Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Generasi Stroberi: Fakta atau Stigma?

  • account_circle Pepi Al-Bayqunie
  • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
  • visibility 245
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Setiap generasi lahir dalam lanskap yang berbeda dan terlihat terputus atau diskontinu. Generasi X tumbuh dalam keterbatasan informasi; Generasi Y berkembang dalam masa transisi digital; Generasi Z hidup dalam banjir informasi; sementara Generasi Alpha berada dalam dunia yang sepenuhnya dimediasi oleh algoritma. Perbedaan ini bukan sekadar teknis, tetapi membentuk cara berpikir, cara merasa, dan cara bertahan hidup.

Namun, diskontinuitas ini tidak berarti keterputusan total. Ia justru membentuk kesinambungan yang kompleks—continuity in discontinuity. Setiap generasi tetap terhubung dalam arus sejarah yang sama, tetapi menghadapi medan tempur yang berbeda.

Masalah muncul ketika konteks medan tempur ini disederhanakan. Ketika ketahanan fisik dan kesabaran—yang menjadi kekuatan Generasi X—dijadikan standar, maka generasi yang hidup dalam tekanan psikologis yang lebih subtil akan tampak “lemah”. Padahal, Generasi Z dan Alpha tidak hidup dalam dunia yang lebih mudah; mereka hidup dalam dunia yang lebih kompleks: dunia dengan ekspektasi digital yang tak pernah padam, krisis identitas yang terus dinegosiasikan, serta tekanan sosial yang bekerja secara simultan dan sering kali tak kasat mata.

Label “stroberi” menjadi semakin problematis ketika dihadapkan pada realitas empiris. Peristiwa di Nepal, misalnya, menunjukkan bagaimana kelompok-kelompok muda dari Generasi Z justru tampil sebagai aktor kritis dalam merespons dinamika sosial dan politik. Mereka tidak menunjukkan kerapuhan, melainkan keberanian—mengartikulasikan ketidakadilan, mengorganisir diri, dan menuntut perubahan. Dan, dalam banyak hal, mereka berhasil.

  • Penulis: Pepi Al-Bayqunie

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mayjen TNI (Purn) Salim S. Mengga (poto: Istimewah)

    Jenderal Salim: Teladan Integritas dari Tanah Mandar Sulbar

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle -
    • visibility 924
    • 0Komentar

    Jenderal Salim, putra Mandar dengan pangkat bintang dua, dikenal sebagai pribadi kharismatik. Ketegasan, integritas, serta sikapnya yang tidak suka berbelit-belit membuatnya dihormati banyak orang. Pandangan hidupnya selalu tegak lurus, sementara kecerdasannya senantiasa diarahkan untuk kemaslahatan masyarakat. Dalam setiap pidato, narasinya sederhana, langsung pada inti, tegas, dan tanpa kompromi. Pesan-pesan moral selalu mewarnai ucapannya. Penampilannya pun […]

  • Pemerkosaan terhadap Teks: Gus Aniq Kritik Pembelaan Kurban Presiden dengan Dana APBN

    Pemerkosaan terhadap Teks: Gus Aniq Kritik Pembelaan Kurban Presiden dengan Dana APBN

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 1.356
    • 1Komentar

    Menurut Gus Aniq, jika sejak awal kurban tersebut dinyatakan sebagai kurban negara atau atas nama rakyat Indonesia, maka persoalannya bisa berbeda. Namun ketika dana publik digunakan untuk kurban atas nama pribadi, maka teks tersebut justru tidak relevan dijadikan dasar pembelaan. “Di sinilah problemnya. Teks Al-Fiqhul Manhaji malah memberi isyarat bahwa kurban atas nama pribadi dengan […]

  • Migrasi, Geopolitik, dan Bayang-Bayang Instabilitas Asia Tenggara

    Migrasi, Geopolitik, dan Bayang-Bayang Instabilitas Asia Tenggara

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Suko Wahyudi
    • visibility 245
    • 0Komentar

    Migrasi, dengan demikian, dapat dibaca sebagai “gelombang kejut” dari sistem global yang rapuh. Ia membawa serta dampak yang tidak hanya bersifat demografis, tetapi juga kultural dan ekonomi. Dalam arus ini, batas antara lokal dan global menjadi kabur, dan setiap wilayah harus bersiap menerima konsekuensi dari dinamika yang tidak sepenuhnya ia kendalikan. Asia Tenggara, dengan segala […]

  • Aliansi Mahasiswa Peduli Lingkungan Gelar Aksi Desak Penindakan PETI di Botudulang

    Aliansi Mahasiswa Peduli Lingkungan Gelar Aksi Desak Penindakan PETI di Botudulang

    • calendar_month Minggu, 7 Sep 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Aliansi Mahasiswa Peduli Lingkungan (AMPL) kembali menggelar aksi demonstrasi di depan Mako Polda Gorontalo pada Kamis, 11 September 2025. Aksi tersebut mengangkat isu maraknya praktik pertambangan emas tanpa izin (PETI) di wilayah Botudulanga, Kabupaten Pohuwato. Dalam aksinya, AMPL menyampaikan sejumlah tuntutan utama, salah satunya mendesak Kapolda Gorontalo untuk segera menangkap Daeng Baba dan Daeng Arif […]

  • KH. Abd. Muin Yusuf: Menanamkan Akar NU di Bumi Sidrap

    KH. Abd. Muin Yusuf: Menanamkan Akar NU di Bumi Sidrap

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Zaenuddin Endy
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Tokoh Kunci di Balik NU Sidrap Dalam sejarah perjalanan Nahdlatul Ulama (NU) di Sulawesi Selatan, nama KH. Abd. Muin Yusuf memiliki posisi istimewa. Ia bukan hanya dikenal sebagai muassis (pendiri) NU Sidrap, melainkan juga sebagai sosok kiai yang menanamkan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) melalui jalur dakwah, pendidikan, dan keteladanan hidup. Perannya tidak sekadar administratif; […]

  • Bendera dan Gugatan Nasionalisme

    Bendera dan Gugatan Nasionalisme

    • calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Ada pemandangan tak biasa menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia. Bendera bergambar tengkorak tersenyum, bertopi jerami berkibar di berbagai penjuru. Rumah-rumah memasangnya. Di tembok ada gambarnya. Truk, mobil dan motor memansangnya, sementara anak muda dengan bangga memajang di media sosialnya. Bendera yang dikenal sebagai Jolly Roger itupun berkibar di angkasa dan medsos. Gambar tengkorak tersenyum itu […]

expand_less