Breaking News
dark_mode
Trending Tags

MBG: Maling Berkedok Gizi atau Benar-Benar Makan Bergizi Gratis?

  • account_circle Muh Faizal HS
  • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
  • visibility 530
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Anak yang dapat nutrisi yang bagus akan memberikan pengembangan kognitif yang lebih baik, mempunyai kemampuan belajar yang lebih tinggi, dan akan memberikan peluang besar untuk mencapai prestasi akademik. Dalam jangka panjang, kondisi ini akan menghasilkan tenaga kerja yang kompeten dan mampu mendorong ekonomi nasional. Dalam perspektif ini, MBG memiliki dasar teoritis yang kuat, karena gizi yang baik pada masa anak-anak membantu perkembangan otak dan kemampuan belajar.

Ketika pondasi dasar yang tidak dipenuhi, maka berbagai upaya yang dilakukan untuk kualitas pendidikan akan menimbulkan hambatan yang siginifikan. Namun demikian, teori tentang pembangunan manusia memberikan kita peringatan bahwasanya kebijakan publik harus dirancang dengan memperhatikan aspek keadilan dan efektifitasnya. Menurut Amartya Sen, pembangunan harus mempunyai orientasi yang jelas untuk bagaimana kehidupan yang layak bagi masyarakat.

Salah satu cara untuk memastikan tercapainya tujuan tersebut, yakni memastikan bahwa setiap individu memiliki akses terhadap kebutuhan dasar seperti kesehatan dan nutrisi. Dalam konteks ini, MBG menjadi instrumen penting dalam mengurangi ketimpagan sosial, karena seringkali kita melihat anak-anak yang kurang mampu memiliki keterbatasan dalam memenuhi kebutuhsan gizi hariannya.

Dengan memberikan makanan gratis di sekolah, negara telah membantu menciptakan kesempatan bagi anak untuk belajar dengan setara dan berkembang. Namun potensti positif ini tidak menutup kemungkinan menghilangkan resiko yang begitu signifikan ketika program ini diimplementasikan. Salah satu kekhawatiran pertama adalah terjadinya kebocoran anggaran. Program yang berskala nasional ini melibatkan banyak siswa yang tentunya anggaran yang harus dikeluarkan juga sangat besar.

  • Penulis: Muh Faizal HS

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hari Ketiga Operasi Roaring Lion, Israel-AS Klaim Kuasai Udara Iran

    Hari Ketiga Operasi Roaring Lion, Israel-AS Klaim Kuasai Udara Iran

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 213
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Operasi militer gabungan Israel dan Amerika Serikat yang diberi nama Operasi Roaring Lion memasuki hari ketiga pada Senin (3/3/2026). Pemerintah Israel menyatakan operasi tersebut bertujuan menangkal ancaman nuklir dan balistik Iran, sekaligus melumpuhkan struktur kepemimpinan militer Teheran. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu tampil dalam sebuah video pidato yang direkam di lokasi yang disebut […]

  • Rekayasa Arus Lalu Lintas Lebaran Ketupat di Gorontalo Diberlakukan, Ini Rute yang Harus Diketahui

    Rekayasa Arus Lalu Lintas Lebaran Ketupat di Gorontalo Diberlakukan, Ini Rute yang Harus Diketahui

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 288
    • 0Komentar

    Selanjutnya, pengendara diminta belok kiri ke arah Jalan GOR hingga menuju kawasan Tugu Tani Isimu, yang menjadi salah satu penanda lokasi perayaan Lebaran Ketupat. Sementara itu, arus balik menuju Kota Gorontalo diatur melalui rute dari lokasi perayaan menuju Tugu Tani, kemudian melewati Jalan Trans Sulawesi. Dari sana, kendaraan diarahkan menuju Tugu Ketupat, lalu belok kiri […]

  • Aktivis Pohuwato Desak Gubernur Gusnar Ismail Advokasi Revisi Permen ESDM 18/2025

    Aktivis Pohuwato Desak Gubernur Gusnar Ismail Advokasi Revisi Permen ESDM 18/2025

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 360
    • 0Komentar

    nulondalo.com  –  Aktivis asal Kabupaten Pohuwato, Muhajir Laindi, mendesak Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail untuk mengambil langkah lebih konkret dalam menyelesaikan persoalan pertambangan rakyat di daerah tersebut. Ia meminta pemerintah provinsi tidak hanya berfokus pada percepatan penerbitan Izin Pertambangan Rakyat (IPR), tetapi juga aktif mengadvokasi revisi Peraturan Menteri ESDM Nomor 18 Tahun 2025 yang dinilai belum […]

  • Dosen PKUMI Jadi Imam Shalat Jumat di Masjid Negara IKN, Bukti Kualitas Kaderisasi Ulama Istiqlal

    Dosen PKUMI Jadi Imam Shalat Jumat di Masjid Negara IKN, Bukti Kualitas Kaderisasi Ulama Istiqlal

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 199
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Kiprah akademik dan dakwah para pengajar Pendidikan Kader Ulama Masjid Istiqlal (PKUMI) kembali mendapat apresiasi di tingkat nasional. Salah satu dosen PKUMI, Dr. Ahmad Zulki, M.Ag, mendapat kehormatan menjadi imam dalam pelaksanaan shalat Jumat di Masjid Negara IKN yang berada di kawasan Ibu Kota Nusantara pada Jumat (13/3/2026). Momentum tersebut menjadi simbol pengakuan […]

  • Abd al-Rahman bin Abu Bakr Anak Yang Pernah Berhadapan dengan Sang Ayah di Medan Perang

    Abd al-Rahman bin Abu Bakr Anak Yang Pernah Berhadapan dengan Sang Ayah di Medan Perang

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Pepi Al-Bayqunie
    • visibility 272
    • 0Komentar

    Beberapa tahun kemudian, setelah Perjanjian Hudaybiyyah, suasana politik dan keagamaan di Jazirah Arab mulai berubah. Pada masa inilah Abdurrahman akhirnya memeluk Islam. Ia datang kepada Nabi Muhammad dan menyatakan keimanannya. Sejak saat itu ia menjadi bagian dari komunitas Muslim dan ikut terlibat dalam berbagai peristiwa penting setelahnya. Suatu hari, Abdurrahman mengisahkan kembali pengalaman di Badar kepada […]

  • Alissa Wahid dan Kartini yang Tak Pernah Selesai

    Alissa Wahid dan Kartini yang Tak Pernah Selesai

    • calendar_month Selasa, 29 Apr 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Setiap April, memori tentang Kartini akan menyeruak. Ia datang, dikenang, dirayakan, dan diabadikan. Di ruang kelas, anak-anak berseragam menggelar lomba busana adat. Di media sosial, ucapan selamat Hari Kartini berseliweran, disertai kutipan populer dan foto perempuan berkebaya. Sebuah ritual yang terasa akrab, bahkan otomatis. Tapi siapa Kartini yang sebenarnya sedang kita rayakan? Yang pasti bukan […]

expand_less