Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Antara Opini WTP dan Realitas Publik: Menguji Makna Akuntabilitas Negara

  • account_circle Nuruma banyal
  • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
  • visibility 447
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jika ditarik lebih dalam, persoalan ini juga bisa dilihat dari perspektif nilai. Muhammad Baqir al-Sadr dalam Iqtisaduna menjelaskan bahwa kegagalan sistem ekonomi sering kali bukan karena kesalahan teknis, tetapi karena kesalahan dalam menentukan orientasi dan tujuan. Dalam konteks pengelolaan keuangan negara, ini berarti masalahnya bukan sekadar bagaimana anggaran disusun, tetapi untuk siapa anggaran itu digunakan. Negara bukan pemilik uang publik, melainkan pengelola amanah. Maka, ukuran keberhasilannya tidak cukup hanya pada kepatuhan prosedur, tetapi pada manfaat nyata yang dirasakan masyarakat.

Dalam praktiknya, akuntabilitas publik memiliki banyak dimensi. Robert Behn (2001) menjelaskan bahwa akuntabilitas mencakup kejujuran, proses, kinerja, dan hasil. Jika dilihat dari kerangka ini, opini WTP hanya mencerminkan satu aspek, yaitu kepatuhan terhadap standar. Sementara itu, aspek kinerja dan hasil—yang justru paling dirasakan masyarakat—sering kali belum menjadi fokus utama.

Untuk menilai apakah anggaran benar-benar digunakan dengan baik, pendekatan value for money bisa digunakan. Menurut Organisation for Economic Co-operation and Development, ada tiga indikator utama: ekonomi, efisiensi, dan efektivitas. Secara sederhana, ekonomi berarti membeli dengan harga wajar, efisiensi berarti menggunakan sumber daya secara optimal, dan efektivitas berarti mencapai tujuan yang diharapkan. Ketiga aspek ini penting karena menunjukkan bahwa pengelolaan anggaran tidak hanya soal “menghabiskan uang”, tetapi juga soal “menghasilkan manfaat”.

  • Penulis: Nuruma banyal

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Solidaritas PC PMII Baabullah Kota Ternate Untuk Sumatera dan Aceh Sekaligus Berikan Warning Wilayah Maluku Utara 

    Solidaritas PC PMII Baabullah Kota Ternate Untuk Sumatera dan Aceh Sekaligus Berikan Warning Wilayah Maluku Utara 

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle Asril
    • visibility 250
    • 0Komentar

    Nulondalo.com – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Baabullah Kota Ternate menggelar aksi kemanusiaan untuk korban bencana alam di Sumatra dan Aceh, sekaligus mengampanyekan peringatan darurat ekologi bagi Maluku Utara yang saat ini dikepung oleh aktivitas pertambangan secara masif. Ternate, 7 Desember 2025. Aksi yang berlangsung di depan Lank Mart itu diisi dengan penggalangan donasi, […]

  • Pembangunan Kopdes Merah Putih di Bonto Matene Resmi Dimulai, Menteri Yandri: “Ekosistem Ekonomi Desa Harus Terbentuk”

    Pembangunan Kopdes Merah Putih di Bonto Matene Resmi Dimulai, Menteri Yandri: “Ekosistem Ekonomi Desa Harus Terbentuk”

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • account_circle Sakti
    • visibility 181
    • 0Komentar

    nulondalo.com, Maros– Pembangunan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di Desa Bonto Matene, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros, resmi dimulai setelah dilakukan peletakan batu pertama oleh Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) RI, Yandri Susanto, bersama Wakil Menteri Koperasi dan UKM RI, Farida Farichah, Selasa (2/12/2025). Kopdes ini dibangun di atas lahan hibah dari […]

  • Breaking News : Prabowo Serukan Perang Terhadap Sampah

    Breaking News : Prabowo Serukan Perang Terhadap Sampah

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 426
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Presiden Prabowo Subianto menyerukan perang terhadap sampah dan meminta seluruh kepala daerah, kementerian, serta lembaga negara untuk serius menangani persoalan lingkungan. Seruan tersebut disampaikan Prabowo saat membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintahan Pusat dan Daerah di Sentul, Bogor, Senin (2/2/2026). Dalam arahannya, Prabowo menegaskan bahwa Indonesia saat ini berada dalam kondisi darurat sampah. […]

  • Aliansi Tolak RUU TNI Gelar Aksi di Ternate Soroti Soal Ancaman Demokrasi

    Aliansi Tolak RUU TNI Gelar Aksi di Ternate Soroti Soal Ancaman Demokrasi

    • calendar_month Jumat, 28 Mar 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Sejumlah elemen organisasi yang tergabung dalam Aliansi Tolak RUU TNI, yakni LMID Pembebasan, Sekolah Critis MU, Sekber, KPR, FSPBI, AMP, LPM Aspirasi, Aksi Kamisan, dan FIB, menggelar aksi demonstrasi jalanan. Aksi ini menolak revisi Undang-Undang Tentara Nasional Indonesia (RUU TNI) yang dinilai mengancam demokrasi dan hak asasi manusia. Ternate, 20 Maret 2025. Aksi dimulai di […]

  • Bappeda Gorontalo Gelar Seminar Akhir Kajian Usaha Tani Konservasi Jagung di Lahan Miring

    Bappeda Gorontalo Gelar Seminar Akhir Kajian Usaha Tani Konservasi Jagung di Lahan Miring

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Gorontalo menggelar Seminar Akhir Kajian Potensi dan Dampak Sistem Usaha Tani Konservasi Jagung di Lahan Miring. Kegiatan yang merupakan hasil kolaborasi antara Bappeda Provinsi Gorontalo, Universitas Negeri Gorontalo (UNG), dan Universitas Ichsan Gorontalo ini berlangsung di Living Lab Fakultas Pertanian UNG pada Kamis (20/11/2025). kegiatan ini  dibuka oleh Kepala […]

  • “Re-historiografi Gorontalo”

    “Re-historiografi Gorontalo”

    • calendar_month Selasa, 29 Apr 2025
    • account_circle Dr. Samsi Pomalingo, MA
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Dalam sebuah obrolan melalui whatsApp, sahabat saya Arief Abbas mencoba mengajak saya untuk membincang kembali Gorontalo, yang dimaksud adalah “Re-historigrafi Gorontalo”. Menurut Arief selama ini sejarah Gorontalo hanya menjelaskan Sultan Amai, Matolodulakiki, Raja Eyato dan beberapa lainnya. Bagi Arief banyak hal soal Gorontalo yang kurang diulas misalnya Wato, Dayango, Sejarah mengenai orang-orang tertindas/terpinggirkan dan lain […]

expand_less