Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Hari Buruh, Akademisi Prekariat, dan Kampus yang Diam-Diam Menjadi Pabrik

  • account_circle Muhammad Kamal
  • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
  • visibility 297
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Setiap peringatan Hari Buruh, perhatian publik hampir selalu bergerak ke kawasan industri, jalanan yang dipenuhi massa aksi, tuntutan kenaikan upah, jaminan kerja, dan penolakan terhadap pemutusan hubungan kerja sepihak. Gambaran itu tentu penting, sebab sejarah Hari Buruh memang lahir dari pergulatan panjang kelas pekerja menghadapi ketidakadilan dalam dunia produksi. Namun ada satu ruang yang jarang masuk dalam radar pembicaraan: kampus.

Kampus sering dipersepsikan sebagai ruang terhormat, tempat ilmu pengetahuan dirawat, nalar diasah, dan masa depan dibentuk. Ia dibayangkan sebagai lingkungan yang relatif aman dari problem ketenagakerjaan. Orang-orang yang bekerja di dalamnya dianggap bagian dari kelas menengah terdidik yang mapan, memiliki status sosial, dan jauh dari kerentanan ekonomi. Gambaran itu mungkin pernah benar pada masa tertentu, tetapi semakin hari semakin sulit dipertahankan.

Di balik gedung megah, ruang seminar berpendingin udara, dan jargon akademik yang terdengar luhur, tumbuh lapisan pekerja yang hidup dalam ketidakpastian. Mereka adalah dosen honorer, dosen kontrak, peneliti berbasis proyek, tenaga administrasi dengan status outsourcing, tutor paruh waktu, asisten akademik, operator data, editor jurnal, hingga berbagai pekerja penunjang yang memastikan mesin kampus tetap berjalan. Mereka bekerja di pusat produksi pengetahuan, tetapi nasib kerjanya sering rapuh. Inilah wajah akademisi prekariat.

Istilah prekariat digunakan untuk menjelaskan kelompok pekerja yang hidup dalam situasi serba tidak pasti: kontrak jangka pendek, penghasilan yang tidak stabil, minim perlindungan sosial, dan masa depan yang sulit direncanakan. Dalam banyak kasus, pekerja model ini memikul tanggung jawab besar, tetapi tidak memperoleh kepastian yang sebanding. Mereka diminta loyal tanpa jaminan. Dituntut profesional tanpa perlindungan. Didorong produktif tanpa fondasi kesejahteraan.

  • Penulis: Muhammad Kamal

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPR Soroti Ketidakjelasan Status Kayu Gelondongan Pascabanjir di Aceh

    DPR Soroti Ketidakjelasan Status Kayu Gelondongan Pascabanjir di Aceh

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 242
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Wakil Ketua DPR RI Koordinator Industri dan Pembangunan (Korinbang) Saan Mustopa menyoroti ketidakjelasan status hukum kayu gelondongan yang terbawa banjir dan hingga kini masih menumpuk di sejumlah kabupaten di Provinsi Aceh. Kondisi tersebut dinilai menghambat upaya pemulihan pascabencana karena pemerintah daerah dan masyarakat tidak berani menangani atau memanfaatkan kayu-kayu tersebut. Hal itu disampaikan […]

  • LBH PB PMII Kecam Dugaan Illegal Logging CV AEM di Sula, Desak Pemerintah Cabut Izin Perusahaan dan Copot Kepala UPTD KPH Kepulauan Sula

    LBH PB PMII Kecam Dugaan Illegal Logging CV AEM di Sula, Desak Pemerintah Cabut Izin Perusahaan dan Copot Kepala UPTD KPH Kepulauan Sula

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle Risman Lutfi
    • visibility 253
    • 0Komentar

    Nulondalo.com – Lembaga Bantuan Hukum Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (LBH PB PMII) mengecam keras dugaan skandal illegal logging yang melibatkan CV Anugerah Empat Mandiri (AEM) di Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara. Perusahaan tersebut diduga kuat melakukan penebangan kayu di luar koordinat izin yang telah ditentukan, yang merupakan pelanggaran berat terhadap hukum kehutanan di […]

  • Ketika Lampu-Lampu Dinyalakan: Tumbilo Tohe dan Spirit Menjemput Lailatul Qadar

    Ketika Lampu-Lampu Dinyalakan: Tumbilo Tohe dan Spirit Menjemput Lailatul Qadar

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Dr. Hj. Misnawaty S. Nuna
    • visibility 585
    • 0Komentar

    Ramadhan adalah bulan cahaya. Cahaya wahyu, cahaya ampunan, dan cahaya petunjuk bagi umat manusia yang beriman. Pada sepuluh malam terakhir Ramadhan, umat Islam di seluruh dunia meningkatkan ibadahnya untuk mencari malam yang lebih mulia daripada seribu bulan, yaitu Lailatul Qadar. Malam ini adalah puncak spiritual Ramadhan yang dijanjikan Allah sebagai malam penuh kemuliaan, rahmat, dan […]

  • Bupati Maros Tinjau RS Jantung Paramarta Bandung, Percepat Digitalisasi Layanan Kesehatan

    Bupati Maros Tinjau RS Jantung Paramarta Bandung, Percepat Digitalisasi Layanan Kesehatan

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle Sakti
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, BANDUNG — Komitmen Pemerintah Kabupaten Maros dalam mempercepat transformasi digital sektor kesehatan kembali ditunjukkan. Bupati Maros, Chaidir Syam, melakukan kunjungan kerja ke Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah (RSJP) Paramarta Bandung, Rabu (24/12/2025). Kunjungan tersebut bertujuan untuk melihat langsung penerapan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) Transmedic, sistem digital yang telah lebih dulu diimplementasikan […]

  • Wali Band Bakal Meriahkan HUT ke-298 Kota Gorontalo

    Wali Band Bakal Meriahkan HUT ke-298 Kota Gorontalo

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 329
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Pemerintah Kota Gorontalo menyiapkan perayaan meriah dalam rangka hari ulang tahun (HUT) ke-298 Kota Gorontalo. Selain berbagai lomba dan kegiatan masyarakat, pemkot juga berencana menghadirkan grup musik papan atas Tanah Air, Wali, untuk menghibur warga pada malam puncak perayaan. Rencana tersebut disampaikan langsung oleh Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, saat memimpin rapat persiapan […]

  • Saham PIPA dan MINA Anjlok Usai Bareskrim Ungkap Dugaan Pidana Pasar Modal

    Saham PIPA dan MINA Anjlok Usai Bareskrim Ungkap Dugaan Pidana Pasar Modal

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 313
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Perdagangan saham PT Multi Makmur Lemindo Tbk (PIPA) dan PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA) dibuka melemah tajam pada Rabu (4/2/2026), menyusul mencuatnya sentimen negatif terkait pengungkapan dugaan tindak pidana pasar modal oleh Bareskrim Polri. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) hingga pukul 09.15 WIB, saham PIPA tercatat merosot 31 poin atau sekitar 14,62 […]

expand_less