Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Saro-Saro Ternate Diakui KIK, Tradisi Gotong Royong Pecahkan Rekor di Busua

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
  • visibility 520
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Dalam praktiknya, Saro-Saro dilaksanakan oleh para perempuan keluarga yang disebut yaya se goa. Mereka menyuguhkan berbagai makanan simbolik seperti srikaya, nanas, dan kobo, yang masing-masing mengandung makna budi pekerti, kesetiaan, dan tanggung jawab dalam rumah tangga.

Selain itu, terdapat aturan adat yang ketat, seperti hanya satu imam yang membagi makanan, sementara lainnya mengambil secukupnya sebagai simbol kesederhanaan dan ajaran berbagi.

Nilai-nilai ini mencerminkan filosofi hidup masyarakat Ternate yang menjunjung tinggi kebersamaan dan kepedulian sosial.

Rekor Saro-Saro di Desa Busua

Sementara itu, praktik tradisi Saro-Saro kembali menjadi sorotan publik saat digelar dalam prosesi pernikahan pasangan Yuni dan Judda di Desa Busua, Kecamatan Kayoa Barat, Sabtu (28/03/2026).

Suasana penuh kebahagiaan menyelimuti acara tersebut sejak pukul 11.00 WIT. Para tamu undangan datang silih berganti menyerahkan amplop maupun uang tunai secara langsung kepada kedua mempelai, disertai canda dan kehangatan yang mempererat kebersamaan.

Tidak hanya uang tunai, pasangan pengantin juga menerima berbagai hadiah, termasuk satu unit sepeda motor Honda Scoopy serta perlengkapan rumah tangga seperti bokor, penanak nasi, dan kebutuhan lainnya.

Tradisi ini memang dikenal sebagai bentuk dukungan nyata kepada pasangan yang baru menikah. Dalam Saro-Saro, pemberian dari tamu bukan sekadar hadiah, melainkan doa restu dan bekal awal dalam membangun rumah tangga.

Dilansir dari laporan media lokal, total dana yang terkumpul dalam prosesi tersebut mencapai Rp420 juta. Angka ini disebut sebagai yang tertinggi dalam sejarah pelaksanaan Saro-Saro di Maluku Utara.

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • LBH Papua Pos Sorong Duga Kapolresta Lindungi Anggota dalam Kasus Penyiksaan Warga Sipil

    LBH Papua Pos Sorong Duga Kapolresta Lindungi Anggota dalam Kasus Penyiksaan Warga Sipil

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 277
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Papua Pos Sorong menduga Kepala Kepolisian Resor Kota (Kapolresta) Sorong, Papua Barat Daya, melakukan pembiaran dan melindungi oknum anggota kepolisian yang diduga terlibat dalam kasus penyiksaan terhadap warga sipil bernama Ortizan F. Tarage. Dilansir dari Jubi.id, Dugaan tersebut disampaikan anggota LBH Papua Pos Sorong, Ambrosius Kelagilit, menyusul lambannya penanganan […]

  • Perjalanan Spiritual Nabi

    Perjalanan Spiritual Nabi

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle Ilham Sopu
    • visibility 409
    • 0Komentar

    Kita kini berada di penghujung bulan Rajab, bulan ketujuh dalam kalender Hijriah, sebuah bulan yang dimuliakan dan sarat dengan pesan persiapan ruhani. Dalam satu riwayat disebutkan bahwa Rajab adalah bulan menanam, Sya‘ban bulan menyiram dan memelihara, sementara Ramadhan adalah bulan memetik hasil. Maka, akhir Rajab seharusnya menjadi ruang muhasabah: sejauh mana benih-benih kebaikan telah kita […]

  • Akuntabilitas Langit

    Akuntabilitas Langit

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak.
    • visibility 500
    • 0Komentar

    Kalau seorang akuntan melihat ini, mungkin ia akan berkata: “Wah, ini sistem pelaporan yang sangat progresif.” Namun persoalan manusia seringkali bukan pada sistem pencatatannya, tetapi pada kesadaran akuntabilitasnya. Dalam dunia organisasi, kita mengenal istilah accountability gap—jarak antara kewajiban melapor dan kesadaran untuk bertanggung jawab. Dalam kehidupan sehari-hari, gap ini sering muncul dalam bentuk yang sederhana. […]

  • Potensi Perbedaan Awal Ramadhan 1447 H, Pemerintah dan NU Diprediksi Mulai Puasa 19 Februari 2026

    Potensi Perbedaan Awal Ramadhan 1447 H, Pemerintah dan NU Diprediksi Mulai Puasa 19 Februari 2026

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 334
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Umat Islam di Indonesia diperkirakan akan kembali menghadapi kemungkinan perbedaan dalam penetapan awal Ramadhan 1447 Hijriah atau tahun 2026 Masehi. Perbedaan tersebut dipicu oleh kondisi astronomis hilal yang belum memenuhi kriteria kesepakatan regional pada saat pemantauan. Peneliti Ahli Utama Pusat Riset Antariksa Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Thomas Djamaluddin, menjelaskan bahwa berdasarkan […]

  • Pemkot Gorontalo Data 433 Guru Ngaji, Wali Kota Instruksikan Penyesuaian Jumlah dengan Santri

    Pemkot Gorontalo Data 433 Guru Ngaji, Wali Kota Instruksikan Penyesuaian Jumlah dengan Santri

    • calendar_month Sabtu, 2 Agt 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Pemerintah Kota Gorontalo melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) saat ini tengah memverifikasi dan mengantongi data jumlah guru ngaji yang mengajar di TPA dan TPQ di seluruh wilayah kota. Berdasarkan laporan terbaru, tercatat ada 433 guru ngaji yang aktif mengajar, Minggu  (24/8/2025 Data tersebut disampaikan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bagian Kesra, Sukamto, dalam Rapat Koordinasi […]

  • Ketika Simbol Diserang: Analisis Sosiologi Politik atas Tuduhan Ijazah Palsu Presiden Jokowi

    Ketika Simbol Diserang: Analisis Sosiologi Politik atas Tuduhan Ijazah Palsu Presiden Jokowi

    • calendar_month Senin, 28 Apr 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Oleh : Mukari – (Dosen Sosiologi Fisipol Undar) Perdebatan sengit tentang kredibilitas ijazah Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mewarnai ruang publik Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Meskipun beberapa klarifikasi resmi telah diberikan, masalah ini terus muncul, terutama melalui media sosial dan jaringan komunikasi alternatif. Fenomena ini menunjukkan bahwa tuduhan tersebut telah menjadi bagian dari pertarungan […]

expand_less