Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Tradisi Ketupat, Wahdah Islamiyah Gorontalo dan Tuduhan tak Berdasar

  • account_circle Tarmizi Abbas
  • calendar_month Minggu, 8 Mei 2022
  • visibility 215
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Namun setelah melihat podcast itu dengan khidmat hingga selesai, asumsi-asumsi yang membuat saya jadi kesal di awal itu runtuh seketika. Tak ada sama sekali pernyataan Ust. Bakari yang saya lihat “bengkok” ataupun intensinya untuk benar-benar “meluruskan” perayaan Ketupatan. Bahkan, saya pikir, argumen-argumen Ust. Bakari di dalam podcast itu terjelaskan dengan baik: mulai dari caranya menyelisik sejarah ketupatan, makna filosofis ketupat, tradisi silaturahmi, bahkan yang paling anggun misalnya, Ust. Ishak bilang kalau tradisi ini tidak bertentangan dengan Islam.
Di titik lain, Ust. Ishak sebenarnya mau bilang bahwa kecenderungan saat ini, orang-orang tidak memaknai lagi bagaimana tradisi ini dilakukan pada zaman dulu. Padahal, menurut Ust. Ishak, ketupat itu memiliki makna filosofis-etis:“…beras yang dimasukkan ke dalam ketupat adalah pertanda nafsu dunia; janur adalah hati nurani; bentuk ketupat yang melambangkan empat penjuru mata angin adalah sebuah penanda bahwa kemana pun Anda pergi, jangan lupa salat.”
“Jangan sampai kita berdesak-desakan sampai tengah hari, waktu Dzuhur lupa. Padahal tradisi ini berkenaan [berkesinambungan] dengan Ramadan. [Maka] semestinya, yang perlu kita utamakan adalah bagaimana [tradisi] ini dijaga dan tidak sekadar seremonial.” Ini argumen normatif. Fasetnya tidak ada. Maka sampai di sini, sebenarnya, di mana salahnya? Apa yang bengkok dari pernyataan-pernyataannya itu? Di mana Ust. Bakari menyatakan bahwa ini tradisi yang “haram” di dalam Islam, sehingga mesti diluruskan?
  • Penulis: Tarmizi Abbas

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gorontalo Menyalakan Api Revolusi Lebih Dini: Pendang Kalengkongan dan Sejarah yang Terlupakan

    Gorontalo Menyalakan Api Revolusi Lebih Dini: Pendang Kalengkongan dan Sejarah yang Terlupakan

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 1.038
    • 0Komentar

    Sejarah, sebagaimana ia ditulis dan diwariskan, tak selalu adil pada semua tokoh yang turut membentuknya. Ada nama-nama yang diabadikan, dipatungkan, dan diajarkan dari generasi ke generasi. Namun ada pula yang perlahan menghilang—bukan karena perannya kecil, melainkan karena narasi tak selalu ramah pada mereka yang bekerja dalam diam. Di Gorontalo, ada satu tanggal yang setiap tahun […]

  • Warga NU Tegaskan Fiqh al-Bi’ah dan Keberpihakan pada Kaum Mustadl’afin photo_camera 10

    Warga NU Tegaskan Fiqh al-Bi’ah dan Keberpihakan pada Kaum Mustadl’afin

    • calendar_month Senin, 22 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 177
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Di bawah rimbun pepohonan Ciganjur, Jakarta Selatan, Ahad (21/12/2025), suasana kediaman KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) kembali menjadi saksi pertemuan penuh makna. Bukan sekadar forum temu warga, Musyawarah Besar Warga Nahdlatul Ulama (NU) kali ini menjelma ruang keprihatinan sekaligus harapan, tempat nilai-nilai jam’iyyah dirawat di tengah polemik PBNU. Dengan mengusung tema “Mengembalikan NU […]

  • Wali Band Bakal Meriahkan HUT ke-298 Kota Gorontalo

    Wali Band Bakal Meriahkan HUT ke-298 Kota Gorontalo

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 271
    • 0Komentar

    “Saya ingin masyarakat benar-benar merasakan peringatan hari jadi daerah yang kita cintai ini,” tegasnya. Selain konser musik, rangkaian kegiatan HUT ke-298 Kota Gorontalo juga akan diisi dengan berbagai lomba dan agenda yang melibatkan partisipasi masyarakat secara luas. Sejumlah kalangan menilai, perayaan tahun ini akan terasa lebih semarak dibanding sebelumnya. Tidak hanya karena kehadiran artis nasional, […]

  • Sawah dan Masa Depan Sebuah Bangsa

    Sawah dan Masa Depan Sebuah Bangsa

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • account_circle Dr. H. Ahmad Shaleh Amin, Lc., M.A
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Membaca Kepemimpinan Dr. Yasir Machmud dalam Perspektif Ibnu Khaldun, Muhammad al-Tahir bin Asyur, dan Nabi Yusuf a.s. “Peradaban tidak lahir dari istana. Ia tumbuh dari tanah yang diolah dengan amanah.” Suatu pagi, ribuan tahun yang lalu, seorang raja Mesir terbangun dengan wajah yang tidak biasa. Malam sebelumnya ia bermimpi melihat tujuh ekor sapi gemuk dimakan […]

  • Saring Sebelum Sharing, Pesan Bhabinkamtibmas Usai Mediasi Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik

    Saring Sebelum Sharing, Pesan Bhabinkamtibmas Usai Mediasi Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle Ikbal
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Mediasi tersebut dihadiri Kepala Desa Ilomangga Irnawati Djafar Nusi, S.Pd, aparat desa, tokoh masyarakat, serta pihak-pihak yang terkait dalam persoalan tersebut. Dalam pertemuan tersebut, masing-masing pihak diberikan kesempatan untuk menyampaikan klarifikasi dan penjelasan secara terbuka. Setelah melalui proses musyawarah, kedua belah pihak sepakat menyelesaikan persoalan secara damai tanpa menempuh jalur hukum. Selain itu, pihak yang […]

  • Keluarga Berisiko Stunting Dapat Bantuan Internasional

    Keluarga Berisiko Stunting Dapat Bantuan Internasional

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Pemerintah Provinsi Gorontalo menyampaikan apresiasi atas dukungan internasional dalam upaya percepatan penurunan stunting. Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo, Anang S. Otoluwa, yang mewakili Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, dalam acara penyerahan bantuan oleh Branch Singapore Aid kepada 150 keluarga berisiko stunting di Kota Gorontalo. Kegiatan ini merupakan bagian dari […]

expand_less