

expand_less