Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Pendapatan Langit

  • account_circle Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak
  • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
  • visibility 348
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Humor ala Nahdlatul Ulama sering mengajarkan bahwa hidup ini jangan terlalu tegang. Seperti dawuh almarhum Gus Dur, “Tuhan tidak perlu dibela.” Maka dalam konteks pendapatan langit, Tuhan juga tidak perlu diaudit. Justru kitalah yang sedang diaudit—setiap detik, setiap niat.

Ramadhan menggeser orientasi kita dari profit oriented menjadi barakah oriented. Di bulan biasa, kita sibuk menghitung margin laba. Di bulan puasa, kita mulai menghitung margin sabar. Di luar Ramadhan, kita khawatir dengan arus kas. Di dalam Ramadhan, kita khawatir dengan arus ikhlas—apakah lancar atau tersumbat riya’.

Pendapatan langit tidak tercermin dalam laporan laba rugi, tetapi terasa dalam laporan hati nurani. Misalnya, ketika seorang pedagang tetap jujur walau pembeli tidak teliti. Secara akuntansi, mungkin ia kehilangan peluang mark-up. Namun secara spiritual, ia sedang membukukan mark-up pahala. Ini yang saya sebut sebagai dividen akhirat.

Secara ilmiah, konsep ini bisa kita analogikan dengan teori human capital dan spiritual capital. Modal spiritual—kejujuran, empati, keikhlasan—adalah aset tak berwujud (intangible asset) yang tidak disusutkan oleh waktu. Bahkan, semakin sering digunakan, semakin bertambah nilainya. Berbeda dengan kendaraan dinas yang tiap tahun turun nilai bukunya.

  • Penulis: Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Paradigma yang Berkembang: Menempatkan “Mahkota Ilmu” sebagai Proses Dialektis-Epistemologis

    Paradigma yang Berkembang: Menempatkan “Mahkota Ilmu” sebagai Proses Dialektis-Epistemologis

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Donald Qomaidiasyah Tungkagi
    • visibility 699
    • 0Komentar

    Tulisan ini menghindari respon konfrontatif, yang ada justru lebih condong mengklarifikasi posisi saya yang secara sadar tidak menempatkan tawaran paradigma “Mahkota Ilmu” sebagai produk final yang harus dipertahankan mati-matian. Untuk itu, saya merasa perlu terlebih dahulu menjelaskan kembali posisi “makuta” dalam paradigma “Mahkota Ilmu”. Paradigma Sebagai Proses: Dari Makuta ke Mahkota Ilmu Pada tulisan kedua, […]

  • Medan Ekstrem dan Kabut Tebal, Tim SAR Amankan Jenazah Korban Kedua ATR 42-500

    Medan Ekstrem dan Kabut Tebal, Tim SAR Amankan Jenazah Korban Kedua ATR 42-500

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Sakti
    • visibility 214
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, PANGKEP — Operasi pencarian korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 yang jatuh di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan, kembali membuahkan hasil. Satu jenazah korban kedua berhasil ditemukan oleh tim SAR gabungan di medan pegunungan yang ekstrem, Senin (19/1/2026). Korban ditemukan oleh Saiful Malik, anggota Komunitas Pencinta Alam Arai Sulawesi Selatan, […]

  • Adhan Dambea Tegaskan Siap Tindak Tegas Caffe dan Warung Penjual Miras di Kota Gorontalo

    Adhan Dambea Tegaskan Siap Tindak Tegas Caffe dan Warung Penjual Miras di Kota Gorontalo

    • calendar_month Rabu, 26 Mar 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Calon Wali Kota Gorontalo terpilih, Adhan Dambea, menegaskan komitmennya untuk memberantas peredaran minuman keras (miras) di wilayah Kota Gorontalo. Ia menyatakan tidak akan memberi toleransi bagi caffe maupun warung yang kedapatan menjual miras, termasuk menindak tegas oknum yang menjadi backing di balik aktivitas ilegal tersebut. Adhan menuturkan, langkah tegas ini akan langsung ia buktikan setelah […]

  • Seni Menjadi Orang Kalah

    Seni Menjadi Orang Kalah

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle Pepi Al-Bayqunie
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Padahal kekuatan demokrasi tidak terletak pada kemenangan semata, melainkan pada kesiapan menerima kekalahan. Tanpa kemampuan itu, setiap hasil hanya dianggap sah ketika menguntungkan diri sendiri. Kompetisi yang sehat tidak cukup ditentukan oleh proses bertanding, tetapi juga oleh cara menerima hasilnya. Orang boleh kecewa, marah, atau tidak puas. Itu manusiawi. Yang menjadi masalah adalah ketika kekalahan […]

  • Tradisi Doa Tolak Bala di Hari Asyura

    Tradisi Doa Tolak Bala di Hari Asyura

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Mubarak Idrus
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Tepat pukul 20.00 wita, jamaah Tarekat Khalwatiyah mulai memadati halaman masjid Baitul Izzah yang terletak di Jl. Baji Bicara 7. Beberapa di antaranya menenteng makanan yang akan disajikan selepas acara doa asyura dan tolak bala. Doa Asyura dan Tolak Bala merupakan salah satu amalan yang rutin dilakukan oleh Tarekat Khalwatiyah Syekh Yusuf Al-Makassari. Seperti tahun-tahun […]

  • KH. Asrul Lasapa Ajak Personel Polda Gorontalo Jaga Amanah Lewat Binrohtal

    KH. Asrul Lasapa Ajak Personel Polda Gorontalo Jaga Amanah Lewat Binrohtal

    • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Wakil Katib PWNU Gorontalo KH. Asrul Lasapa hadir memberikan ceramah dalam kegiatan Pembinaan Rohani dan Mental (Binrohtal) yang rutin digelar oleh Polda Gorontalo, Rabu pagi (6/8/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polda Gorontalo dalam menumbuhkan karakter personel yang berintegritas, profesional, dan berakhlak mulia. Binrohtal dilaksanakan secara rutin setiap hari Rabu dan melibatkan seluruh personel […]

expand_less