17 Mahasantri Khatamun Nabiyyin Raih Sertifikasi CAP, Bukti Santri Unggul di Era Digital
- account_circle Asep Alfarizi
- calendar_month 6 jam yang lalu
- visibility 144
- print Cetak

Sebanyak 17 mahasantri Pondok Pesantren Khatamun Nabiyyin Jakarta, sukses meraih prestasi dan sertifikasi kompetensi non-akademik (FOTO: Asep Alfarizi)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
“Fiqih muamalah membutuhkan alat bantu modern. Menguasai Accurate adalah bentuk kesiapan kami menjaga transparansi dan akuntabilitas keuangan di masa depan,” ujarnya.

Sebanyak 17 mahasantri Pondok Pesantren Khatamun Nabiyyin menunjukkan sertifikat Certified Accurate Professional (CAP) usai dinyatakan lulus uji kompetensi aplikasi akuntansi Accurate yang diselenggarakan oleh PT. Ultima Tekno Solusindo bekerja sama dengan Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia.
Hal senada disampaikan oleh mahasantriwati Asri Nur Husaini. Ia menilai lingkungan pesantren justru sangat mendukung pembelajaran teknologi karena membentuk karakter disiplin dan pola pikir sistematis.
“Belajar akuntansi membutuhkan ketelitian tinggi, sama seperti saat kami mempelajari ilmu hadits atau bahasa Arab. Pesantren melatih kami untuk fokus dan teliti,” ungkapnya.
Sertifikasi CAP yang dikeluarkan oleh PT. Ultima Tekno Solusindo merupakan standar kompetensi yang telah digunakan oleh ribuan perusahaan di Indonesia.
Dengan sertifikat tersebut, para mahasantri memiliki peluang lebih besar untuk berkarier di berbagai sektor, mulai dari UMKM hingga perusahaan skala besar.
Ustaz M. Agus Salim, M.A menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Ia menegaskan bahwa prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa pesantren mampu melahirkan generasi yang seimbang antara kekuatan spiritual dan kompetensi profesional.
“Ini menunjukkan bahwa santri tidak hanya unggul dalam ilmu agama, tetapi juga siap bersaing di dunia profesional,” ujarnya.
Adapun manfaat dari sertifikasi CAP antara lain meningkatkan daya saing lulusan, memperkuat kesiapan kerja, serta menjadi validasi kompetensi dalam bidang akuntansi digital.
Dengan pencapaian ini, diharapkan para mahasantri Pondok Pesantren Khatamun Nabiyyin terus mengembangkan potensi diri dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, baik sebagai akademisi, praktisi bisnis, maupun profesional di bidang keuangan.
- Penulis: Asep Alfarizi

Saat ini belum ada komentar