Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Apa yang Tersisa dari Ied Al-Fitr untuk Kita Perjuangkan?

  • account_circle Tarmizi Abbas
  • calendar_month Sabtu, 26 Apr 2025
  • visibility 448
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kita bisa berkaca pada situasi yang kacau belakangan ini. Misalnya, terkait pengesahan Rancangan Undang-Undang Tentara Nasional Indonesia (UU TNI) yang berkehendak mengembalikan TNI ke berbagai ranah sipil. Hal ini tentu saja mendapat berbagai pertentangan, khususnya dari berbagai kalangan akademisi dan koalisi masyarakat sipil. Seminggu ini, bahkan banyak aksi demonstrasi yang menentang sahnya UU TNI karena dinilai mengangkangi amanat Reformasi yang telah dipertahankan selama 27 tahun belakangan. Namun, apakah Islam memiliki jawaban atas hal-hal ini? Sejujurnya, saya belum menemukan bagaimana respons para intelektual Muslim, khususnya di Indonesia, khususnya dalam konteks legal formal bicara soal ini. Namun jika doktrin Islam ditarik ke level yang lebih praksis, saya pikir bisa.

Sejatinya, sebuah peraturan, apalagi undang-undang yang berkaitan dengan hajat hidup orang banyak, harus dibahas secara terbuka. Sayangnya, dalam konteks pengesahan RUU TNI, hal ini tidak dilakukan. Proses pengesahan RUU TNI ini dinilai cacat konstitusi karena tidak adanya mekanisme uji publik yang memadai, termasuk dari akademisi, masyarakat sipil dan organisasi HAM. Sudah begitu, pembahasannya dilakukan begitu cepat bukan di ruang DPR, melainkan di sebuah hotel. Kedua, RUU ini memiliki kontradiksi dengan konstitusi dan semangat reformasi TNI. Ada banyak kajian yang menyimpulkan bahwa RUU ini berpotensi menghidupkan kembali dwifungsi ABRI lewat beberapa pasal yang memungkinkan perwira aktif TNI untuk menduduki jabatan sipil di berbagai kementerian dan lembaga. Hal ini juga bertentangan dengan UU No. 34/2004 yang membatasi peran TNI agar tidak masuk di ranah sipil. Ketiga, UU ini berpotensi mengancam demokrasi dan HAM lewat keterlibatan militer di ruang sipil.

  • Penulis: Tarmizi Abbas

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Manfaat Kapulaga untuk Wanita, dari Redakan Nyeri Haid hingga Jaga Kecantikan

    Manfaat Kapulaga untuk Wanita, dari Redakan Nyeri Haid hingga Jaga Kecantikan

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 155
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Manfaat kapulaga untuk wanita tidak hanya terbatas pada membantu meredakan nyeri haid. Rempah aromatik ini juga dikenal memiliki berbagai khasiat alami yang mendukung kesehatan tubuh dan kecantikan dari dalam. Kandungan antioksidan, vitamin, dan mineral di dalam kapulaga membuatnya kerap dimanfaatkan sebagai bagian dari gaya hidup sehat. Kapulaga merupakan rempah yang berasal dari biji […]

  • IKA PMII Gorontalo Gelar “Munajat Cinta Ramadhan”, Salurkan 250 Kg Beras untuk Pesantren photo_camera 4

    IKA PMII Gorontalo Gelar “Munajat Cinta Ramadhan”, Salurkan 250 Kg Beras untuk Pesantren

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle Faisal Husuna
    • visibility 422
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Kegiatan bertajuk “Munajat Cinta Ramadhan” yang dilaksanakan di Grand Q Hotel Gorontalo pada Sabtu (7/3/2026) diawali dengan pembagian takjil oleh Pengurus Koordinator Cabang (PKC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Provinsi Gorontalo. Ketua PKC PMII Gorontalo, Windy Olivia Dawa, menuturkan bahwa kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang buka puasa bersama, tetapi juga menjadi ruang temu […]

  • Momen Penuh Makna! Doa Bado Ketupat Jadi Pembuka Tradisi Lebaran Ketupat di Gorontalo

    Momen Penuh Makna! Doa Bado Ketupat Jadi Pembuka Tradisi Lebaran Ketupat di Gorontalo

    • calendar_month Minggu, 29 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 343
    • 0Komentar

    “Langkah ini kami ambil untuk memastikan arus kendaraan tetap bergerak dan tidak terjadi penumpukan yang dapat mengganggu kenyamanan masyarakat,” ujar Irawati Usman. Di sisi lain, petugas di lapangan juga akan melakukan pengawasan terhadap kendaraan angkutan umum dan pribadi guna memastikan keselamatan pengguna jalan. Pemeriksaan kelengkapan kendaraan serta pengaturan titik naik-turun penumpang menjadi bagian dari upaya […]

  • Tinggalkan Jagung Priatno Sejahtera Menanam Kakao

    Tinggalkan Jagung Priatno Sejahtera Menanam Kakao

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Kabupaten Pohuwato Provinsi Gorontalo dikenal memiliki bentang alam pertanian jagung yang dihiasi hamparan kebun jagung di lereng-lereng bukit. Meskipun indah dipandang mata tetapi pesona kebun jagung itu ternyata menyimpan bahaya besar, yakni erosi permukaan tanah (top soil) karena pengolahan lahan tanpa terasering atau teknik konservasi tanah. Menghadapi kondisi ini, hati Priatno (45) galau. Pria Jawa transmigran asal Banyumas Jawa […]

  • Misranda: Mewujudkan Desa Anti-korupsi Tidak Gampang

    Misranda: Mewujudkan Desa Anti-korupsi Tidak Gampang

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Monitoring dan Evaluasi (Monev) Percontohan Desa Anti Korupsi Tingkat Provinsi Gorontalo digelar di Desa Toto Utara, Kecamatan Tilongkabila, Kabupaten Bone Bolango, Rabu (2/7/2025). Kegiatan ini dibuka langsung oleh Asisten 3 Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Gorontalo, Misranda Nalole. Monev ini merupakan bagian integral dari upaya pemerintah provinsi Gorontalo dalam memperkuat integritas dan transparansi di tingkat pemerintahan […]

  • Ekonom UNUSIA: Kesuksesan KDKMP Sangat Ditentukan Pertimbangan Antropologi dan Sosiologi

    Ekonom UNUSIA: Kesuksesan KDKMP Sangat Ditentukan Pertimbangan Antropologi dan Sosiologi

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang menjadi salah satu agenda prioritas Presiden dalam RAPBN 2026 dinilai berpotensi menjadi tonggak kemandirian ekonomi rakyat. Namun menurut Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak, Ekonom dan Ketua Program Studi Akuntansi Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (UNUSIA), kesuksesan program ini sangat ditentukan oleh pertimbangan antropologi dan sosiologi dalam tata kelolanya. Dalam […]

expand_less