Breaking News
light_mode
Trending Tags

Paradigma yang Berkembang: Menempatkan “Mahkota Ilmu” sebagai Proses Dialektis-Epistemologis

  • account_circle Donald Qomaidiasyah Tungkagi
  • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
  • visibility 400
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Selanjutnya, Tarmizi juga mengkritisi bahwa interpretasi saya terhadap Kuhn keliru. Sembari mengutip Kuhn dengan menulis paradigma bukan “…alat untuk mengamati masalah-masalah ilmiah, melainkan melihat: (1) apa yang boleh disebut masalah; (2) bagaimana cara menyelesaikannya; (3) bagaimana komunitas ilmiah bekerja.” Saya justru agak heran dengan kritik ini. Padahal ketiga hal yang disebutkan itu justru termasuk dalam fungsi paradigma sebagai “teropong” (framework) untuk memahami fenomena ilmiah yang saya maksud. Ketika saya mengatakan “fungsi paradigma sebagai teropong untuk mengamati dan memahami masalah-masalah ilmiah,” justru sedang merujukan pada ketiga fungsi paradigma tersebut. Seharusnya ini tidak dianggap sebagai kontradiksi, melainkan cara berbeda dalam memahami dan mengekspresikan objek yang sama.

Tarmizi kemudian menulis: “Justru, sejarah dalam perkembangan paradigma a la Kuhnian adalah titik kunci memahami bagaimana paradigma pengetahuan berkembang dan bersitegang melalui normal science, anomali dan krisis, revolusi ilmiah.” Pada bagian ini saya sepenuhnya sependapat. Sebab, ini justru mendukungan argumen saya bahwa paradigma berkembang melalui ketegangan, anomali, dan krisis, sejalan ketegangan antara tiga pilar dalam Makuta Ilmu yang justru produktif, bukan destruktif.

Ketegangan Produktif versus Kontradiksi: Paradigma Sebagai Ruang Dialog

Ini yang terus diulang, Tarmizi tetap bersikukuh bahwa tiga pilar dalam Mahkota Ilmu, teo-antropo-kosmosentris, “secara tegas saling menegasikan satu sama lain.” Ia menolak konsep “jembatan” yang digagas dalam integrasi tersebut dengan pertanyaan retoris: “Bagaimana jika nanti di tengah jembatan keduanya justru bakuhantam, alih-alih dialog, saling peluk dan jabat tangan?”

  • Penulis: Donald Qomaidiasyah Tungkagi
  • Editor: Donald Qomaidiasyah Tungkagi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Video Diduga Libatkan Oknum Aleg Kabgor Viral, PKB Siapkan Sanksi Tegas

    Video Diduga Libatkan Oknum Aleg Kabgor Viral, PKB Siapkan Sanksi Tegas

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 119
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Sebuah video yang diduga melibatkan oknum anggota legislatif Kabupaten Gorontalo dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) kembali beredar dan viral di media sosial pada Februari 2026. Video tersebut disebut-sebut merupakan rekaman lama yang diunggah ulang hingga memicu sorotan publik. Dalam cuplikan yang beredar, terlihat seorang pria yang diduga anggota DPRD Kabupaten Gorontalo tengah melakukan […]

  • Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 H Jatuh pada 21 Maret 2026

    Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 H Jatuh pada 21 Maret 2026

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 318
    • 0Komentar

    “Jika secara hisab belum memenuhi kriteria visibilitas, maka secara teoritis hilal tidak mungkin dapat dirukyat,” tegasnya. Ia juga menjelaskan bahwa ijtimak atau konjungsi terjadi pada Kamis, 19 Maret 2026 pukul 08.23 WIB. Sementara itu, pemantauan hilal akan dilakukan di 117 titik rukyatul hilal yang tersebar di seluruh Indonesia. Sebagai gambaran, di Jakarta Pusat saat matahari […]

  • Demokrasi dan Distribusi Keadilan

    Demokrasi dan Distribusi Keadilan

    • calendar_month Senin, 1 Sep 2025
    • account_circle Siti Sara Malase
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Penulis : Siti Sara Malase Demokrasi merupakan salah satu sistem pemerintahan yang paling banyak diadopsi di dunia modern. Sejak akhir Perang Dingin, demokrasi menjadi standar legitimasi politik bagi banyak negara, termasuk Indonesia. Secara konseptual, demokrasi didefinisikan sebagai pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat. Namun, dalam praktiknya, demokrasi kerap mengalami penyempitan makna dengan direduksi […]

  • Trump Umumkan Tiga Jet Tempur AS Hilang Akibat Tembakan Ramah di Kuwait

    Trump Umumkan Tiga Jet Tempur AS Hilang Akibat Tembakan Ramah di Kuwait

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 127
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan hilangnya tiga jet tempur F-15E milik Angkatan Udara AS akibat insiden tembakan ramah (friendly fire) dari sistem pertahanan udara Kuwait dalam operasi militer terbaru di Timur Tengah. Insiden tersebut terjadi dalam rangkaian misi yang disebut sebagai Operasi Epic Fury, yakni operasi pendukung Israel dalam eskalasi konflik melawan […]

  • Wali Kota Palu Tinjau Titik Banjir di Tawaeli, Instruksikan Penanganan Menyeluruh

    Wali Kota Palu Tinjau Titik Banjir di Tawaeli, Instruksikan Penanganan Menyeluruh

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 176
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Wali Kota Palu, H. Hadianto Rasyid, S.E., didampingi sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, meninjau langsung sejumlah titik banjir di wilayah Kecamatan Tawaeli, Minggu malam (11/1/2026). Peninjauan tersebut merupakan bentuk respons cepat Pemerintah Kota Palu terhadap dampak banjir yang merendam beberapa kawasan permukiman warga akibat curah hujan tinggi. Adapun lokasi yang dikunjungi […]

  • Kasus Amsal Sitepu Disorot DPR, Sanksi Pidana Mengintai Oknum Jaksa

    Kasus Amsal Sitepu Disorot DPR, Sanksi Pidana Mengintai Oknum Jaksa

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 125
    • 0Komentar

    “Komisi III DPR RI meminta Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan untuk melakukan evaluasi menyeluruh dan menyampaikan laporan tertulis dalam waktu satu bulan,” ujarnya. DPR juga menyoroti dugaan intimidasi yang dialami Amsal Sitepu selama proses hukum berlangsung. Aparat penegak hukum diminta mengusut tuntas dugaan tersebut. “Komisi III DPR RI meminta aparat penegak hukum melakukan pengusutan secara […]

expand_less