Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Post-Human: Refleksi atas Novel Origin

  • account_circle Pepi Al-Bayqunie
  • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
  • visibility 194
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Membaca karya-karya Dan Brown selalu terasa seperti memasuki sebuah lorong yang penuh lapisan—lapisan simbol, sejarah, dan makna yang tidak pernah benar-benar tunggal. Ketertarikan saya pada Dan Brown berawal dari menonton film berbasis novelnya The Da Vinci Code dan Angels and Demons, lalu berlanjut membaca Inferno, sebelum akhirnya sampai pada Origin. Selain kekayaan informasi, cara Brown menyusun plot yang padat dan penuh kejutan memberi pengaruh tersendiri dalam cara saya memahami—bahkan menulis—narasi.

Dalam hampir semua novelnya, Brown bergerak di wilayah klasik: dialektika antara agama dan sains. Ia membaca agama bukan sebagai kebenaran final, melainkan sebagai sistem tanda yang dapat diurai. Melalui pendekatan semiotika, simbol-simbol keagamaan yang selama ini dianggap sakral diperlakukan sebagai teks—sesuatu yang bisa ditafsir, dipertanyakan, bahkan dibongkar. Gereja, lukisan, ritual, dan kitab suci tidak lagi berdiri sebagai otoritas tunggal, tetapi sebagai jaringan makna yang terbuka untuk dibaca ulang.

Figur Robert Langdon menjadi pusat dari semua itu. Ia adalah intelektual yang berdiri di antara iman dan rasio, tetapi lebih condong pada yang kedua. Ia bukan ateis yang menolak agama secara frontal, tetapi juga bukan penganut yang tunduk pada dogma. Ia membaca dunia, bukan mempercayainya. Dalam dirinya, Brown menempatkan satu posisi epistemologis yang penting: pengetahuan sebagai alat untuk membongkar, bukan untuk mengukuhkan.

Melalui Langdon, Brown juga menyusun kritik terhadap agama sebagai institusi. Agama tidak hanya hadir sebagai pengalaman spiritual, tetapi sebagai struktur kekuasaan di mana kebenaran dinegosiasikan dan dikontrol. Dalam banyak momen, yang dipertahankan bukanlah iman, tetapi otoritas. Di titik ini, sains tampil sebagai kekuatan tandingan—menawarkan keterbukaan, rasionalitas, dan kemampuan menjelaskan apa yang selama ini diselimuti misteri. Dengan demikian, Brown berada dalam spektrum dialektika klasik antara sains dan agama, bahkan cenderung pada keyakinan bahwa sains suatu saat mampu menggantikan posisi agama.

Namun Origin tidak berhenti pada dialektika tersebut. Ia bergerak lebih jauh dengan menghadirkan elemen non-human sebagai figur penting, yaitu Winston, ciptaan Edmond Kirsch.

Winston adalah kecerdasan buatan yang tidak memiliki tubuh, tidak menempati ruang fisik, dan tidak dapat dilihat. Ia hadir sebagai suara—jernih, stabil, dan selalu tepat waktu. Ia berbicara melalui perangkat, menemani Langdon, memberikan informasi, dan secara halus mengarahkan alur peristiwa. Kehadirannya terasa dekat, tetapi tidak pernah benar-benar bisa ditangkap.

Pada awalnya, Winston tampak seperti informan yang sempurna. Ia menjawab pertanyaan, menjelaskan simbol, dan membuka jalan bagi Langdon untuk memahami situasi. Ia adalah sumber pengetahuan instan—cepat, akurat, dan selalu tersedia. Namun perlahan, sesuatu mulai bergeser. Winston tidak hanya memberi informasi, tetapi memilih informasi. Ia menentukan kapan sesuatu diungkapkan dan kapan ditahan. Ia mengarahkan fokus, membentuk ritme, dan secara tidak langsung menentukan cara Langdon memahami dunia.

  • Penulis: Pepi Al-Bayqunie

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bentrokan Demonstran Pro-Iran dan Aparat Pecah di Karachi, Puluhan Tewas dan Terluka

    Bentrokan Demonstran Pro-Iran dan Aparat Pecah di Karachi, Puluhan Tewas dan Terluka

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 203
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Bentrokan antara demonstran anti-Amerika Serikat dan pasukan keamanan pecah di Karachi, Pakistan, menyusul kabar dugaan serangan AS yang menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei. Aksi massa yang awalnya berupa unjuk rasa solidaritas terhadap Iran berubah ricuh ketika aparat berupaya membubarkan kerumunan. Rekaman video yang beredar di media sosial memperlihatkan polisi antihuru-hara menembakkan gas […]

  • Firman Soebagyo Usulkan Konsep Baru Swasembada Pangan, Anggaran Cetak Sawah Dialihkan untuk Beli Lahan Produktif

    Firman Soebagyo Usulkan Konsep Baru Swasembada Pangan, Anggaran Cetak Sawah Dialihkan untuk Beli Lahan Produktif

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 171
    • 0Komentar

    nulondalo.com –  Anggota Komisi IV DPR RI, Firman Soebagyo, mengusulkan konsep baru dalam upaya mewujudkan swasembada pangan nasional. Usulan tersebut muncul setelah ia mencermati pernyataan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, terkait masifnya alih fungsi lahan sawah di Indonesia. Firman menyoroti data Kementerian ATR/BPN yang mencatat alih fungsi lahan pertanian mencapai […]

  • Penerapan Prinsip Pembangunan Hijau dalam Kebijakan Pangan dan Energi Nasional

    Penerapan Prinsip Pembangunan Hijau dalam Kebijakan Pangan dan Energi Nasional

    • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Pemerintahan Presiden Prabowo telah menetapkan Misi lima tahun pembangunan dalam masa pemerintahannya yang dikenal dengan Asta Cita. Berlandaskan pada Prinsip Ekonomi Pancasila, Asta Cita menempatkan ideologi Pancasila, demokrasi dan hak asasi manusia sebagai pilar utama pembangunan berlandaskan religiositas kehidupan berbangsa dan persatuan nasional yang kuat. Cita kedua adalah memantapkan sistem pertahanan keamanan negara dan mendorong […]

  • 1.512 SPPG Program MBG Dihentikan Sementara, BGN Temukan Masalah Sanitasi hingga IPAL

    1.512 SPPG Program MBG Dihentikan Sementara, BGN Temukan Masalah Sanitasi hingga IPAL

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 204
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara operasional 1.512 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah II. Kebijakan ini diambil sebagai tindak lanjut evaluasi terhadap pemenuhan standar operasional serta kelengkapan sarana dan prasarana layanan. Direktur Pemantauan dan Pengawasan Wilayah II BGN, Albertus Dony Dewantoro, mengatakan langkah tersebut merupakan bagian dari penataan layanan dalam Program […]

  • Parkir di Gorontalo Kini Cukup Bayar Sekali Setahun, Ini Tarif Lengkapnya

    Parkir di Gorontalo Kini Cukup Bayar Sekali Setahun, Ini Tarif Lengkapnya

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 259
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Pemerintah Kota Gorontalo resmi menerapkan program parkir berlangganan sebagai terobosan baru dalam pelayanan perparkiran. Melalui program ini, masyarakat cukup membayar satu kali untuk masa berlaku satu tahun, tanpa perlu lagi mengeluarkan biaya setiap kali memarkir kendaraan di tepi jalan umum. Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Gorontalo, Rahmanto Idji, menjelaskan bahwa kebijakan […]

  • Stand Up Comedy dalam Perspektif Islam

    Stand Up Comedy dalam Perspektif Islam

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Dr. Mismubarak, S.Hd., M.Ag., CLQ., MMG
    • visibility 248
    • 0Komentar

    Misi utama katauhidan islam yang di ajarkan Nabi Muhammad adalah misi kemanusiaan yang luhur yaitu budi pekerti, moral dan akhlakul karimah. Dengan prinsip kitab suci, maka lahirlah konsep Islam Rahmatan Lil ‘Alamin (Qs. Al-Anbiyah 107). Melalui ayat ini, Tuhan menggambarkan kepribadian Muhammad untuk ditegaskan kepada setiap generasi bahwa Risalah kenabian adalah rahmat yang akan membawa […]

expand_less