Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Tradisi Ketupat, Wahdah Islamiyah Gorontalo dan Tuduhan tak Berdasar

  • account_circle Tarmizi Abbas
  • calendar_month Minggu, 8 Mei 2022
  • visibility 329
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pertanyaan-pertanyaan ini perlu diajukan sebab di media sosial, ada banyak sekali yang tergesa-gesa dan terlalu cepat mengambil kesimpulan atas judul podcast itu dan, barangkali, mereka tidak menonton acaranya. Untuk itulah, tuduhan yang dilayangkan kepada Ust. Ishak, sebelum bahkan sesudah podcast itu tayang, sebenarnya merupakan premis yang tidak berdasar. Yang paling membikin kasihan sebenarnya, tuduhan ini keluar dari kalangan orang-orang terdidik yang semestinya membaca dan mengonfirmasi kejelasan hal ini. Tidak dengan basis kecurigaan dan asumsi-asumsi liar. Ini mesti dilakukan untuk memastikan kondisi media sosial kita tetap jernih.
Argumen yang mereka ajukan sebagai tanding adalah “narasi Islam moderat” yang mengakomodir realitas kebudayaan ketupatan. Tidak ada persoalan sebenarnya. Toh memang, moderasi Islam itu meniscayakan penerimaan dan penghargaan terhadap tradisi. Namun menempatkan narasi Islam moderat di dalam kasus ini sebenarnya tidak relevan. Justru, sebaliknya, saya pikir, argumen Ust. Ishak di dalam podcast itu, sebagaimana tampak di atas, sangat moderat.
Ust. Ishak mengakui tradisi ketupatan, ia mengapresiasinya, menjelaskan bagaimana sejarah dan makna filosofisnya, bahkan melihatnya sebagai tradisi yang harus dilestarikan karena ia mengeratkan silaturahmi. Yang disitir Ust. Ishak, tentang “desak-desakan sehingga lupa waktu Dzuhur” juga bukannya bagian dari dakwah Islam moderat? Sampai di sini, lagi-lagi, apa yang keliru?
Di samping itu, Ust. Ishak juga telah mengeluarkan pernyataan bahwa judul podcast itu bukan darinya. Ketika disodori tema itu, ia bahkan menyatakan bahwa temanya sangat sensitif. Ust. Ishak juga menelepon langsung pada pihak Mimoza agar memperbaiki temanya. Setelah mendapatkan berbagai masukan, judulnya berubah menjadi “Memaknai Tradisi Perayaan Ketupatan”. Jadi, Ust. Ishak sepenuhnya tidak salah. Tidak ada intensi darinya untuk menegasikan perayaan ketupatan itu. Tuduhan yang disampaikan kepadanya, dengan demikian, tidak berdasar!
Jika mau, sebenarnya yang perlu dikritisi ada di pihak redaksi penyelenggara acara. Apa yang mereka pikirkan ketika memberi judul podcast itu? Mengapa mengundang Ust. Ishak sebagai narasumber dengan judul podcast seperti itu? Jika memang berniat menarasikan tradisi Ketupatan dengan tafsir yang lebih terbuka, memangnya, kenapa tidak mengundang intelektual, tokoh adat, para pelaku tradisi khususnya masyarakat Jawa Tondano, dan para pendakwah dari kalangan Nahdlatul Ulama atau Muhammadiyah yang punya konsen terhadap tradisi ketupatan?
  • Penulis: Tarmizi Abbas

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 360 Mahasiswa KKN Tematik Unhas Terjun ke Maros, Fokus Inovasi Desa dan Pendampingan Program PUPR

    360 Mahasiswa KKN Tematik Unhas Terjun ke Maros, Fokus Inovasi Desa dan Pendampingan Program PUPR

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle Sakti
    • visibility 219
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, MAROS — Sebanyak 360 mahasiswa Universitas Hasanuddin (Unhas) resmi melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik di Kabupaten Maros. Kegiatan pengabdian masyarakat ini akan berlangsung selama hampir dua bulan, mulai 22 Desember 2025 hingga 14 Februari 2026. Ratusan mahasiswa tersebut disebar di 11 kecamatan dan 35 desa/kelurahan di wilayah Kabupaten Maros. Kehadiran peserta KKN Tematik […]

  • Butuhkah Peningkatan SDM di Gorontalo?

    Butuhkah Peningkatan SDM di Gorontalo?

    • calendar_month Rabu, 30 Apr 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Peningkatan Sumber Daya Manusia menjadi isu yang sangat krusial untuk didiskusikan, apalagi peningkatan Sumber Daya Manusia menjadi program unggulan Gubernur Provinsi Gorontalo dengan dalih meningkatkan kemajuan dan kesejahteraan provinsi Gorontalo, yang menjadi pertanyaannya adalah apakah dengan peningkatan Sumber Daya Manusia yang akan dilakukan melalui program pemberian beasiswa terhadap putra daerah untuk melanjutkan pendidikan ke luar […]

  • Aliansi Pemuda Kalumbatan Gelar Aksi Jilid V, Desak Pemdes Segera Perbaiki Jembatan Rusak

    Aliansi Pemuda Kalumbatan Gelar Aksi Jilid V, Desak Pemdes Segera Perbaiki Jembatan Rusak

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 373
    • 0Komentar

    Banggai Kepulauan, nulondalo.com – Aliansi Pemuda Kalumbatan kembali menggelar aksi demonstrasi jilid V di depan Kantor Desa Kalumbatan, Kabupaten Banggai Kepulauan, Senin (6/7/2026). Aksi tersebut merupakan lanjutan dari rangkaian perjuangan masyarakat yang telah berlangsung selama lebih dari empat bulan dalam mengawal berbagai persoalan tata kelola pemerintahan desa. Sejumlah isu menjadi sorotan massa aksi, mulai dari dugaan […]

  • Komunitas Barber Gorontalo Menggelar Cukur Rambut, Jalan Kepedulian untuk Korban Bencana Aceh dan Sumatera Play Button photo_camera 4

    Komunitas Barber Gorontalo Menggelar Cukur Rambut, Jalan Kepedulian untuk Korban Bencana Aceh dan Sumatera

    • calendar_month Selasa, 16 Des 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 286
    • 0Komentar

    nulondalo.com — Di tengah hiruk pikuk aktivitas kota, kepedulian sosial kembali menemukan jalannya melalui aksi sederhana namun penuh makna. Komunitas Barber Gorontalo menunjukkan empati dan solidaritas mereka dengan menggelar kegiatan Barber Amal Peduli Bencana Aceh dan Sumatera, Selasa, 16 Desember 2025. Kegiatan ini berlangsung di area parkiran Toko Aisyah Mart, Kota Gorontalo, dan mendapat sambutan […]

  • Korupsi Disebut Kejahatan Luar Biasa, Mahasiswa UMMA Diajak Jadi Garda Terdepan

    Korupsi Disebut Kejahatan Luar Biasa, Mahasiswa UMMA Diajak Jadi Garda Terdepan

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 357
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, MAROS — Korupsi kembali ditegaskan sebagai extraordinary crime atau kejahatan luar biasa yang mengancam masa depan bangsa. Pesan tegas itu mengemuka dalam Seminar Pendidikan Antikorupsi yang digelar Universitas Muslim Maros (UMMA), Selasa, 9 Desember 2025, di Baruga A Kantor Bupati Maros. Sebanyak 220 mahasiswa dari tiga fakultas mengikuti kegiatan ini dengan penuh semangat. Seminar […]

  • RA Assalam Tenjo Borong Prestasi di Ajang AKSERA 2026

    RA Assalam Tenjo Borong Prestasi di Ajang AKSERA 2026

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 335
    • 0Komentar

    Sementara tim puitisasi Al-Qur’an yang terdiri dari Ibrahim, Ceisya, Raid, dan Dara mampu menyentuh hati dewan juri melalui penghayatan yang mendalam. Prestasi serupa juga ditunjukkan di cabang olahraga. Tim lari estafet yang diperkuat Shaheem, Syazwan, Hilbram, dan Elvano M berhasil meraih Juara 1 berkat kecepatan dan koordinasi yang solid. Adapun tim bola keranjang yang terdiri […]

expand_less