Breaking News
dark_mode
Trending Tags

PSAK: Pernyataan Standar Akhlak Keikhlasan

  • account_circle Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak.
  • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
  • visibility 528
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kedua: Pengukuran (Measurement). Akuntansi mengenal nilai wajar (fair value). Dalam keikhlasan, nilai wajarnya bukan nominal, melainkan ketulusan. Seribu rupiah dari tukang becak bisa lebih “material” daripada satu juta dari pejabat yang sedang klarifikasi. Seperti dawuh almarhum Gus Dur: “Ikhlas itu kalau dipuji tidak terbang, kalau dicaci tidak tumbang.” Kalau setelah sedekah kita rajin mengecek siapa yang menyebut nama kita di mimbar, berarti masih ada akun piutang pujian yang belum dihapus.

Ketiga: Penyajian (Presentation). Laporan keuangan harus disajikan secara jujur dan wajar. Dalam Ramadhan, penyajian ibadah juga harus jujur dan wajar. Jangan sampai tarawihnya khusyuk, tapi setelah itu marah-marah di parkiran. Jangan sampai puasanya menahan lapar, tapi tidak menahan jari dari komentar pedas. Di era digital, kadang yang batal bukan puasanya, tapi keikhlasannya, karena terlalu sibuk presentasi diri.

Orang NU punya humor khas: kalau ada yang terlalu panjang doanya, biasanya disindir, “Doanya jangan pakai lampiran.” Artinya, jangan bertele-tele demi kesan saleh. Dalam PSAK Keikhlasan, pengungkapan (disclosure) cukup kepada Allah. Tidak perlu catatan atas laporan amal yang dibagikan ke seluruh grup keluarga.

Keempat: Materialitas. Dalam audit, sesuatu dianggap material jika memengaruhi keputusan pengguna laporan. Dalam kehidupan, yang material bukan besar kecilnya amal, tetapi dampaknya bagi sesama. Senyum yang tulus bisa lebih material daripada ceramah panjang yang membuat jamaah menghitung menit.

Ramadhan sering menjadi musim “war takjil” sekaligus “war citra.” Spanduk santunan lebih besar dari jumlah santunannya. Di sinilah kita perlu standar akhlak. Sebab tanpa akhlak, akuntansi bisa menjadi alat pembenaran; dengan akhlak, akuntansi menjadi instrumen keadilan.

Sebagai akademisi akuntansi, saya sering bercanda kepada mahasiswa: neraca itu seimbang karena ada debit dan kredit. Hidup juga seimbang kalau ada ibadah ritual dan sosial. Jangan hanya rajin menghitung harta, tapi lalai menghitung manfaat. Jangan hanya sibuk mengejar opini WTP (Wajar Tanpa Pengecualian), tapi lupa mengejar ridha Ilahi.

  • Penulis: Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hari Asyura 2025: Makna, Sejarah, dan Tradisi

    Hari Asyura 2025: Makna, Sejarah, dan Tradisi

    • calendar_month Sabtu, 5 Jul 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Hari Asyura tahun ini jatuh pada 5 Juli 2025, bertepatan dengan 10 Muharram 1447 H, menurut kalender Hijriah. Hari ini merupakan momen penting dalam kalender Islam yang diperingati oleh seluruh umat Muslim, meski dengan cara dan pemaknaan yang berbeda antara Syiah dan Sunni. Makna Asyura bagi Muslim Syiah Bagi umat Syiah, Asyura adalah puncak dari […]

  • Sekjen PP MBS Persoalkan Hubungan Ketua Bawaslu Padang Lawas Dengan Bupati Yang Diduga Melanggar Kode Etik 

    Sekjen PP MBS Persoalkan Hubungan Ketua Bawaslu Padang Lawas Dengan Bupati Yang Diduga Melanggar Kode Etik 

    • calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Akun pribadi TikTok Komisioner Bawaslu Padang Lawas, Alex Nasution pada saat live yang memunculkan wajah bupati Padang Lawas, Putra Mahkota Alam Hasibuan, dikritik Sekretaris Pengurus Pusat Mahasiswa Bebas Merdeka (Sekjen PP MBS), Hamzah Siddik Harahap. Hamzah menganggap Fenomena yang tergambar dalam tangkapan layar ini memperlihatkan sebuah persoalan serius dalam ranah etika dan integritas lembaga penyelenggara […]

  • Jakarta Bukan Indonesia: Menimbang Federalisme dan Otoritas Kharismatik

    Jakarta Bukan Indonesia: Menimbang Federalisme dan Otoritas Kharismatik

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
    • account_circle Muhammad Kamal
    • visibility 266
    • 0Komentar

    Banyaknya ketimpangan semacam ini disebut sebagai structural violence. Seperti istilah yg dipopukerkan Johan Galtung Kekerasan tidak selalu hadir dalam bentuk senjata atau konflik terbuka. Ia juga dapat muncul melalui sistem yang membuat sebagian kelompok terus-menerus menikmati keuntungan, sementara kelompok lain hanya menjadi penyedia sumber daya. Tidak mengherankan jika banyak gerakan separatis di berbagai negara lahir […]

  • Pemprov Gorontalo Berikan Diskon Tiket Nataru, Angkutan Udara Turun hingga 13 Persen

    Pemprov Gorontalo Berikan Diskon Tiket Nataru, Angkutan Udara Turun hingga 13 Persen

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 218
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Pemerintah Provinsi Gorontalo memberikan keringanan biaya perjalanan bagi masyarakat yang akan melakukan mudik Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Kebijakan tersebut disampaikan Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, usai memimpin apel gelar pasukan sekaligus pembukaan Posko Terpadu Angkutan Udara periode Nataru di Bandara Djalaludin Gorontalo, Kamis (18/12/2025). Idah menjelaskan, pemerintah telah […]

  • Alissa Wahid: Gen Z Harus Jadi Penggerak Perubahan

    Alissa Wahid: Gen Z Harus Jadi Penggerak Perubahan

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Suaib PR
    • visibility 272
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, Makassar– Direktur Nasional Jaringan GUSDURian Indonesia, Alissa Wahid, menegaskan bahwa Generasi Z perlu diakomodasi secara serius karena mereka kini menjadi aktor utama dalam berbagai gelombang perubahan sosial. Hal itu ia sampaikan dalam kegiatan Kelas Penggerak GUSDURian (KPG) yang digelar oleh Komunitas Gusdurian Makassar di Kantor PCNU Kabupaten Gowa, 25 Juni 2026. Putri sulung KH. […]

  • Ungkap Curanmor Antar Provinsi, Polresta Gorontalo Kota Amankan 5 Motor di Sulut

    Ungkap Curanmor Antar Provinsi, Polresta Gorontalo Kota Amankan 5 Motor di Sulut

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 437
    • 0Komentar

    nulondalo.com– Tim Gabungan Jatanras Polresta Gorontalo Kota bersama Unit Reskrim Polsek Kota Utara berhasil mengungkap sindikat pencurian kendaraan bermotor (curanmor) antar provinsi. Dalam operasi pengejaran hingga ke wilayah Sulawesi Utara (Sulut), petugas mengamankan lima unit sepeda motor berbagai merek, Selasa (13/1/2026). Kapolresta Gorontalo Kota melalui Kasat Reskrim AKP Akmal Novian Reza, S.I.K., menjelaskan pengungkapan tersebut […]

expand_less