Breaking News
light_mode
Trending Tags

Apa yang Tersisa dari Ied Al-Fitr untuk Kita Perjuangkan?

  • account_circle Tarmizi Abbas
  • calendar_month Sabtu, 26 Apr 2025
  • visibility 358
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tetapi…

Namun apakah perayaan terhadap Idul Fitr hanya tampak begitu saja? Bagaimana jika watak selebratif ini justru membenamkan tujuan kita berpuasa: membelajarkan diri sebaik-baiknya. Tentang hal ini, saya tidak ingin mereduksi tujuan berpuasa sebatas pada aspek religiusitas: beribadah semabuk-mabuknya. Saya pikir, beberapa hal penting yang dapat menjadi refleksi selama Ramadan selain mempertahankan kehidupan spiritual, adalah soal berempati: merasakan kehidupan mereka yang marjinal tidak hanya karena tidak bisa makan yang cukup, melainkan juga mereka yang mendapat tekanan struktural dari kelas sosial yang lalim dan despotic. Saya pikir, mengalami hal-hal ini menjadi hal yang relevan untuk setiap perjumpaan kita dengan Ramadan.

Saya pernah bertanya di dalam diri sendiri di banyak kesempatan: apa benar bahwa dunia ini terus dibiarkan berputar oleh Allah SWT karena adanya kehadiran orang-orang yang beribadah semalam suntuk, meskipun pada saat yang sama, marginalisasi terus terjadi? Di belahan bumi lain yang enggan terjamah, barangkali ada orang-orang yang dihimpit kuasa despotik sehingga mereka berada dalam keadaan miskin yang, alhasil, untuk makan dan minum pun harus bekerja mati-matian. Atau barangkali ada mereka yang dihantam kalangan mayoritas Muslim dengan madzhab dominan agar tidak bisa beribadah di tengah Ramadan sesuai tafsir dan pemahaman madzhab mereka. Fakta yang terakhir ini benar-benar terjadi dan menyayat hati, ketika saya membaca Catatan Sejuk yang memberitakan komunitas Ahmadiyah di Lombok, Nusa Tenggara Barat yang akhirnya harus merayakan Idul Fitr di kamp-kamp pengungsian selama 16 tahun karena diusir oleh mayoritas.

  • Penulis: Tarmizi Abbas

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kolonialisme Digital

    Kolonialisme Digital

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle Sonny Madjid
    • visibility 329
    • 0Komentar

    Tentu kita masih ingat kesepakatan dengan Bill Gate yang mengelontorkan hibah dengan jaminan Indonesia menjadi sampel uji coba vaksin. Indonesia bisa saja menjadi salah satu negara yang tidak berdaulat atas infrastrukturnya. Akibat hegemoni global tadi, dihisap dengan kekuatan militer, finansial serta standarisasi absurd- semu. Sistem global mengindustrilisasi kecemasan berujung krisis. Hal itu menjelaskan bahwa sistem […]

  • Gempa M 7,6 Guncang Malut–Sulut, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami

    Gempa M 7,6 Guncang Malut–Sulut, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 87
    • 0Komentar

    nulondalo.com– Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan pemutakhiran peringatan dini tsunami menyusul gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 yang mengguncang wilayah Maluku Utara (Malut) dan Sulawesi Utara (Sulut), Jumat (2/4/2026) pagi. Gempa sangat terasa hingga sekitarnya, yakni Gorontalo. Berdasarkan informasi resmi BMKG, gempa terjadi pada pukul 05.48.16 WIB dengan lokasi di koordinat 1,25 Lintang Utara […]

  • Kesya: Bagaimana Staw, Bagaimana Staw

    Kesya: Bagaimana Staw, Bagaimana Staw

    • calendar_month Minggu, 16 Mar 2025
    • account_circle Dr. Samsi Pomalingo, MA
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Viral dan sangat viral……ungkapan “Bagaimana Staw, Bagaimana Staw,” yang diucapkan oleh Kesya kepada temannya saat live TikTok dapat dianalisis secara semiotika untuk memahami makna dan implikasi yang terkandung di dalamnya. Saya mengamati dan menonton sampai habis video tersebut yang tidak hanya viral di TikTok tapi juga di Facebook. Saya mencoba memahami ungkapan “Bagaimana staw” tersebut […]

  • Transmigrasi Patriot Didatangkan dari Jawa: Pengakuan Gagalnya Pendidikan di Mamuju?

    Transmigrasi Patriot Didatangkan dari Jawa: Pengakuan Gagalnya Pendidikan di Mamuju?

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Misbahuddin Yamin
    • visibility 246
    • 0Komentar

    Program Transmigrasi Patriot yang digagas Menteri Transmigrasi Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanegara dengan mengirim mahasiswa dari tujuh kampus elite seperti UI, UGM, ITB, IPB, ITS, Unpad, dan Undip ke Mamuju, secara sekilas tampak progresif. Narasi yang dibangun adalah kolaborasi, sinergi, dan pembangunan ekonomi inklusif. Namun, jika dibaca secara lebih jernih dan struktural, kebijakan ini menyimpan persoalan […]

  • Dikejar Notifikasi

    Dikejar Notifikasi

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak.
    • visibility 255
    • 0Komentar

    Di zaman sekarang, manusia tidak lagi dikejar macan, tapi dikejar notifikasi. Dulu orang bangun subuh karena azan, sekarang karena pesan WhatsApp bertuliskan: “Segera lunasi pinjaman Anda!” Inilah zaman ketika rezeki datang lewat transfer, tapi musibah juga ikut nyempil lewat aplikasi bernama pinjaman online, atau yang lebih akrab disebut: pinjol. Awalnya pinjol katanya solusi. Cepat, mudah, […]

  • Kasus Dugaan Penganiayaan Oleh Oknum Polisi Memasuki Babak Baru, LKBH Maros Kantongi Sejumlah Nama

    Kasus Dugaan Penganiayaan Oleh Oknum Polisi Memasuki Babak Baru, LKBH Maros Kantongi Sejumlah Nama

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle Sakti
    • visibility 231
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, Maros— Penanganan kasus dugaan penganiayaan yang diduga dilakukan oleh oknum anggota Kepolisian Resor (Polres) Maros terhadap seorang warga kini memasuki babak baru. Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum (LKBH) Maros selaku kuasa hukum korban menyatakan telah mengantongi sejumlah nama anggota kepolisian yang diduga turut mengambil bagian dalam peristiwa tersebut. Perkembangan penting dalam penanganan perkara ini […]

expand_less