Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Homo MBGiens

  • account_circle Muhammad Suryadi R
  • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
  • visibility 588
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Di sinilah MBGiens menemukan bentuk akhirnya, yakni seorang manusia yang hidup dan bergantung pada seompreng makanan dari negara. Generasi hidup dalam sistem distribusi yang teratur, generasi yang terbiasa menyesuaikan hidupnya dengan jadwal dan antrian, dan generasi yang mulai memandang makanan sebagai bantuan yang terberi bukan dari bekerja. Ini bukan lagi soal kebijakan yang baik, tapi perlahan mengubah ekosistem menjadi ekosistem yang kacau kalau tidak ingin dikatakan buruk.

Evolusia manusia dalam tahapan ini adalah evolusi yang aneh. Aneh dalam istilah, perkakas, dan kebiasaan. Makan bergizi gratis awal mula keanehan ini. Di saat dunia pendidikan kita keropos karena kualitas pengajar dan kualitas sistem yang keropos, MBG hadir di tengah-tengah problem itu. Negara menghadirkannya dengan optimisme “tambah dua orang gas” bahwa pemenuhan gizi anak-anak adalah solusi pendidikan Indonesia dan stunting nasional. Dan kita melihat, dapur-dapur didirikan. Rekrutmen petugas dilaksanakan secara massif. Masyarakat menerima surplus dengan menjadi penerima manfaat.

Tetapi yang terlihat yakni lahirnya Homo MBGiens, sebuah generasi manusia yang bertumbuh di era MBG. Generasi dengan nutrisi dan kalorinya serba diatur. Padahal petugas dan pekerja MBG belum tentu nutrisi dan kalorinya tercukupi setiap hari; generasi dengan buruk atau baiknya gizi ditentukan oleh seompreng nasi. Padahal anak pemulung yang hidup di jalanan setiap hari jauh lebih kuat dibanding anak yang makan MBG setiap hari; generasi yang diharuskan mengabarkan manfaat MBG. Padahal tidak sedikit ompreng terisi makanan yang tidak habis. Satu hal yang pasti, apapun masalahnya MBG tetap harus jalan, jaya, jaya, jaya.

(Penulis Buku Pengetahuan Sebagai Strategi dan Peneliti Parametric Development Center)

  • Penulis: Muhammad Suryadi R

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bahaya Gambar Telanjang Palsu Buatan AI: Netizen Perlu Waspada

    Bahaya Gambar Telanjang Palsu Buatan AI: Netizen Perlu Waspada

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 383
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Kemajuan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) telah membuka banyak peluang positif dalam dunia digital. Namun, di sisi lain, teknologi ini juga menghadirkan ancaman serius terhadap privasi dan martabat manusia. Salah satu bentuk penyalahgunaan yang kini menjadi sorotan global adalah pembuatan gambar telanjang palsu atau berpakaian minim menggunakan AI, tanpa persetujuan subjeknya. Isu ini kembali […]

  • Tradisi Doa Tolak Bala di Hari Asyura

    Tradisi Doa Tolak Bala di Hari Asyura

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Mubarak Idrus
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Tepat pukul 20.00 wita, jamaah Tarekat Khalwatiyah mulai memadati halaman masjid Baitul Izzah yang terletak di Jl. Baji Bicara 7. Beberapa di antaranya menenteng makanan yang akan disajikan selepas acara doa asyura dan tolak bala. Doa Asyura dan Tolak Bala merupakan salah satu amalan yang rutin dilakukan oleh Tarekat Khalwatiyah Syekh Yusuf Al-Makassari. Seperti tahun-tahun […]

  • Eco-Nasionalisme: Merawat Tanah-Air, Merawat Indonesia

    Eco-Nasionalisme: Merawat Tanah-Air, Merawat Indonesia

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Kita begitu fasih merayakan nasionalisme dalam bentuk seremoni dan simbol. Setiap tanggal 17 Agustus, kita berdiri tegap menyanyikan Indonesia Raya, mengibarkan bendera Merah Putih di halaman rumah, sekolah, dan kantor pemerintahan. Di media sosial, foto bendera yang dikibarkan di puncak gunung atau latar kemenangan atlet nasional menjadi penanda kebanggaan kolektif. Di ruang-ruang publik, nasionalisme dipentaskan lewat […]

  • Idham Arsyad Raih Gelar Doktor UB, Tawarkan Model Penguatan Kelembagaan Petani untuk Ketahanan Pangan Nasional

    Idham Arsyad Raih Gelar Doktor UB, Tawarkan Model Penguatan Kelembagaan Petani untuk Ketahanan Pangan Nasional

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Ia menegaskan bahwa hasil penelitiannya tidak hanya berhenti sebagai karya akademik, tetapi diarahkan menjadi rekomendasi kebijakan yang dapat diterapkan untuk memperkuat ekosistem pangan nasional. “Ketahanan pangan tidak cukup dibangun melalui peningkatan produksi semata. Yang jauh lebih penting adalah membangun kelembagaan petani yang kuat, kemitraan yang adil, akses pasar yang berkelanjutan, serta tata kelola yang mampu […]

  • Transmigrasi Patriot Didatangkan dari Jawa: Pengakuan Gagalnya Pendidikan di Mamuju?

    Transmigrasi Patriot Didatangkan dari Jawa: Pengakuan Gagalnya Pendidikan di Mamuju?

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Misbahuddin Yamin
    • visibility 363
    • 0Komentar

    Program Transmigrasi Patriot yang digagas Menteri Transmigrasi Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanegara dengan mengirim mahasiswa dari tujuh kampus elite seperti UI, UGM, ITB, IPB, ITS, Unpad, dan Undip ke Mamuju, secara sekilas tampak progresif. Narasi yang dibangun adalah kolaborasi, sinergi, dan pembangunan ekonomi inklusif. Namun, jika dibaca secara lebih jernih dan struktural, kebijakan ini menyimpan persoalan […]

  • Anggaran PPPA dan KPAI Turun, DPR Soroti Lonjakan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak

    Anggaran PPPA dan KPAI Turun, DPR Soroti Lonjakan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 301
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Anggota Komisi VIII DPR RI, Muhamad Abdul Azis Sefudin, menyoroti penurunan anggaran Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) serta Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) di tengah meningkatnya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Indonesia. Hal tersebut disampaikan Azis usai Rapat Kerja dan Rapat Dengar Pendapat Komisi VIII DPR RI bersama Kementerian […]

expand_less