Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Menjelaskan “Makuta Ilmu” Tanpa Menyesatkan: Kritik atas Kritik Tarmizi Abbas

  • account_circle Donald Qomaidiasyah Tungkagi
  • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
  • visibility 1.269
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pertama, mengkritisi dan memperbaiki bagaimana ketiga pilar beroperasi agar tidak sekadar mengadopsi paradigma Barat dengan label lokal. Kedua, mengoperasionalisasikan ruang epistemik bagi pengetahuan lokal seperti Dayango melalui metodologi penelitian partisipatif, untuk ini saya setuju dengan kritik Tarmizi atas sikap seorang dosen yang menolak mahasiswa meneliti tentang Dayango. Ketiga, perspektif kolonial juga bermanfaat dalam membangun mekanisme institusional yang konkret untuk mengintegrasikan pengetahuan lokal dalam kurikulum, penelitian, dan pengabdian masyarakat.

Dengan demikian, paradigma “Makuta Ilmu” ketika diperkaya dengan perspektif dekolonial justru menjadi paradigma yang: (1) berakar pada kearifan lokal Gorontalo dengan representasi simbolik yang nyata bukan abstrak; (2) kritis terhadap kolonialitas pengetahuan, sehingga tidak mudah terjebak dalam dependensi epistemik terhadap teori Barat; (3) operasional dan dapat dikomunikasikan kepada seluruh civitas academica; dan (4) memberikan ruang nyata bagi praktik-praktik pengetahuan lokal.

Inilah sintesis yang saya tawarkan dalam tulisan ini. Bukan “Mahkota Ilmu” versus dekolonial, melainkan “Makuta Ilmu” yang diperkaya oleh perspektif dekolonial. Paradigma yang kuat memerlukan representasi simbolik (yang dimiliki Makuta Ilmu) maupun kesadaran kritis terhadap kolonialitas (dari perspektif dekolonial). Keduanya bukan saling menegasikan, melainkan saling memperkuat untuk membangun UIN Sultan Amai Gorontalo sebagai ruang epistemik yang adil bagi semua bentuk pengetahuan. Tabe! (*)

Penulis adalah Dosen Prodi Sosiologi Agama IAIN Gorontalo

  • Penulis: Donald Qomaidiasyah Tungkagi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Korupsi, Pemakzulan, dan Ketegasan Moral

    Korupsi, Pemakzulan, dan Ketegasan Moral

    • calendar_month Kamis, 25 Agt 2022
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Pada suatu kesempatan, Kamis, 15 Mei 2015, Rais Syuriyah PBNU Masdar F. Mas’udi dimintai pandangannya terkait hukum pemakzulan kepala negara, kepala daerah, atau pejabat publik lain yang terbukti terlibat dalam pelanggaran kemanusiaan. Menurut Kiai Masdar, karena Indonesia adalah negara hukum, mekanisme pemakzulan terhadap pejabat publik yang bermasalah tentu dimungkinkan. Argumentasi ini, kata dia, bahkan dapat […]

  • Relevansi Kritik Pendidikan ala Paulo Freire

    Relevansi Kritik Pendidikan ala Paulo Freire

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Multazam. R
    • visibility 292
    • 0Komentar

    Model pendidikan berbasis masalah menjadi alternatif memperbaiki sistem pendidikan di Indonesia. Pendidikan berbasis masalah berangkat dari paradigma konstruktivistik yang diperkenalkan oleh John Dewey. Paradigma ini memandang bahwa pengetahuan sejati lahir dari konstruksi aktif antara interaksi guru, murid dengan lingkungan (masalah). Masalah sebagai titik berangkat, guru dan murid kemudian diperhadapkan pada realitas sosial yang menuntut analisis […]

  • Masjid Istiqlal Luncurkan Wakaf 100.000 Al-Qur’an Iluminasi Tionghoa pada Peringatan Nuzulul Qur’an

    Masjid Istiqlal Luncurkan Wakaf 100.000 Al-Qur’an Iluminasi Tionghoa pada Peringatan Nuzulul Qur’an

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 277
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Masjid Istiqlal akan meluncurkan program Wakaf 100.000 Al-Qur’an Iluminasi Tionghoa dalam rangkaian peringatan Nuzulul Qur’an 1447 Hijriah yang mengusung tema “Jembatan Harmoni Peradaban.” Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada Senin, 9 Maret 2026, sebagai bagian dari rangkaian acara yang digelar bersama Unit Percetakan Al-Qur’an (UPQ) Kementerian Agama serta Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI). Program […]

  • Harga BBM Nonsubsidi Kompak Naik, Pertamax hingga BP 92 Kini Tembus Rp16 Ribuan per Liter

    Harga BBM Nonsubsidi Kompak Naik, Pertamax hingga BP 92 Kini Tembus Rp16 Ribuan per Liter

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 148
    • 0Komentar

    nulondalo.com –  Harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi kembali mengalami penyesuaian. Mulai 10 Juni 2026, tidak hanya SPBU Pertamina yang menaikkan harga jual BBM, tetapi juga sejumlah operator SPBU swasta seperti BP-AKR dan Vivo. Sebelumnya, Pertamina mengumumkan kenaikan harga Pertamax menjadi Rp16.250 per liter. Penyesuaian tersebut kemudian diikuti oleh operator swasta, sehingga harga BBM nonsubsidi […]

  • Pemerintah Jelaskan Penurunan Kuota Bansos Akibat Efisiensi

    Pemerintah Jelaskan Penurunan Kuota Bansos Akibat Efisiensi

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie menjelaskan bahwa kuota penerima Bantuan Langsung Pangan Pemerintah Provinsi Gorontalo (BLP3G) pada tahun 2025 mengalami penyesuaian signifikan. Kebijakan ini diambil sebagai imbas dari efisiensi anggaran yang harus diterapkan oleh seluruh pemerintah daerah, termasuk di Provinsi Gorontalo. Hal ini disampaikan Wagub Idah saat menyerahkan bantuan BLP3G di dua kecamatan […]

  • Tambang Diduga Ilegal di Maros Masih Beroperasi, PERJOSI Tantang Ketegasan Aparat

    Tambang Diduga Ilegal di Maros Masih Beroperasi, PERJOSI Tantang Ketegasan Aparat

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 304
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, MAROS — Aktivitas tambang yang diduga ilegal di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, kembali menuai sorotan publik. Hingga Senin (25/05/2026), sejumlah titik tambang di wilayah Kecamatan Mandai dan Moncongloe disebut masih terus beroperasi meski mendapat keluhan warga terkait dugaan kerusakan lingkungan dan dampak terhadap keselamatan masyarakat sekitar. Berdasarkan pantauan di lapangan, aktivitas pengerukan tanah masih […]

expand_less