Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Apa yang Tersisa dari Ied Al-Fitr untuk Kita Perjuangkan?

  • account_circle Tarmizi Abbas
  • calendar_month Sabtu, 26 Apr 2025
  • visibility 696
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ramadan juga mengingatkan kita tentang sulitnya mempertahankan kehidupan spiritual. Ini juga mengundang pertanyaan: mengapa kita tidak bisa se-religius saat ini di luar bulan Ramadan? Tentu saja, pertanyaan ini tidak pantas diajukan jika seseorang memiliki kadar kedekatan pada Allah SWT yang stabil. Sayangnya, tidak ada manusia selain Nabi Muhammad yang agung pernah melakukannya. Alasannya karena kondisi manusia yang dinamis. Selalu saja ada faset, keburukan, kejahatan, bahkan hanya di dalam niat sekalipun yang membuat kita berada jauh dari Allah. Namun ini juga menjadi tanda: tanpa kesadaran religius yang melemah, Ramadan tentu saja bukan Ramadan. Essack lagi-lagi menganalogikan hal ini bagaikan musim panas: jika yang ada hanya panas, untuk apa ada “musim”. Musim, bagi dirinya, tidak merujuk pada satu kondisi saja, melainkan menunjukkan “kepelbagaian”: musim dingin, musim panas, musim semi, dsbg.

Tapi tentu saja, Essack tidak mengharapkan ini. Baginya, pertanyaan paling dasar yang perlu diajukan adalah: apa yang kita lakukan pada “musim panas”, untuk memasuki dan mempersiapkan “musim dingin”? Ini persis dengan Ramadan: apa yang kita lakukan di luar Ramadan, untuk mempersiapkan diri menyambut Ramadan? Bagi saya, sebenarnya, Ramadan tidak membelajarkan seseorang menjadi Muslim yang sempurna. Kita tidak mungkin mencapainya. Sebaliknya, bukan kesempurnaan yang kita capai, melainkan sebuah kemajuan. Ramadan hari ini, yang telah selesai, adalah cara seseorang membangun komitmen: Ramadan berikutnya kita lebih dekat pada Allah dan menjadi pribadi yang lebih baik. Ini persis dengan ungkapan Seyyed Hosn Nasr: “kita terlahir kembali, menjadi suci kembali [di momentum Idul Fitr], semata-mata untuk bersiap menghadapi tahun berikutnya agar lebih mantap hidup sesuai dengan kehendak Tuhan.

  • Penulis: Tarmizi Abbas

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • IAI Gorontalo Desak Hentikan Pembongkaran Cagar Budaya Rumah Tinggi, Ingatkan Ancaman Pidana

    IAI Gorontalo Desak Hentikan Pembongkaran Cagar Budaya Rumah Tinggi, Ingatkan Ancaman Pidana

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 529
    • 0Komentar

    Tidak hanya itu, pelaku juga dapat dikenakan pidana tambahan berupa kewajiban mengembalikan bentuk, tata letak, dan teknik pengerjaan bangunan sesuai kondisi aslinya dengan biaya sendiri sebagaimana diatur dalam Pasal 115 ayat (1) huruf a. IAI Gorontalo turut mendesak Pemerintah Kota Gorontalo agar segera menggunakan kewenangan yang dimiliki untuk menghentikan aktivitas yang berpotensi merusak bangunan bersejarah […]

  • Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh Rabu 18 Februari 2026, Ini Penjelasan Lengkapnya

    Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh Rabu 18 Februari 2026, Ini Penjelasan Lengkapnya

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 290
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menetapkan awal Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026, berdasarkan penerapan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT). Penetapan tersebut dijelaskan secara rinci oleh Anggota Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah, Rahmadi Wibowo, dalam Pengajian Tarjih dikutip nulondalo.com, Selasa (3/1/2026). Rahmadi menerangkan bahwa KHGT dibangun […]

  • Tiga Rekomendasi NU Gorontalo Terakomodasi di Muktamar ke-35

    Tiga Rekomendasi NU Gorontalo Terakomodasi di Muktamar ke-35

    • calendar_month Jumat, 11 Sep 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 154
    • 0Komentar

    KABUPATEN GORONTALO, NULONDALO.COM – Tiga rekomendasi yang disampaikan Nahdlatul Ulama (NU) Gorontalo sebelum dan dalam pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama mendapat perhatian dalam forum permusyawaratan tertinggi jam’iyah NU tersebut. Ketiga rekomendasi itu berkaitan dengan percepatan pelaksanaan Muktamar, pembentukan lembaga penyelesaian sengketa internal organisasi, serta perubahan mekanisme pemilihan Rais Aam dan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul […]

  • Catatan Redaksi : Perdamaian yang Datang Bersama Proposal

    Catatan Redaksi : Perdamaian yang Datang Bersama Proposal

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 406
    • 0Komentar

    Di dunia diplomasi modern, perdamaian jarang hadir sebagai nilai yang berdiri sendiri. Ia hampir selalu datang bersama proposal, bagan struktur organisasi, masa keanggotaan, dan daftar kebutuhan anggaran. Perdamaian bukan lagi sekadar cita-cita moral, melainkan sebuah proyek lengkap dengan terminologi teknokratis yang rapi dan bahasa yang sengaja dilembutkan. Karena itu, tidak mengherankan ketika Indonesia bergabung dalam […]

  • DPP Geninusa Bidang pendidikan dan ekonomi Soroti Uang komite/SPP Di SMA Negeri Sumatra Utara

    DPP Geninusa Bidang pendidikan dan ekonomi Soroti Uang komite/SPP Di SMA Negeri Sumatra Utara

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Dugaan pungutan liar (pungli) di tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) di Sumatera Utara kembali mencuat. Hal ini disampaikan oleh Nirwan Pumah Siregar, pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) GENINUSA bidang pendidikan dan ekonomi, yang menyoroti praktik pungutan yang berkedok sukarela namun bersifat wajib. “Pendidikan gratis di sekolah negeri sudah diatur dalam Peraturan Daerah dan Peraturan Gubernur, […]

  • Mentan Amran Murka Temukan Bawang Selundupan: “Tak Ada Ampun, Bongkar Sampai Akar!”

    Mentan Amran Murka Temukan Bawang Selundupan: “Tak Ada Ampun, Bongkar Sampai Akar!”

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 285
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan sikap keras pemerintah terhadap praktik impor ilegal pangan yang dinilai merugikan petani dan mengancam ekosistem pertanian nasional. Penegasan itu disampaikan Mentan Amran saat turun langsung ke Semarang untuk mengecek ribuan karung bawang bombay selundupan yang masuk tanpa izin resmi dan terindikasi membawa penyakit berbahaya. Dalam pemeriksaan […]

expand_less