Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Tradisi Ketupat, Wahdah Islamiyah Gorontalo dan Tuduhan tak Berdasar

  • account_circle Tarmizi Abbas
  • calendar_month Minggu, 8 Mei 2022
  • visibility 213
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pertanyaan-pertanyaan ini perlu diajukan sebab di media sosial, ada banyak sekali yang tergesa-gesa dan terlalu cepat mengambil kesimpulan atas judul podcast itu dan, barangkali, mereka tidak menonton acaranya. Untuk itulah, tuduhan yang dilayangkan kepada Ust. Ishak, sebelum bahkan sesudah podcast itu tayang, sebenarnya merupakan premis yang tidak berdasar. Yang paling membikin kasihan sebenarnya, tuduhan ini keluar dari kalangan orang-orang terdidik yang semestinya membaca dan mengonfirmasi kejelasan hal ini. Tidak dengan basis kecurigaan dan asumsi-asumsi liar. Ini mesti dilakukan untuk memastikan kondisi media sosial kita tetap jernih.
Argumen yang mereka ajukan sebagai tanding adalah “narasi Islam moderat” yang mengakomodir realitas kebudayaan ketupatan. Tidak ada persoalan sebenarnya. Toh memang, moderasi Islam itu meniscayakan penerimaan dan penghargaan terhadap tradisi. Namun menempatkan narasi Islam moderat di dalam kasus ini sebenarnya tidak relevan. Justru, sebaliknya, saya pikir, argumen Ust. Ishak di dalam podcast itu, sebagaimana tampak di atas, sangat moderat.
Ust. Ishak mengakui tradisi ketupatan, ia mengapresiasinya, menjelaskan bagaimana sejarah dan makna filosofisnya, bahkan melihatnya sebagai tradisi yang harus dilestarikan karena ia mengeratkan silaturahmi. Yang disitir Ust. Ishak, tentang “desak-desakan sehingga lupa waktu Dzuhur” juga bukannya bagian dari dakwah Islam moderat? Sampai di sini, lagi-lagi, apa yang keliru?
Di samping itu, Ust. Ishak juga telah mengeluarkan pernyataan bahwa judul podcast itu bukan darinya. Ketika disodori tema itu, ia bahkan menyatakan bahwa temanya sangat sensitif. Ust. Ishak juga menelepon langsung pada pihak Mimoza agar memperbaiki temanya. Setelah mendapatkan berbagai masukan, judulnya berubah menjadi “Memaknai Tradisi Perayaan Ketupatan”. Jadi, Ust. Ishak sepenuhnya tidak salah. Tidak ada intensi darinya untuk menegasikan perayaan ketupatan itu. Tuduhan yang disampaikan kepadanya, dengan demikian, tidak berdasar!
Jika mau, sebenarnya yang perlu dikritisi ada di pihak redaksi penyelenggara acara. Apa yang mereka pikirkan ketika memberi judul podcast itu? Mengapa mengundang Ust. Ishak sebagai narasumber dengan judul podcast seperti itu? Jika memang berniat menarasikan tradisi Ketupatan dengan tafsir yang lebih terbuka, memangnya, kenapa tidak mengundang intelektual, tokoh adat, para pelaku tradisi khususnya masyarakat Jawa Tondano, dan para pendakwah dari kalangan Nahdlatul Ulama atau Muhammadiyah yang punya konsen terhadap tradisi ketupatan?
  • Penulis: Tarmizi Abbas

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Yang Barangkali Luput dalam Perbincangan soal Sadaka

    Yang Barangkali Luput dalam Perbincangan soal Sadaka

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Tarmizi Abbas
    • visibility 1.534
    • 1Komentar

    Tentu saja, hukum sadaka yang “sukarela” dan “seikhlasnya” bisa digunakan manakala seseorang tidak mampu menunaikannya. Namun jikapun ia berani, apakah beban selesai? Tidak juga. Justru dua kata ini menjebak karena tidak ada ukuran pasti. Jika keikhlasan itu mewujud dalam nominal sadaka yang sedikit, maka itu berpotensi dibandingkan dengan pemilik hajatan lain dengan nominal sadaka yang […]

  • Pengelolaan APBD Gorontalo Prioritaskan Agro-maritim

    Pengelolaan APBD Gorontalo Prioritaskan Agro-maritim

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail memastikan pelaksanaan APBD 2025 saat ini akan bergerak dinamis. Selain disusun sebelum pelantikan dirinya bersama Wakil Gubernur Idah Syahidah Rusli Habibie, kondisi fiskal mengalami efisiensi yang membutuhkan penyesuaian di berbagai jenis belanja. “Pengelolaan anggaran tahun ini akan berlangsung dinamis dan penuh penyesuaian. Namun kita tetap optimis untuk mencapai target-target pembangunan secara […]

  • Lebaran, Jalan Tol, dan Kesepian yang Tak Pernah Kita Akui

    Lebaran, Jalan Tol, dan Kesepian yang Tak Pernah Kita Akui

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Kamal
    • visibility 451
    • 2Komentar

    Di titik inilah kita melihat ironi kecil dari zaman modern. Kita memiliki lebih banyak tempat rekreasi, lebih banyak jalan untuk bepergian, tetapi tidak selalu memiliki lebih banyak waktu untuk benar-benar bersama. Lebaran sebenarnya menawarkan sesuatu yang berbeda. Ia bukan sekadar hari raya yang dirayakan setahun sekali, melainkan momentum sosial yang langka. Pada hari itu, orang-orang […]

  • Dugaan Penganiayaan Oleh Oknum Anggota Korps Brigade di Kota Tual, Moh Yakub dan Abdul Kadir Komitmen Dorong Reformasi Polri

    Dugaan Penganiayaan Oleh Oknum Anggota Korps Brigade di Kota Tual, Moh Yakub dan Abdul Kadir Komitmen Dorong Reformasi Polri

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Risman Lutfi
    • visibility 402
    • 0Komentar

    Nulondalo.com – Founder dan Advokat Senior “HAM & Associate”, Moh. Yakub K. Salamun, S.H., M.H., bersama Abdul Kadir Z. Lakuy, S.H., angkat bicara terkait dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh oknum anggota Korps Brigade di Kota Tual yang menyebabkan seorang anak kecil meninggal dunia. Moh. Yakub Salamun menyampaikan bahwa peristiwa tersebut tidak seharusnya hanya dipandang sebagai […]

  • Wawali Indra Gobel Tekankan Peran Masyarakat dalam Pembangunan saat Silaturahmi di Limba B

    Wawali Indra Gobel Tekankan Peran Masyarakat dalam Pembangunan saat Silaturahmi di Limba B

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 254
    • 0Komentar

    “UMKM kita harus naik kelas. Kami juga mengajak perbankan untuk memberikan dukungan agar pelaku usaha bisa berkembang lebih baik,” tegasnya. Tak hanya aspek ekonomi, Indra juga mengingatkan pentingnya perhatian terhadap isu sosial, seperti perlindungan anak dan keamanan lingkungan. Ia menilai, pembangunan kota harus berjalan seiring dengan terciptanya kondisi sosial yang aman dan kondusif. Persoalan kebersihan […]

  • Kolaborasi SEMA-HABAR Koter Bersama Puskesmas Jailolo Adakan Pemeriksaan dan Pengobatan Gratis

    Kolaborasi SEMA-HABAR Koter Bersama Puskesmas Jailolo Adakan Pemeriksaan dan Pengobatan Gratis

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Risman Lutfi
    • visibility 242
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, Maluku Utara – SEMA-HABAR Kota Ternate Bersama Puskesmas Jailolo dan Himpa Pabos Melakukan Pengecekan Dan Pengobatan Gratis Di Desa Payo dan Pateng Kecamatan Jailolo, Halmahera Barat, Rabu 20 Mei 2026. Menurut Riwan Basir, Ketua Sentral Mahasiswa Halmahera Barat (SEMA-HABAR) Kota Ternate, Program Pengobatan Gratis yang di lakukan merupakan tanggung jawab pemerintah dalam Memberikan Kesehatan […]

expand_less