Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Homo MBGiens

  • account_circle Muhammad Suryadi R
  • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
  • visibility 491
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kebahagiaan dan kenikmatan hidup itu terletak pada makanan yang kita santap. Kalimat dari Epicurus ini terasa hangat di tengah situasi Indonesia yang dilanda musim MBG. Tetapi sebelum itu, saya ingi memulai tulisan ini dengan pembahasan bahwa dalam sejarah panjang manusia, ilmuan bermazhab Darwinisme mengatakan Homo Sapiens sebagai evolusi terakhir dan paling sempurna umat manusia. Sapiens adalah makhluk rasional, yang dari aktivitas berpikirnya melahirkan rumah, menciptakan kebudayaan, menciptakan teknologi, dan melahirkan kebijaksanaan dan peradaban. Tetapi, di era Serakahnomics, narasi tersebut dibantah oleh kemunculan satu evolusi manusia yang lahir dari kebijakan dan anggaran.

Homo yang satu ini bertumbuh dari sepiring makanan: ompreng. Homo MBGiens nama generasi tersebut. Kemunculannya hampir bersamaan dengan sekolah rakyat. Jika Homo Sapiens dikenal sebagai manusia yang berpikir mencari makan untuk bertahan hidup, maka Homo MBGiens sebaliknya. Ia baru bisa berpikir setelah makan.

Peradaban manusia seringkali bermula dan diidentikkan dengan benda-benda yang menandai sebuah babak kehidupan. Jika dulu ada kapak dan batu yang menandai zaman prasejarah. Ada cangkul yang menandai masyarakat agraris. Ada kapal dan pelabuhan yang menandai masyarakat maritim. Ada mesin uap yang menandai revolusi industri. Ada big data dan digitalisasi menandai era AI. Maka di Indonesia di era kiwari, ada ompreng yang menandai eksistensi manusia berbadan gemoy (MBG).

Ompreng sebagai Simbol Peradaban Baru

Hari ini, dalam beberapa pemandangan sosial kita, ompreng muncul sebagai satu benda yang senantiasa akan membersamai kita. Benda yang tadinya kita akrabi di meja makan dan dapur, kini kita jumpai setiap lima hari -kalau tidak setiap hari- di bangku belajar anak-anak sekolahan. Ompreng yang semula hanya wadah makanan, kini menjadi realitas simbolik keseharian kita. Karena kebutuhan untuk melahirkan anak-anak bergizi sehat, kalori cukup, dan nutrisi terpenuhi, maka ompreng berubah menjadi simbol baru dalam peradaban dimana Homo MBGiens eksis, sukses dan lancar jaya.

  • Penulis: Muhammad Suryadi R

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pentingnya Literasi Akuntansi dalam Mengatur Keuangan Rumah Tangga

    Pentingnya Literasi Akuntansi dalam Mengatur Keuangan Rumah Tangga

    • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
    • account_circle Sutanti Idris, S.E., CMC
    • visibility 278
    • 0Komentar

    Di tengah meningkatnya kebutuhan hidup dan perkembangan gaya hidup modern, kemampuan mengatur keuangan rumah tangga menjadi hal yang sangat penting. Banyak keluarga menghadapi masalah ekonomi bukan semata karena penghasilan yang kecil, tetapi karena kurangnya kemampuan dalam mengelola keuangan dengan baik. Dalam kondisi inilah literasi akuntansi memiliki peran besar dalam membantu keluarga menciptakan kestabilan finansial, menghindari […]

  • Piutang Langit

    Piutang Langit

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak.
    • visibility 339
    • 0Komentar

    Ramadhan selalu menghadirkan fenomena menarik dalam dunia akuntansi rumah tangga. Tiba-tiba grafik sedekah naik, kurva infak menanjak, dan neraca keikhlasan ikut-ikutan surplus. Di sisi lain, daftar belanja takjil dan THR juga ikut meledak. Inilah bulan ketika manusia rajin “mengirim proposal” ke langit. Sebagai akademisi akuntansi, saya sering bercanda kepada mahasiswa: “Kalau di dunia ada piutang […]

  • BNPB: Bencana Hidrometeorologi Dominasi Laporan 10–11 Februari 2026 di Jawa Tengah

    BNPB: Bencana Hidrometeorologi Dominasi Laporan 10–11 Februari 2026 di Jawa Tengah

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 250
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merangkum sejumlah kejadian bencana yang terjadi pada periode 10 hingga 11 Februari 2026. Dalam laporan tersebut, bencana hidrometeorologi mendominasi kejadian di wilayah Provinsi Jawa Tengah akibat hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai angin kencang. Hujan intensitas sedang disertai angin kencang melanda Kecamatan Juwiring, Kabupaten Klaten, pada […]

  • Aksi Solidaritas Pemuda dan Warga Bantu Korban Kebakaran di Desa Buti

    Aksi Solidaritas Pemuda dan Warga Bantu Korban Kebakaran di Desa Buti

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 114
    • 0Komentar

    NULONDALO.COM – MANANGGU – Sejumlah pemuda dan warga Desa Buti, Kecamatan Mananggu, Kabupaten Boalemo, menggelar aksi solidaritas penggalangan dana untuk membantu tiga keluarga yang menjadi korban kebakaran rumah. Aksi tersebut dilakukan di simpang empat lampu merah, Kecamatan Mananggu, Rabu (19/8/26) Aksi tersebut melibatkan sejumlah elemen pemuda, di antaranya Karang Taruna se-Kecamatan Mananggu, Komunitas Pelajar Mahasiswa […]

  • Gus Ipul Tegas! 2.708 Pegawai Kemensos Bolos Disanksi, 1 ASN Dipecat

    Gus Ipul Tegas! 2.708 Pegawai Kemensos Bolos Disanksi, 1 ASN Dipecat

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 327
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Langkah tegas diambil Menteri Sosial Saifullah Yusuf saat memimpin apel pembinaan pegawai pada Kamis (26/3/2026). Apel ini menjadi tindak lanjut dari inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan pada hari pertama masuk kerja. Dari hasil evaluasi, terungkap angka ketidakhadiran yang cukup mencolok. Dari total 46.090 pegawai Kemensos, sebanyak 2.708 orang tidak masuk kerja tanpa keterangan […]

  • Ditresnarkoba Polda Papua Musnahkan 6,3 Kg Ganja Hasil Pengungkapan Kasus Februari 2026

    Ditresnarkoba Polda Papua Musnahkan 6,3 Kg Ganja Hasil Pengungkapan Kasus Februari 2026

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 287
    • 0Komentar

    nulondalo.com –  Direktorat Reserse Narkoba Polda Papua memusnahkan 6,3 kilogram narkotika jenis ganja yang merupakan hasil pengungkapan kasus sepanjang Februari 2026, Selasa (3/3), di Kantor Lama Ditresnarkoba Polda Papua, Dok V, Kota Jayapura. Pemusnahan tersebut dipimpin jajaran Subdit II dan turut disaksikan oleh jaksa dari Kejaksaan Tinggi Papua sebagai bagian dari prosedur hukum dan transparansi […]

expand_less