Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Ilusi Kesejahteraan di Daerah: Mengapa Dana Transfer Daerah Belum Menyentuh Akar Masalah?

  • account_circle Thahira Azzahra
  • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
  • visibility 312
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Selain itu, tingginya Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) menambah kompleksitas permasalahan. Dana dalam jumlah besar justru mengendap tanpa pemanfaatan optimal, sementara kebutuhan masyarakat di lapangan masih sangat mendesak. Situasi ini menunjukkan adanya kelemahan dalam perencanaan serta pelaksanaan anggaran. Pemerintah daerah tampak lebih aktif dalam mengajukan tambahan dana dibandingkan memastikan implementasi program berjalan efektif.

Di sisi lain, opini “Wajar Tanpa Pengecualian” (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sering dijadikan indikator keberhasilan pengelolaan keuangan. Penilaian ini berfokus pada kesesuaian laporan secara administratif. Sebuah daerah dapat memperoleh WTP selama laporan keuangannya disusun dengan rapi dan sesuai standar, meskipun kondisi kesejahteraan masyarakat belum mengalami peningkatan yang berarti. Hal ini melahirkan apa yang sering disebut sebagai akuntabilitas yang bersifat formal, tanpa diiringi dampak nyata di lapangan.

Perbandingan antar daerah memberikan gambaran yang lebih jelas. Banyuwangi menjadi contoh bagaimana pengelolaan anggaran yang efektif mampu meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Melalui digitalisasi, efisiensi anggaran, serta program yang menyasar UMKM dan bantuan sosial, dana transfer dimanfaatkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Surabaya juga menunjukkan praktik baik melalui penerapan e-budgeting dan e-procurement, sehingga penggunaan anggaran dapat dipantau secara transparan dan menghasilkan output yang terukur.

Di sejumlah daerah otonom baru di luar Jawa, ketergantungan terhadap Dana Alokasi Umum (DAU) berada pada tingkat yang sangat tinggi. Sebagian besar dana tersebut terserap untuk kebutuhan gaji aparatur. Dampaknya, pembangunan infrastruktur dasar seperti akses air bersih dan sanitasi belum memperoleh perhatian yang memadai. Perbedaan ini menegaskan bahwa persoalan utama tidak terletak pada jumlah dana, melainkan pada kualitas pengelolaan serta integritas pelaksanaannya.

  • Penulis: Thahira Azzahra

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sekolah Kader KOPRI PMII Makassar Hadirkan Farid F. Saenong Bahas Gerakan Perempuan Masa Depan

    Sekolah Kader KOPRI PMII Makassar Hadirkan Farid F. Saenong Bahas Gerakan Perempuan Masa Depan

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 137
    • 0Komentar

    “Kurikulum Cinta pada dasarnya mengajarkan bagaimana nilai kasih sayang, penghormatan terhadap perbedaan, semangat kemanusiaan, dan kemampuan hidup bersama dalam keberagaman menjadi fondasi kehidupan berbangsa. Saya melihat nilai-nilai tersebut memiliki irisan yang sangat kuat dengan semangat gerakan KOPRI yang selama ini memperjuangkan kemaslahatan, pendidikan, dan pemberdayaan perempuan,” katanya. Farid juga menilai sinergi antara organisasi kepemudaan dan […]

  • Senyum Manis Wahid Yasin, Pendonor Darah Peringati Hari Kemerdekaan

    Senyum Manis Wahid Yasin, Pendonor Darah Peringati Hari Kemerdekaan

    • calendar_month Sabtu, 2 Agt 2025
    • account_circle Faisal husuna
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Senyum manis Wahid Yasin, salah satu peserta donor darah, mewarnai kegiatan bakti sosial memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia yang digelar PKC PMII Gorontalo bekerja sama dengan PWNU Gorontalo dan PMI Provinsi Gorontalo, Sabtu (16/8/2025). Wahid mengaku, ini adalah pengalaman pertamanya mendonorkan darah. Perasaan campur aduk sempat menghantui, antara deg-degan, ragu-ragu, namun juga ingin […]

  • Jangan Tunggu Korban Berjatuhan! Kabel Listrik Berserakan di Tanah, Pasar Malam Dusun Taipa Diduga Abaikan Keselamatan Pengunjung

    Jangan Tunggu Korban Berjatuhan! Kabel Listrik Berserakan di Tanah, Pasar Malam Dusun Taipa Diduga Abaikan Keselamatan Pengunjung

    • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Nulondalo.Com, MAROS – Keselamatan pengunjung pasar malam di Dusun Taipa, Desa Majannang, Kabupaten Maros, patut dipertanyakan. Hasil investigasi wartawan di lapangan menemukan kabel listrik yang menjalar di atas permukaan tanah tanpa pengamanan yang memadai, sehingga dinilai berpotensi membahayakan masyarakat yang datang ke lokasi. Dari pantauan langsung, kabel-kabel listrik terlihat membentang di jalur yang dilalui pengunjung. […]

  • Kasus Dugaan Penganiayaan Oleh Oknum Polisi Memasuki Babak Baru, LKBH Maros Kantongi Sejumlah Nama

    Kasus Dugaan Penganiayaan Oleh Oknum Polisi Memasuki Babak Baru, LKBH Maros Kantongi Sejumlah Nama

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle Sakti
    • visibility 275
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, Maros— Penanganan kasus dugaan penganiayaan yang diduga dilakukan oleh oknum anggota Kepolisian Resor (Polres) Maros terhadap seorang warga kini memasuki babak baru. Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum (LKBH) Maros selaku kuasa hukum korban menyatakan telah mengantongi sejumlah nama anggota kepolisian yang diduga turut mengambil bagian dalam peristiwa tersebut. Perkembangan penting dalam penanganan perkara ini […]

  • Momen Penuh Makna! Doa Bado Ketupat Jadi Pembuka Tradisi Lebaran Ketupat di Gorontalo

    Momen Penuh Makna! Doa Bado Ketupat Jadi Pembuka Tradisi Lebaran Ketupat di Gorontalo

    • calendar_month Minggu, 29 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 357
    • 0Komentar

    Rangkaian kegiatan kemudian berlanjut di Masjid Al Maghfirah, Kecamatan Tibawa. Dalam suasana penuh kehangatan, Bupati menyapa warga sekaligus mengenang kedekatan keluarganya dengan wilayah tersebut, di mana ibundanya pernah mengabdi sebagai guru selama 13 tahun. Turut mendampingi dalam kegiatan ini Ketua TP-PKK Ny. Maryam Sofyan Puhi, Wakil Ketua TP-PKK Ny. Venny Junus Anwar, serta sejumlah pimpinan […]

  • Yang Nanam Malah Lapar

    Yang Nanam Malah Lapar

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak.
    • visibility 414
    • 0Komentar

    Satu abad Nahdlatul Ulama (NU) adalah usia yang cukup matang untuk merenung: apakah jam’iyah ini masih sekadar kuat di tahlilan, atau sudah cukup berani kuat di laporan keuangan? Gus Dur pernah berkelakar, “NU itu besar sekali, tapi kalau ditanya asetnya, jawabannya sering: berkah.” Masalahnya, berkah saja tidak cukup untuk bayar pupuk, solar kapal nelayan, dan […]

expand_less