Breaking News
light_mode
Trending Tags

Generasi Stroberi: Fakta atau Stigma?

  • account_circle Pepi Al-Bayqunie
  • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
  • visibility 194
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Setiap generasi lahir dalam lanskap yang berbeda dan terlihat terputus atau diskontinu. Generasi X tumbuh dalam keterbatasan informasi; Generasi Y berkembang dalam masa transisi digital; Generasi Z hidup dalam banjir informasi; sementara Generasi Alpha berada dalam dunia yang sepenuhnya dimediasi oleh algoritma. Perbedaan ini bukan sekadar teknis, tetapi membentuk cara berpikir, cara merasa, dan cara bertahan hidup.

Namun, diskontinuitas ini tidak berarti keterputusan total. Ia justru membentuk kesinambungan yang kompleks—continuity in discontinuity. Setiap generasi tetap terhubung dalam arus sejarah yang sama, tetapi menghadapi medan tempur yang berbeda.

Masalah muncul ketika konteks medan tempur ini disederhanakan. Ketika ketahanan fisik dan kesabaran—yang menjadi kekuatan Generasi X—dijadikan standar, maka generasi yang hidup dalam tekanan psikologis yang lebih subtil akan tampak “lemah”. Padahal, Generasi Z dan Alpha tidak hidup dalam dunia yang lebih mudah; mereka hidup dalam dunia yang lebih kompleks: dunia dengan ekspektasi digital yang tak pernah padam, krisis identitas yang terus dinegosiasikan, serta tekanan sosial yang bekerja secara simultan dan sering kali tak kasat mata.

Label “stroberi” menjadi semakin problematis ketika dihadapkan pada realitas empiris. Peristiwa di Nepal, misalnya, menunjukkan bagaimana kelompok-kelompok muda dari Generasi Z justru tampil sebagai aktor kritis dalam merespons dinamika sosial dan politik. Mereka tidak menunjukkan kerapuhan, melainkan keberanian—mengartikulasikan ketidakadilan, mengorganisir diri, dan menuntut perubahan. Dan, dalam banyak hal, mereka berhasil.

  • Penulis: Pepi Al-Bayqunie

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PAMSIMAS Majannang Ambruk Sebelum Dimanfaatkan: Mutu Diduga Buruk, Perencanaan Lemah, dan Pengawasan Layak Dipertanyakan

    PAMSIMAS Majannang Ambruk Sebelum Dimanfaatkan: Mutu Diduga Buruk, Perencanaan Lemah, dan Pengawasan Layak Dipertanyakan

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle Sakti
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, Maros, Majannang — Harapan warga Desa Majannang untuk menikmati akses air bersih kembali pupus. Bangunan Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) yang dibiayai APBD Tahun 2023 roboh pada Minggu malam, 7 Desember 2025, sekitar pukul 23.00 WITA. Ironisnya, fasilitas ini runtuh sebelum satu tetes air pun mengalir ke rumah warga. Peristiwa […]

  • Kebakaran Hebat Hanguskan Empat Pabrik di Kawasan Industri Olak Lempit, Tiga Korban Ditemukan Tewas

    Kebakaran Hebat Hanguskan Empat Pabrik di Kawasan Industri Olak Lempit, Tiga Korban Ditemukan Tewas

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Petugas berjibaku memadamkan api selama beberapa jam hingga akhirnya kebakaran berhasil dikendalikan sekitar tiga jam setelah kejadian. Insiden ini juga mengingatkan kembali pada peristiwa kebakaran besar yang terjadi di lokasi yang sama pada Januari 2026. Saat itu, dua pabrik dilaporkan mengalami kerusakan parah akibat ledakan di fasilitas pengolahan minyak. Hingga kini, penyebab pasti dari ledakan […]

  • Menakar Efisiensi APBN: Tantangan Menjaga Akuntabilitas di Balik Penghematan Anggaran

    Menakar Efisiensi APBN: Tantangan Menjaga Akuntabilitas di Balik Penghematan Anggaran

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Ai Dila Umul Hidayah
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Fenomena ini menunjukkan bahwa akuntabilitas APBN di Indonesia masih cenderung bersifat formal. Selama laporan keuangan disusun dengan baik dan angka-angka terlihat terkendali, pengelolaan anggaran sering kali dianggap berhasil. Padahal, akuntabilitas yang sesungguhnya tidak berhenti pada kepatuhan administratif, melainkan pada kemampuan pemerintah untuk menunjukkan manfaat nyata dari setiap kebijakan anggaran. Jika dilihat dari perspektif value for […]

  • MUI Keluarkan Tausiyah tentang Pentingnya Menjaga Kedaulatan Negara untuk Mewujudkan Perdamaian Dunia

    MUI Keluarkan Tausiyah tentang Pentingnya Menjaga Kedaulatan Negara untuk Mewujudkan Perdamaian Dunia

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 164
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan tausiyah berisi tujuh poin mengenai pentingnya menjaga kedaulatan negara dalam rangka mewujudkan perdamaian dunia. Tausiyah tersebut tertuang dalam surat bernomor Kep-30/DP-MUI/III/2026. Dokumen tersebut ditandatangani oleh Ketua Umum MUI Anwar Iskandar dan Sekretaris Jenderal MUI Amirsyah Tambunan pada Kamis, 5 Maret 2026. Dalam pernyataannya, MUI menyampaikan keprihatinan terhadap perkembangan […]

  • Kecaman terhadap Lemahnya Kualitas Pengerjaan Jalan Trans Sulawesi di Kabupaten Maros

    Kecaman terhadap Lemahnya Kualitas Pengerjaan Jalan Trans Sulawesi di Kabupaten Maros

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle Sakti
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, MAROS — M. Arafah Alias Arpah, dari PP HPPMI Maros, menyampaikan keprihatinan serius sekaligus kecaman tegas terhadap kondisi Jalan Trans Sulawesi di wilayah Kabupaten Maros yang hingga saat ini terus mengalami kerusakan berulang, meskipun telah dilakukan penanganan oleh pihak terkait. Fakta di lapangan menunjukkan bahwa sejumlah titik jalan yang sebelumnya berlubang telah dilakukan penambalan, […]

  • UNU Gorontalo Dampingi Petani Atasi Konflik Satwa

    UNU Gorontalo Dampingi Petani Atasi Konflik Satwa

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Gorontalo yang melakukan penanaman papaya di batas ladang Masyarakat dengan kawasan hutan. Penanaman buah ini merupakan upaya untuk meredam konflik satwa liar dan petani yang hingga kini belum mampu diatasi. Mahasiswa ini menanam bibit papaya dengan jarak tertentu pada bidang lahan, sehingga saat pohon besar dan berbuah nanti kawasan ini […]

expand_less