Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Paradigma yang Berkembang: Menempatkan “Mahkota Ilmu” sebagai Proses Dialektis-Epistemologis

  • account_circle Donald Qomaidiasyah Tungkagi
  • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
  • visibility 929
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Selanjutnya, Tarmizi juga mengkritisi bahwa interpretasi saya terhadap Kuhn keliru. Sembari mengutip Kuhn dengan menulis paradigma bukan “…alat untuk mengamati masalah-masalah ilmiah, melainkan melihat: (1) apa yang boleh disebut masalah; (2) bagaimana cara menyelesaikannya; (3) bagaimana komunitas ilmiah bekerja.” Saya justru agak heran dengan kritik ini. Padahal ketiga hal yang disebutkan itu justru termasuk dalam fungsi paradigma sebagai “teropong” (framework) untuk memahami fenomena ilmiah yang saya maksud. Ketika saya mengatakan “fungsi paradigma sebagai teropong untuk mengamati dan memahami masalah-masalah ilmiah,” justru sedang merujukan pada ketiga fungsi paradigma tersebut. Seharusnya ini tidak dianggap sebagai kontradiksi, melainkan cara berbeda dalam memahami dan mengekspresikan objek yang sama.

Tarmizi kemudian menulis: “Justru, sejarah dalam perkembangan paradigma a la Kuhnian adalah titik kunci memahami bagaimana paradigma pengetahuan berkembang dan bersitegang melalui normal science, anomali dan krisis, revolusi ilmiah.” Pada bagian ini saya sepenuhnya sependapat. Sebab, ini justru mendukungan argumen saya bahwa paradigma berkembang melalui ketegangan, anomali, dan krisis, sejalan ketegangan antara tiga pilar dalam Makuta Ilmu yang justru produktif, bukan destruktif.

Ketegangan Produktif versus Kontradiksi: Paradigma Sebagai Ruang Dialog

Ini yang terus diulang, Tarmizi tetap bersikukuh bahwa tiga pilar dalam Mahkota Ilmu, teo-antropo-kosmosentris, “secara tegas saling menegasikan satu sama lain.” Ia menolak konsep “jembatan” yang digagas dalam integrasi tersebut dengan pertanyaan retoris: “Bagaimana jika nanti di tengah jembatan keduanya justru bakuhantam, alih-alih dialog, saling peluk dan jabat tangan?”

  • Penulis: Donald Qomaidiasyah Tungkagi
  • Editor: Donald Qomaidiasyah Tungkagi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bagaimana jika Ramadan Bukan Bulan yang Paling Istimewa?

    Bagaimana jika Ramadan Bukan Bulan yang Paling Istimewa?

    • calendar_month Sabtu, 26 Apr 2025
    • account_circle Tarmizi Abbas
    • visibility 474
    • 0Komentar

    Namun cara baca itu berusaha menampik fakta bahwa Islam adalah agama yang menyejarah. Disebut demikian lantaran ketika disebarkan ke berbagai tempat, para pemeluk Islam akan melakukan serangkaian reartikulasi dan apropriasi dengan kultur dan kebudayaan masyarakat saat itu, sebagaimana tradisi puasa juga ternyata memiliki paralelitas dengan agama-agama sebelum Islam. Di sinilah hal yang saya maksudkan bahwa […]

  • Deretan Bencana Awal Januari: Banjir Rendam NTB, Korban Tewas Banjir Bandang Sitaro Bertambah Jadi 17 Orang

    Deretan Bencana Awal Januari: Banjir Rendam NTB, Korban Tewas Banjir Bandang Sitaro Bertambah Jadi 17 Orang

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 220
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sejumlah kejadian bencana yang terjadi di berbagai wilayah Indonesia dalam periode 7 Januari 2026 hingga 8 Januari 2026 pukul 07.00 WIB. Berdasarkan pemantauan Pusat Pengendali dan Operasi (Pusdalops) BNPB, bencana yang terjadi masih didominasi oleh bencana hidrometeorologi basah, khususnya banjir. Banjir Rendam Sumbawa Barat Peristiwa banjir pertama […]

  • Ketum GP Ansor Dijadwalkan Lantik Pengurus Wilayah dan Cabang se-Gorontalo, Hadiri Sejumlah Agenda Strategis

    Ketum GP Ansor Dijadwalkan Lantik Pengurus Wilayah dan Cabang se-Gorontalo, Hadiri Sejumlah Agenda Strategis

    • calendar_month Sabtu, 5 Jul 2025
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor), Addin Jauharudin, dijadwalkan melantik jajaran Pimpinan Wilayah dan Cabang GP Ansor se-Gorontalo dalam sebuah seremoni resmi yang akan berlangsung pada Sabtu, 19 Juli 2025 pukul 19.30 WITA di Ballroom Hotel Damhil, Kota Gorontalo. Ketua PW GP Ansor Gorontalo, Zulkarnain Ahmad, menyampaikan bahwa kunjungan Ketum Addin ke […]

  • Antrean Tiga Jam dan Misteri BBM Subsidi di Pertamina Mananggu, Gorontalo

    Antrean Tiga Jam dan Misteri BBM Subsidi di Pertamina Mananggu, Gorontalo

    • calendar_month Sabtu, 5 Sep 2026
    • account_circle Faisal Husuna
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Oleh: Mansur Martam NULONDALO.COM – Ada yang berubah di depan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang berlokasi di Jalan Trans Sulawesi, Desa Salilama, Kecamatan Mananggu, Kabupaten Boalemo, Gorontalo, dengan nomor registrasi SPBU 7496207. Dulu, membeli Bahan Bakar Minyak (BBM) adalah urusan beberapa menit: datang, mengantre sebentar, mengisi tangki, membayar, lalu melanjutkan perjalanan. Kini, di […]

  • BNPB: Bencana Hidrometeorologi Dominasi Laporan 10–11 Februari 2026 di Jawa Tengah

    BNPB: Bencana Hidrometeorologi Dominasi Laporan 10–11 Februari 2026 di Jawa Tengah

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 282
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merangkum sejumlah kejadian bencana yang terjadi pada periode 10 hingga 11 Februari 2026. Dalam laporan tersebut, bencana hidrometeorologi mendominasi kejadian di wilayah Provinsi Jawa Tengah akibat hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai angin kencang. Hujan intensitas sedang disertai angin kencang melanda Kecamatan Juwiring, Kabupaten Klaten, pada […]

  • Camat Bontoa Kukuhkan 25 Anggota Paskibraka Kecamatan Bontoa Tahun 2026

    Camat Bontoa Kukuhkan 25 Anggota Paskibraka Kecamatan Bontoa Tahun 2026

    • calendar_month Minggu, 16 Agt 2026
    • account_circle Hardiansyah
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, Bontoa — Camat Bontoa, Muh. Maudu, S.Hut., M.Si., secara resmi mengukuhkan anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros, pada 16 Agustus 2026. Prosesi pengukuhan berlangsung di Aula Kantor Camat Bontoa. Sebanyak 25 pelajar putra dan putri terbaik dari SMA/MA se-Kecamatan Bontoa dikukuhkan setelah melalui proses seleksi dan pelatihan intensif selama […]

expand_less