Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Paradigma yang Berkembang: Menempatkan “Mahkota Ilmu” sebagai Proses Dialektis-Epistemologis

  • account_circle Donald Qomaidiasyah Tungkagi
  • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
  • visibility 926
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bagi saya, meski tetap bisa diperdebatkan, kedua warisan tersebut justru menunjukkan bahwa masyarakat Gorontalo telah mengenal konsep integrasi antara berbagai dimensi kehidupan: yang sakral dan yang profan, yang transenden dan yang imanen, yang normatif dan yang empiris. Artikulasi ini yang kemudian diejawantah dalam kerangka epistemologis yang lebih sistematis dengan menggunakan terminologi teo-antropo-kosmosentris. Saya uraikan kembali sebagai berikut:

Pilar pertama, dimensi teosentris, merepresentasikan orientasi epistemologis yang berpusat pada Tuhan dan wahyu. Ini adalah dimensi yang dalam ABSSBQ direpresentasikan oleh Al-Qur’an (Qur’ani), sumber tertinggi pengetahuan dan nilai. Namun lebih dari itu, dimensi teosentris juga mencakup cara pandang yang menempatkan Tuhan sebagai sumber dan tujuan akhir dari seluruh pengetahuan manusia. Pilar kedua, dimensi kosmosentris, merepresentasikan orientasi epistemologis yang berpusat pada alam semesta dan fenomena empiris. Dalam tradisi ABSSBK, ini direpresentasikan oleh syara’, yang meskipun berbasis pada wahyu, dalam praktiknya selalu responsif terhadap realitas empiris dan konteks sosial-budaya. Saya memahami bahwa ada perdebatan tentang apakah syara’ bisa merepresentasikan kosmosentrisme, mengingat basis keduanya berbeda. Namun yang saya maksudkan di sini adalah bahwa syara’, khususnya dalam tradisi fiqh, selalu mempertimbangkan maqashid (tujuan), maslahah (kemaslahatan), dan konteks sosio-kultural, yang berarti ia tidak bisa dilepaskan dari pembacaan terhadap realitas kosmis dan empiris. Pilar ketiga, dimensi antroposentris, merepresentasikan orientasi epistemologis yang berpusat pada manusia, budaya, dan masyarakat. Dalam tradisi ABSSBK, ini direpresentasikan oleh adat, nilai-nilai, norma, dan praktik yang hidup dalam masyarakat.

  • Penulis: Donald Qomaidiasyah Tungkagi
  • Editor: Donald Qomaidiasyah Tungkagi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Goodwill Langit

    Goodwill Langit

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak.
    • visibility 313
    • 0Komentar

    Selama sebelas bulan sebelumnya, mungkin kita terlalu sibuk mengejar laba dunia: target kerja, kenaikan jabatan, investasi, dan berbagai proyek kehidupan. Tidak ada yang salah dengan itu. Akuntansi juga tidak melarang orang mencari keuntungan. Namun Ramadhan mengingatkan bahwa kehidupan manusia tidak hanya memiliki laporan laba rugi, tetapi juga laporan nilai kemanusiaan. Di sinilah konsep Goodwill Langit […]

  • Halalbihalal PP As’adiyah NU: Perkuat Ukhuwah Islamiyah, Wathoniyyah, dan Basyariyah

    Halalbihalal PP As’adiyah NU: Perkuat Ukhuwah Islamiyah, Wathoniyyah, dan Basyariyah

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 332
    • 0Komentar

    Selain santri dan pengurus pesantren, acara ini turut dihadiri jajaran pengurus Nahdlatul Ulama Soppeng serta para alumni IKAKAS. Momen ini menjadi ajang silaturahmi, reuni, sekaligus konsolidasi dalam memperkuat dakwah dan pendidikan Islam di Sulawesi Selatan. Melalui kegiatan ini, semangat Idulfitri diharapkan dapat terus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, serta memperkuat tiga pilar ukhuwah, yakni ukhuwah Islamiyah, […]

  • IKPM-HT Yogyakarta Bedah Riset Transmigrasi Maba Utara Jelang Dialog Publik di UGM

    IKPM-HT Yogyakarta Bedah Riset Transmigrasi Maba Utara Jelang Dialog Publik di UGM

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Risman Lutfi
    • visibility 487
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, Yogyakarta – Ikatan Komunikasi Pelajar Mahasiswa Halmahera Timur (IKPM-HT) Yogyakarta menggelar diskusi internal untuk membedah riset mendalam mengenai kondisi Transmigrasi di Maba Utara, Kabupaten Halmahera Timur, Provinsi Maluku Utara, Jum’at (2/1/2026). Agenda pembacaan riset ini merupakan langkah strategis organisasi dalam mematangkan data dan substansi sebelum dibawa ke forum Dialog Publik bersama Pusat Studi Pedesaan […]

  • Dugaan Penganiayaan Oleh Oknum Anggota Korps Brigade di Kota Tual, Moh Yakub dan Abdul Kadir Komitmen Dorong Reformasi Polri

    Dugaan Penganiayaan Oleh Oknum Anggota Korps Brigade di Kota Tual, Moh Yakub dan Abdul Kadir Komitmen Dorong Reformasi Polri

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Risman Lutfi
    • visibility 464
    • 0Komentar

    Nulondalo.com – Founder dan Advokat Senior “HAM & Associate”, Moh. Yakub K. Salamun, S.H., M.H., bersama Abdul Kadir Z. Lakuy, S.H., angkat bicara terkait dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh oknum anggota Korps Brigade di Kota Tual yang menyebabkan seorang anak kecil meninggal dunia. Moh. Yakub Salamun menyampaikan bahwa peristiwa tersebut tidak seharusnya hanya dipandang sebagai […]

  • Warga Gorontalo Utara Soroti Truk Kayu Overload di Tomilito, Desak Penertiban Segera

    Warga Gorontalo Utara Soroti Truk Kayu Overload di Tomilito, Desak Penertiban Segera

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 514
    • 0Komentar

    Gorontalo Utara, nulondalo.com – Seorang warga Gorontalo Utara, Sandy Syafrudin Nina, menyuarakan keprihatinan serius terhadap aktivitas truk pengangkut kayu bermuatan berlebih (overload) yang kerap melintas di wilayah Tomilito. Ia menilai kondisi tersebut bukan sekadar pelanggaran lalu lintas, melainkan ancaman nyata bagi keselamatan masyarakat. Dalam kesaksiannya, Sandy mengungkapkan bahwa siang hari, jalanan dari arah Tomilito dipenuhi […]

  • Nuzulul Qur’an: Masjid Istiqlal Jadi Jembatan Peradaban

    Nuzulul Qur’an: Masjid Istiqlal Jadi Jembatan Peradaban

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 257
    • 0Komentar

    nulondalo.com, Jakarta-Masjid Istiqlal kembali menjadi panggung kebersamaan dan refleksi kebangsaan dalam peringatan Nuzulul Qur’an yang dipadati puluhan ribu jamaah. Di tengah gemuruh kota, momentum suci ini diposisikan sebagai ruang di mana nilai-nilai Al-Qur’an dipahami bukan hanya sebagai ajaran spiritual, tetapi juga sebagai ruh yang merekatkan keberagaman dan memperkuat peradaban bangsa. H. Mas’ud Halimin, Ketua Panitia […]

expand_less