Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Islam Moderat di Persimpangan Jalan

  • account_circle Alam Khaerul Hidayat
  • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
  • visibility 301
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Di tengah riuhnya perbincangan tentang agama di ruang publik Indonesia, istilah Islam moderat seolah menemukan momentumnya. Ia hadir sebagai penyeimbang di antara tarikan ekstrem yang kerap mengeras dalam wajah keberagamaan kita di satu sisi konservatisme yang eksklusif, di sisi lain liberalisme yang kadang kehilangan pijakan nilai. Dalam konteks masyarakat yang majemuk, gagasan ini terasa penting, bahkan mendesak. Ia menjanjikan harmoni, menawarkan jalan tengah, dan diharapkan mampu meredam ketegangan yang terus berulang.

Namun, justru karena sering disebut, Islam moderat perlahan menghadapi persoalan lain yang tidak kalah serius: ia mulai terdengar seperti sesuatu yang sudah selesai dipahami. Seolah-olah semua orang sepakat tentang maknanya, padahal jika ditanya lebih jauh, tidak selalu jelas di mana batasnya, apa ukuran keberhasilannya, dan bagaimana ia benar-benar bekerja dalam kehidupan sehari-hari. Di sinilah letak kegelisahan yang jarang diucapkan: apakah gagasan Islam moderat benar-benar telah menjadi cara hidup, atau ia masih sebatas bahasa yang indah di tingkat wacana?

Sebagai gagasan, moderasi tentu tidak bermasalah. Nilai-nilai yang dikandungnya keseimbangan, keadilan, toleransi adalah inti dari ajaran Islam itu sendiri. Tidak ada yang perlu diperdebatkan dari sisi normatif. Tetapi persoalan muncul ketika nilai-nilai itu diterjemahkan ke dalam praktik sosial. Moderasi sering dipahami sebagai “berada di tengah”, tetapi tengah antara apa dan siapa, itu yang kerap luput dijelaskan. Akibatnya, moderasi menjadi istilah yang lentur, bisa dipakai oleh siapa saja, bahkan dalam konteks yang berbeda-beda.

Dalam situasi tertentu, kelenturan ini memang menguntungkan karena membuka ruang dialog. Namun di sisi lain, ia juga berisiko mengaburkan makna. Moderasi bisa berubah menjadi sekadar label yang moderat dianggap benar, yang tidak moderat dianggap bermasalah tanpa penjelasan yang memadai. Di titik ini, moderasi kehilangan ketajamannya sebagai prinsip, dan bergeser menjadi kategori sosial yang cenderung simplistik.

Perjalanan Islam moderat di Indonesia menjadi semakin menarik ketika ia masuk ke dalam wilayah kebijakan negara. Apa yang semula merupakan etika keberagamaan, kini menjadi program yang dirancang, diukur, dan dijalankan secara institusional. Negara, melalui berbagai perangkatnya, berupaya menjadikan moderasi sebagai fondasi dalam menjaga kohesi sosial. Dalam batas tertentu, ini adalah langkah penting. Negara tidak bisa bersikap netral sepenuhnya ketika berhadapan dengan potensi konflik berbasis agama.

  • Penulis: Alam Khaerul Hidayat

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pasca Kebakaran di Sipatana, Pemkot Gorontalo Salurkan Bantuan untuk Korban photo_camera 2

    Pasca Kebakaran di Sipatana, Pemkot Gorontalo Salurkan Bantuan untuk Korban

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 341
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Pemerintah Kota Gorontalo bergerak cepat membantu warga yang terdampak musibah kebakaran di Kelurahan Bulotadaa Barat, Kecamatan Sipatana, Ahad (15/3/2026). Bantuan tersebut disalurkan melalui sejumlah instansi sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat yang tengah mengalami musibah. Penyaluran bantuan dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (Dinsos PM), serta […]

  • PSAK: Pernyataan Standar Akhlak Keikhlasan

    PSAK: Pernyataan Standar Akhlak Keikhlasan

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak.
    • visibility 417
    • 0Komentar

    Di negeri yang segala sesuatunya ingin distandarkan, dari Standar Nasional Pendidikan sampai Standar Operasional Prosedur parkir motor di minimarket, kita mengenal PSAK sebagai Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan. Biasanya tebal, serius, dan membuat mahasiswa akuntansi lebih cepat mengantuk daripada khutbah tarawih 23 rakaat plus witir tiga. Tapi Ramadhan ini, izinkan saya mengusulkan PSAK versi lain: Pernyataan […]

  • Ironi Serambi Madinah, Dua Dekade Provinsi Berdiri Tanpa Masjid Raya

    Ironi Serambi Madinah, Dua Dekade Provinsi Berdiri Tanpa Masjid Raya

    • calendar_month Rabu, 30 Apr 2025
    • account_circle Hafiz Aqmal Djibran, S.Ikom
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Jika Aceh dikenal dengan “Serambi Mekkah”, maka Gorontalo dikenal dengan “Serambi Madinah”. Julukan tersebut sudah lama dikenal khususnya bagi masyarakat Gorontalo, termasuk penulis. Barangkali telah menjadi identitas daerah Gorontalo yang bisa diketahui oleh banyak orang. Tentunya julukan ini tidak serta merta turun dari langit dan dipersembahkan untuk daerah Gorontalo. Jika digali dari sejarah lokal dan […]

  • Tahun Baru Hijriyah dan Ilusi Kebangkitan

    Tahun Baru Hijriyah dan Ilusi Kebangkitan

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • account_circle Dr. H. Ahmad Shaleh Amin, Lc., M.A.
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Setiap tahun, obor dinyalakan. Spanduk dibentangkan. Mimbar-mimbar dipenuhi ceramah tentang hijrah. Tahun Baru Hijriyah datang seperti tamu lama yang selalu disambut dengan hangat. Tetapi, ada satu pertanyaan yang jarang diajukan, setelah semua perayaan itu terlaksana, apa yang sesungguhnya berubah? Kita selalu menyaksikan perayaan itu, dan kita sadar bahwa sejatinya waktu terus bergerak. Kalender berganti. Namun, […]

  • Dari Ruang Kelas hingga Laboratorium, Revitalisasi Sekolah Diperkuat di Gorontalo Utara

    Dari Ruang Kelas hingga Laboratorium, Revitalisasi Sekolah Diperkuat di Gorontalo Utara

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 286
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Pemerintah Provinsi Gorontalo terus memperkuat kualitas sarana dan prasarana pendidikan. Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail meresmikan revitalisasi fasilitas pendidikan di SMK Negeri 4 Gorontalo Utara dan Sekolah Luar Biasa (SLB) Gorontalo Utara, Rabu (21/1/2025). Peresmian tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Gorontalo Utara Nurjanah Hasan Yusuf serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Gorontalo, Sudarman […]

  • Polres Pohuwato Amankan Ekskavator dan Sejumlah Barang Bukti dalam Penindakan PETI di Desa Teratai

    Polres Pohuwato Amankan Ekskavator dan Sejumlah Barang Bukti dalam Penindakan PETI di Desa Teratai

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle Ikbal
    • visibility 112
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Polres Pohuwato kembali melakukan penindakan terhadap aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang beroperasi di Desa Teratai, Kecamatan Marisa, Kabupaten Pohuwato, Kamis (11/6/2026). Operasi penertiban tersebut dipimpin langsung Kapolres Pohuwato, AKBP Busroni, S.I.K., M.H., didampingi para Pejabat Utama Polres Pohuwato, Kapolsek Marisa, serta personel gabungan. Dalam kegiatan tersebut, petugas berhasil mengamankan satu unit […]

expand_less