Breaking News
dark_mode
Trending Tags

17 Mahasantri Khatamun Nabiyyin Raih Sertifikasi CAP, Bukti Santri Unggul di Era Digital

  • account_circle Asep Alfarizi
  • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
  • visibility 343
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

“Fiqih muamalah membutuhkan alat bantu modern. Menguasai Accurate adalah bentuk kesiapan kami menjaga transparansi dan akuntabilitas keuangan di masa depan,” ujarnya.

Sebanyak 17 mahasantri Pondok Pesantren Khatamun Nabiyyin menunjukkan sertifikat Certified Accurate Professional (CAP) usai dinyatakan lulus uji kompetensi aplikasi akuntansi Accurate yang diselenggarakan oleh PT. Ultima Tekno Solusindo bekerja sama dengan Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia.

Hal senada disampaikan oleh mahasantriwati Asri Nur Husaini. Ia menilai lingkungan pesantren justru sangat mendukung pembelajaran teknologi karena membentuk karakter disiplin dan pola pikir sistematis.

“Belajar akuntansi membutuhkan ketelitian tinggi, sama seperti saat kami mempelajari ilmu hadits atau bahasa Arab. Pesantren melatih kami untuk fokus dan teliti,” ungkapnya.

Sertifikasi CAP yang dikeluarkan oleh PT. Ultima Tekno Solusindo merupakan standar kompetensi yang telah digunakan oleh ribuan perusahaan di Indonesia.

Dengan sertifikat tersebut, para mahasantri memiliki peluang lebih besar untuk berkarier di berbagai sektor, mulai dari UMKM hingga perusahaan skala besar.

Ustaz M. Agus Salim, M.A menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Ia menegaskan bahwa prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa pesantren mampu melahirkan generasi yang seimbang antara kekuatan spiritual dan kompetensi profesional.

“Ini menunjukkan bahwa santri tidak hanya unggul dalam ilmu agama, tetapi juga siap bersaing di dunia profesional,” ujarnya.

Adapun manfaat dari sertifikasi CAP antara lain meningkatkan daya saing lulusan, memperkuat kesiapan kerja, serta menjadi validasi kompetensi dalam bidang akuntansi digital.

Dengan pencapaian ini, diharapkan para mahasantri Pondok Pesantren Khatamun Nabiyyin terus mengembangkan potensi diri dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, baik sebagai akademisi, praktisi bisnis, maupun profesional di bidang keuangan.

 

 

  • Penulis: Asep Alfarizi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • HAM & ASSOCIATES Lapor Hakim PN Sanana ke Komisi Yudisial dan Mahkamah Agung RI

    HAM & ASSOCIATES Lapor Hakim PN Sanana ke Komisi Yudisial dan Mahkamah Agung RI

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Advokat HAM & ASSOCIATES laporkan Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Sanana ke Komisi Yudisial (KY) dan Mahkamah Agung (MA) RI atas dugaan pelanggaran Kode Etik dan Pedoman Perilaku Hakim. Laporan tertanggal 29 April 2025 tersebut dilayangkan pada hari, Jum’at (16/05/2025). Pasalnya, setelah membaca dan mempelajari seluruh berkas yang berkaitan dengan Perkara Nomor 3/Pdt.G/2024/PN.Snn yang diucapkan […]

  • Mengapa Amerika Serikat Enggan Menandatangani UNCLOS? Ini Alasan Strategisnya

    Mengapa Amerika Serikat Enggan Menandatangani UNCLOS? Ini Alasan Strategisnya

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 310
    • 0Komentar

    nulondalo.com –  Amerika Serikat hingga kini belum menandatangani United Nations Convention on the Law of the Sea (UNCLOS), meskipun konvensi tersebut telah menjadi rezim hukum internasional utama yang mengatur tata kelola laut global. Keputusan ini didorong oleh sejumlah pertimbangan strategis, ekonomi, dan politik luar negeri. Salah satu alasan utama penolakan Amerika Serikat terhadap UNCLOS adalah […]

  • Komisi V DPR Soroti Kelaikudaraan Pesawat IAT yang Hilang Kontak di Maros

    Komisi V DPR Soroti Kelaikudaraan Pesawat IAT yang Hilang Kontak di Maros

    • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 267
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Komisi V DPR RI menyoroti hilangnya kontak pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) dengan registrasi PK-THT di wilayah Maros, Sulawesi Selatan, Sabtu (17/1/2026). Sorotan tersebut terutama berkaitan dengan pengawasan kelaikudaraan pesawat, khususnya armada yang telah beroperasi dalam jangka waktu panjang. Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Syaiful Huda, meminta Kementerian Perhubungan […]

  • Daerah Penting bagi Burung dan Keanekaragaman Hayati di Papua Dirilis untuk Publik

    Daerah Penting bagi Burung dan Keanekaragaman Hayati di Papua Dirilis untuk Publik

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle Moloneo Az
    • visibility 313
    • 0Komentar

    GORONTALO, NULONDALO.COM – Upaya baru dalam pelestarian alam di Indonesia bagian timur lahir dengan selesainya identifikasi Important Bird and Biodiversity Areas (IBAs) di wilayah Papua. Melalui kerja sama antara Burung Indonesia dan berbagai mitra strategis, data ini kini dapat diakses oleh publik sebagai alat bantu utama dalam menentukan daerah prioritas pelestarian keanekaragaman hayati di Papua dengan menggunakan […]

  • Tradisi Ketupat, Wahdah Islamiyah Gorontalo dan Tuduhan tak Berdasar

    Tradisi Ketupat, Wahdah Islamiyah Gorontalo dan Tuduhan tak Berdasar

    • calendar_month Minggu, 8 Mei 2022
    • account_circle Tarmizi Abbas
    • visibility 211
    • 0Komentar

    Namun setelah melihat podcast itu dengan khidmat hingga selesai, asumsi-asumsi yang membuat saya jadi kesal di awal itu runtuh seketika. Tak ada sama sekali pernyataan Ust. Bakari yang saya lihat “bengkok” ataupun intensinya untuk benar-benar “meluruskan” perayaan Ketupatan. Bahkan, saya pikir, argumen-argumen Ust. Bakari di dalam podcast itu terjelaskan dengan baik: mulai dari caranya menyelisik […]

  • Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada 19 Februari 2026

    Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada 19 Februari 2026

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 142
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia resmi menetapkan 1 Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Keputusan tersebut diambil berdasarkan hasil sidang isbat yang digelar Selasa sore, 17 Februari 2026, di Jakarta. Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan bahwa penetapan dilakukan setelah menerima laporan tim pemantauan hilal (rukyatul hilal) dari 96 titik […]

expand_less