Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Transparansi atau Sekadar Formalitas? Catatan Kritis atas Laporan Keuangan Pemerintah

  • account_circle Fatikha Nurul Hikmah
  • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
  • visibility 331
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Salah satu berita yang cukup ramai dibahas belakangan ini adalah penyerahan Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) 2025 yang masih berstatus unaudited oleh Kementerian Keuangan Republik Indonesia kepada Badan Pemeriksa Keuangan. Secara umum, langkah ini sering dipresentasikan sebagai bentuk komitmen pemerintah terhadap transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan negara. Di atas kertas, memang terlihat rapi, laporan disusun, diserahkan tepat waktu, lalu diaudit. Tapi kalau dilihat lebih dalam, ada beberapa hal yang patut dipertanyakan “apakah ini benar-benar transparansi yang substansial, atau hanya rutinitas administratif yang terlihat baik di permukaan?”

Kita perlu memahami bahwa penyerahan LKPP unaudited sebenarnya adalah prosedur wajib setiap tahun. Artinya, ini bukan sesuatu yang “istimewa” atau indikator keberhasilan tersendiri. Pemerintah memang harus menyusun laporan tersebut sebagai bagian dari siklus akuntansi sektor publik. Jadi ketika hal ini diberitakan sebagai pencapaian besar, ada kesan bahwa standar minimal justru diposisikan sebagai prestasi. Padahal, publik seharusnya lebih kritis, yang penting bukan sekadar laporan diserahkan, tapi bagaimana kualitas, kejujuran, dan keterbukaan isi laporan tersebut.

Status unaudited itu sendiri menyimpan ruang abu-abu. Sebelum diaudit oleh BPK, laporan tersebut belum tentu sepenuhnya akurat atau bebas dari kesalahan material. Bahkan dalam beberapa kasus di tahun-tahun sebelumnya, temuan audit sering menunjukkan adanya kelemahan sistem pengendalian internal, ketidaksesuaian pencatatan, atau bahkan indikasi penyimpangan. Ini menunjukkan bahwa proses pelaporan belum tentu mencerminkan kondisi riil di lapangan. Jadi, kalau publik langsung menerima angka-angka dalam LKPP tanpa menunggu hasil audit, itu bisa jadi terlalu cepat percaya.

Kita sering melihat pola komunikasi yang sama setiap tahun, laporan diserahkan tepat waktu, sistem terus diperbaiki, dan komitmen terhadap transparansi ditegaskan. Tapi jarang ada penjelasan yang benar-benar jujur dan terbuka tentang masalah yang masih terjadi di balik laporan tersebut. Misalnya, bagaimana dengan potensi inefisiensi anggaran? Atau proyek-proyek yang secara administratif “beres”, tapi secara manfaat sebenarnya minim? Hal-hal seperti ini jarang muncul dalam narasi resmi.

  • Penulis: Fatikha Nurul Hikmah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • RUU Polri Jadi Sorotan, Aliansi Mahasiswa dan Aktivis Muda Sampaikan Kajian ke Komisi III

    RUU Polri Jadi Sorotan, Aliansi Mahasiswa dan Aktivis Muda Sampaikan Kajian ke Komisi III

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle Asep Alfarizi
    • visibility 299
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Gedung Nusantara DPR RI kembali menjadi ruang perdebatan gagasan antara kalangan aktivis muda dan para legislator. Merespons wacana revisi Undang-Undang Kepolisian Negara Republik Indonesia (RUU Polri), tiga organisasi yang tergabung dalam “Trisula Pergerakan” yakni Pemuda Nusantara Ilmiah (PENSIL), Badan Riset Intelektual Mahasantri (BRIM), dan Koalisi Aktivis Muda Indonesia (KAMI) menggelar audiensi dengan Komisi […]

  • Khutbah Jumat : Pasca-Ramadhan, Antara Kesalehan Musiman dan Kesadaran Spiritual

    Khutbah Jumat : Pasca-Ramadhan, Antara Kesalehan Musiman dan Kesadaran Spiritual

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle Dr. H. Ahmad Shaleh Amin, Lc., M.A
    • visibility 332
    • 0Komentar

    Ramadhan seringkali kita rayakan sebagai puncak kesalehan. Masjid penuh, doa mengalir, dan air mata menjadi mudah menetes. Namun, pertanyaan yang jarang kita ajukan pada diri kita adalah: apakah semua itu bertahan? Ataukah ia sekedar kesalehan musiman? Tulisan khutbah ini tidak hendak meromantisasi Ramadhan, tetapi justru menggugat secara halus: jangan-jangan yang kita alami hanyalah kesalehan yang […]

  • Sejalan dengan Prabowo, DPR Tekankan Reformasi Polri Fokus Bersihkan Internal dan Perkuat Propam

    Sejalan dengan Prabowo, DPR Tekankan Reformasi Polri Fokus Bersihkan Internal dan Perkuat Propam

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 170
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Komisi III DPR RI menegaskan bahwa reformasi Kepolisian Republik Indonesia (Polri) harus diarahkan pada penguatan pengawasan internal dan perubahan kultur organisasi, bukan sekadar perombakan struktur. Penegasan ini dinilai sejalan dengan arahan Presiden RI Prabowo Subianto yang menuntut Polri menjadi institusi yang bersih, tangguh, dan berpihak pada rakyat kecil. Melalui Panitia Kerja (Panja) Reformasi […]

  • Kopra Institute Desak Bupati dan BKD Periksa Sekda Morotai Soal Dugaan Judol

    Kopra Institute Desak Bupati dan BKD Periksa Sekda Morotai Soal Dugaan Judol

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
    • account_circle Risman Lutfi
    • visibility 306
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, Maluku Utara – Dugaan kasus yang menyeret Sekretaris Daerah (Sekda) Pulau Morotai, Muhammad Umar Ali, terus menguat. Komite Perjuangan Rakyat (Kopra Institute) meminta Bupati dan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) tidak tinggal diam. Direktur Kopra Institute, Faisal Habeba, menegaskan bahwa dugaan yang mencuat, khususnya terkait praktik judi online (judol), harus segera ditindaklanjuti secara serius. “Ini […]

  • Marketing Diduga Gelapkan Uang Konsumen Rp6,8 Juta, Pengembang Alam Indah Land Hanya Siap Kembalikan Rp1 Juta, Tanggung Jawab Dipertanyakan

    Marketing Diduga Gelapkan Uang Konsumen Rp6,8 Juta, Pengembang Alam Indah Land Hanya Siap Kembalikan Rp1 Juta, Tanggung Jawab Dipertanyakan

    • calendar_month Sabtu, 8 Agt 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Nulondalo.Com, MAROS – Dugaan penggelapan dana calon konsumen di Perumahan Alam Indah Land, Kecamatan Moncongloe, Kabupaten Maros, semakin menjadi sorotan. Seorang calon pembeli rumah mengaku mengalami kerugian hingga Rp6.815.000 setelah uang yang disetorkannya kepada seorang oknum marketing diduga dibawa kabur. Di sisi lain, sikap pengembang yang menyatakan hanya bersedia mengembalikan uang tanda jadi sebesar Rp1 […]

  • Ramadan dan Pelajaran Menerima Kritik dari Rasulullah

    Ramadan dan Pelajaran Menerima Kritik dari Rasulullah

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 485
    • 0Komentar

    Ramadan sering dipahami sebagai bulan peningkatan ibadah. Namun sejatinya, Ramadan juga merupakan momentum untuk memperbaiki akhlak dan cara kita menyikapi kehidupan. Salah satu pelajaran penting yang sering terlupakan adalah bagaimana bersikap terhadap kritik. Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering menemukan keputusan yang terasa kurang tepat. Baik itu keputusan atasan di kantor, pimpinan organisasi, maupun keputusan dalam […]

expand_less