Breaking News
light_mode
Trending Tags

Pepy Al Bayqunie

Kolaborasi, Komitmen, dan Kepercayaan

Kolaborasi, Komitmen, dan Kepercayaan

  • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
  • account_circle Pepy al-Bayqunie
  • visibility 163
  • 0Komentar

Keberhasilan kerja organisasi tumbuh dari kerja kolektif yang tertata, bukan kerja segelintir orang, apalagi satu individu saja. Proses kerja selalu melibatkan banyak peran yang berada di ruang kerja yang berbeda. Setiap elemen punya posisi dan kontribusinya sendiri. Berbeda tetapi saling menopang. Kerja menjadi lebih efektif ketika setiap peran dijalankan secara proporsional dan tidak saling tumpang […]

Resolusi 2026: Memindahkan energi, memperluas Jejaring Play Button

Resolusi 2026: Memindahkan energi, memperluas Jejaring

  • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
  • account_circle Pepy al-Bayqunie
  • visibility 83
  • 0Komentar

Periode 2019–2025, saat saya memimpin Balai Litbang Agama Makassar (BLAM), menjadi fase penting dalam pembelajaran kepemimpinan dan pengelolaan program pengembangan sumber daya manusia keagamaan. Berbagai program yang dilaksanakan—mulai dari MB Speak Up, Sekolah Penguatan Moderasi Beragama, hingga Klinik Moderasi Beragama—menjadi laboratorium bagi pengembangan strategi, inovasi, dan implementasi kebijakan moderasi beragama di tingkat operasional. Pengalaman memimpin […]

Panggung, Disabilitas, dan Kurikulum Berbasis Cinta (Catatan Review and Design in Islamic Education Ditjen Pendis Kemenag RI)

Panggung, Disabilitas, dan Kurikulum Berbasis Cinta (Catatan Review and Design in Islamic Education Ditjen Pendis Kemenag RI)

  • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
  • account_circle Pepy al-Bayqunie
  • visibility 89
  • 0Komentar

Saya cenderung skeptis terhadap doa dan pembacaan kitab suci dalam acara seremonial. Bukan karena keduanya kehilangan legitimasi religius, melainkan karena terlalu sering diposisikan sebagai ritual pembuka yang netral, steril dari relasi kuasa, dan seolah berada di luar politik representasi. Padahal, justru di awal acara itulah etika sebuah panggung bekerja. Acara ini dibuka dengan tilawah Al-Qur’an, […]

Jamaah sebagai Akar, Jamiyah sebagai Mesin: Teori Kekuasaan Versi NU

Jamaah sebagai Akar, Jamiyah sebagai Mesin: Teori Kekuasaan Versi NU

  • calendar_month Senin, 22 Des 2025
  • account_circle Pepy al-Bayqunie
  • visibility 63
  • 0Komentar

NU tidak membangun kekuasaan dengan cara merebut pusat. Ia tidak lahir dari istana, parlemen, atau kantor administrasi. NU lahir dari pinggir—dari desa, dari surau kecil, dari pesantren kampung yang jauh dari kota, dari obrolan yang tidak pernah berniat menjadi wacana besar. Karena itu, teori kekuasaan NU sejak awal berlawanan dengan logika kekuasaan modern yang bertumpu […]

Map Is Not Territory

Map Is Not Territory

  • calendar_month Minggu, 14 Des 2025
  • account_circle Redaksi Nulondalo
  • visibility 52
  • 0Komentar

Oleh : Pepy Albayqunie (Jamaah di Gusdurian, Seorang pecinta kebudayaan lokal di Sulawesi Selatan yang belajar menulis novel secara otodidak. Ia lahir dengan nama Saprillah) Dalam kegiatan orientasi atau pelatihan Moderasi Beragama, ada satu latihan sederhana yang sering memantik diskusi selanjutnya. Peserta diminta menggambar denah perjalanan dari rumah menuju lokasi pelatihan. Tidak perlu akurat, tidak […]

Satu Tubuh, Banyak Identitas

Satu Tubuh, Banyak Identitas

  • calendar_month Senin, 8 Des 2025
  • account_circle Pepy al-Bayqunie
  • visibility 54
  • 0Komentar

Tubuh yang sama, tetapi identitasnya beraneka-ragam. Identitas tidak pernah tunggal atau statis; ia muncul dan berubah karena interaksi dengan lingkungan, pengalaman, dan relasi sosial. Setiap bagian diri lahir dari pertemuan antara harapan, tanggung jawab, dan kenyataan yang selalu bergerak. Perpecahan identitas bukan kelemahan, melainkan kondisi yang memungkinkan refleksi, adaptasi, dan tindakan yang relevan di berbagai […]

PBNU, Kisruh Digital, dan Kerentanan dari Sikap Terlalu Akomodatif

PBNU, Kisruh Digital, dan Kerentanan dari Sikap Terlalu Akomodatif

  • calendar_month Sabtu, 6 Des 2025
  • account_circle Pepy al-Bayqunie
  • visibility 148
  • 0Komentar

(Penulis Jamaah GUSDURian, tinggal di Sulawesi Selatan yang lahir dengan nama Saprillah) Kisruh di PBNU bukan hal mengejutkan. NU sejak dulu hidup dengan perdebatan. Organisasi sebesar ini wajar kalau penuh pandangan, ego, dan aspirasi. Tapi kisruh kali ini berbeda: ia terjadi di era digital—era ketika gesekan kecil langsung berubah jadi tontonan nasional sebelum ada kesempatan […]

Tubuh sebagai Ruang Iman, Pengetahuan dan Penyembuhan

Tubuh sebagai Ruang Iman, Pengetahuan dan Penyembuhan

  • calendar_month Senin, 1 Des 2025
  • account_circle Pepi Al-Bayqunie
  • visibility 58
  • 0Komentar

Membaca Ketegangan Agama, Kesehatan Modern, Dan Pengobatan Tradisional dengan perspektif Moderasi Beragama. Mungkinkah gagasan moderasi beragama digunakan untuk membaca ilmu kesehatan? Saya menjawabnya, mungkin. Dengan segala kehati-hatian agar tidak terkesan memaksakan. Ruang perjumpaan agama dan ilmu kesehatan adalah tubuh. Sebagaimana ilmu kesahatan, agama juga berbicara tentang tubuh. Bagaimana tubuh dirawat, disembuhkan, dilindungi, bahkan dimuliakan. Tubuh […]

Menuju Moderasi Beragama Progresif

Menuju Moderasi Beragama Progresif

  • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
  • account_circle Pepi al-Bayqunie
  • visibility 56
  • 0Komentar

Oleh: Pepi Albayqunie – (Jamaah GUSDURian tinggal di Sulawesi Selatan yang lahir dengan nama Saprillah) Tulisan ini merupakan refleksi dari pengalaman mengelola program moderasi beragama, selama 3-5 tahun belakangan. Saya mengamati Dan merasakan gerakan moderasi beragama telah menemukan momentum yang tepat tetapi membutuhkan varian gerakan yang lebih progressif. Gerakan Moderasi Beragama di Indonesia telah berkembang melalui berbagai diskusi, […]

Halal Bi Halal: Silaturrahmi Yang Membentuk “Kita”

Halal Bi Halal: Silaturrahmi Yang Membentuk “Kita”

  • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
  • account_circle Pepi al-Bayqunie
  • visibility 29
  • 0Komentar

Setiap lebaran tiba, ada satu momen yang selalu kita tunggu dengan antusias: Halal Bi Halal. Di banyak keluarga muslim Indonesia, tradisi ini berarti keliling dari rumah ke rumah, bersalaman, dan menyantap hidangan yang sensasi rasanya tak pernah gagal. Tapi lebih dari itu, ada suasana hangat yang selalu hadir: perasaan diterima kembali, (setelah) apapun yang terjadi […]

expand_less